Posts

Showing posts from August, 2004

BERITA TRANS PAGI

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Pendahuluan

Berita Trans Pagi adalah salah satu program siaran berita Trans TV. Konsepnya kira-kira tak jauh berbeda dengan Berita Trans Petang, yang mementingkan perkembangan informasi terkini, yang akurat, informatif, berimbang, bermanfaat buat pemirsa, dan sedapat mungkin lengkap. Karena itu, gaya penyampaiannya lugas, walau sedapat mungkin tetap bertutur dan komunikatif.

Jika Berita Trans Petang menayangkan berbagai informasi yang terjadi pada siang harinya, maka Berita Trans Pagi menayangkan peristiwa yang terjadi pada malam harinya (dari pukul 18.00 sampai pukul 4.00 pagi keesokan harinya). Ini masih ditambah peristiwa siang hari yang masih relevan, dan sedapat mungkin diubah formatnya, atau lebih dilengkapi informasinya, agar tidak sama persis dengan Berita Trans Petang.

Di dalam tayangan Berita Trans Pagi, terdapat sisipan segmen Sportivo, yang berisi berita-berita olahraga dari dalam negeri dan mancanegara. Biasanya penggarapan materi untuk segmen Sport…

PROSES PEMBUATAN BERITA DI STASIUN TELEVISI: STUDI KASUS TRANS TV

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Proses pembuatan berita di TransTV pada prinsipnya tak banyak berbeda dengan proses yang berlangsung di banyak stasiun TV lain. Di TransTV telah dibuat semacam prosedur operasional standar (SOP) dalam pembuatan berita, untuk menjaga kualitas berita yang dihasilkan oleh Divisi News. Sebagai stasiun televisi baru berdiri selama dua tahun, SOP ini relatif juga belum lama disusun, dan mungkin juga belum diterapkan secara sempurna. Meski demikian, Divisi News TransTV berupaya menerapkannya, sambil terus menerus menyempurnakan di sana-sini.
Pertama, perlu diingat bahwa jantung operasional sebuah Divisi News adalah rapat redaksi. Rapat redaksi adalah kegiatan rutin, yang penting bagi pengembangan dan peningkatan kualitas tayangan berita dari stasiun TV bersangkutan.

Sasaran Rapat Redaksi:

1. Untuk mengkoordinasikan kebijakan redaksi dan liputan.
2. Untuk menjaga kelancaran komunikasi antar staf redaksi.
3. Untuk memecahkan masalah yang timbul sedini mungkin.
4. Untuk mengh…

PERAN PERS DAN MEDIA TELEVISI DALAM PEMANTAUAN PEMILU 2004

Image
Oleh Satrio Arismunandar

I. Pendahuluan

Pers memiliki berbagai macam peran. Peran pertama dan utama adalah menyiarkan informasi (to inform), entah informasi tentang peristiwa yang terjadi, gagasan, atau pikiran orang. Orang membaca suratkabar terutama karena ingin mencari informasi.
Peran kedua adalah mendidik (to educate). Lewat pemberitaannya, pers mencoba memberi pencerahan, mencerdaskan, dan meluaskan wawasan khalayak pembaca, pendengar, atau pemirsanya. Dalam konteks politik, pers memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, menyadarkan mereka akan hak dan kewajibannya sebagai warga.
Peran ketiga adalah menghibur (to entertain). Hal-hal yang bersifat menghibur sering kita temukan di media massa –seperti: berita seputar selebritis, teka-teki silang, cerita bersambung, dan lain-lain-- sebagai selingan dari berita-berita berat yang lain.
Peran keempat adalah mempengaruhi (to influence). Media yang independen dan bebas dapat mempengaruhi dan melakukan fungsi kontrol sosial (social con…

PROSPEK DAN TANTANGAN TERHADAP PERAN JAMSOSTEK DALAM MELINDUNGI DAN MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PEKERJA

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Siapa yang tak kenal Jamsostek? Jamsostek atau jaminan sosial tenaga kerja adalah program pemerintah, untuk memberikan perlindungan dasar bagi tenaga kerja, guna menjaga harkat dan mertabatnya sebagai manusia, dalam mengatasi risiko-risiko yang timbul di dalam hubungan kerja. Jamsostek memberi kepastian jaminan dan perlindungan terhadap risiko sosial-ekonomi, yang ditimbulkan kecelakaan kerja, cacat, sakit, hari tua dan meninggal dunia.
Dalam perspektif universal, hal-hal tersebut merupakan bagian dari komponen Hak-hak Asasi Manusia (HAM) yang ditetapkan PBB pada tahun 1948, dan konvensi International Labour Organization No. 102/1992. Di Indonesia, kepesertaan dalam program Jamsostek juga telah diwajibkan melalui Undang-Undang No. 3/1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Sedangkan pelaksanaannya tertuang dalam Peraturan Pemerintah No.14/ 1993, Keputusan Presiden No.22/ 1993 dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor Per.05/MEN/1993.
Jadi, dipandang dari sudut mo…

PROSPEK DAN TANTANGAN BISNIS TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA: SEBUAH PERSPEKTIF KEPENTINGAN NASIONAL

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Pengantar

Telekomunikasi sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari dunia modern kita. Masyarakat dunia umumnya dan masyarakat Indonesia khususnya kini tak bisa lagi hidup tanpa telekomunikasi. Pengembangan telekomunikasi di Indonesia adalah kepentingan nasional kita, juga merupakan salah satu wahana untuk mencapai tujuan pembangunan nasional, yakni mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata materiil dan spiritual, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Penyelenggaraan telekomunikasi juga mempunyai arti strategis dalam upaya memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa, memperlancar kegiatan pemerintahan, mendukung terciptanya tujuan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, serta meningkatkan hubungan antar bangsa. Krisis ekonomi dan politik yang berlarut-larut, ditambah ancaman perpecahan, disintegrasi, konflik antarwarga masyarakat, dan sebagainya yang mengemuka akhir-akhir ini di Tanah Air, telah meningkatkan tuntutan terhadap sektor tel…

PERAN AKUNTAN INDONESIA MENGHADAPI TANTANGAN KONDISI TRANSISI DAN GLOBALISASI

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Pengantar

Upaya membahas peran akuntan Indonesia saat ini tidak bisa dilepaskan dari konteks situasi dan kondisi transisional yang dihadapi negeri ini, serta kondisi global yang melingkupinya. Krisis multidimensi yang menghantam Indonesia, yang diawali dengan krisis moneter Juli 1997, telah menimbulkan perubahan-perubahan besar dalam masyarakat Indonesia. Termasuk tentunya perubahan dalam struktur sosial-budaya, ekonomi, politik, dan pertahanan-keamanan.
Perubahan-perubahan di dalam negeri ini terkait secara dinamis dengan berbagai perubahan global, yang terus berlangsung sampai sekarang. Pertengahan 2002 ini, misalnya, dunia finansial dikejutkan oleh skandal akuntansi terbesar di Amerika, yang berujung pada jatuhnya perusahaan energi raksasa Enron Corp. Harga sahamnya yang beberapa bulan sebelumnya mencapai puluhan dollar AS, dan nilai perusahaannya yang mencapai 48 milyar dollar AS, kini nyaris tak ada harganya.
"Keuntungan-keuntungan" yang tertera dal…

REFLEKSI 50 TAHUN BANK INDONESIA: MENUJU INDEPENDENSI DEMI PENCAPAIAN MISI DAN VISI

Image
Oleh Satrio Arismunandar


Pendahuluan

Separuh abad bukanlah waktu yang pendek bagi perjalanan suatu lembaga. Pada usia sedemikian, sebuah lembaga diharapkan sudah matang dan teruji menghadapi berbagai tantangan. Kemampuannya bertahan sampai separuh abad itu sendiri sudah menunjukkan adanya daya tahan dan kualitas tersendiri. Itulah yang dialami Bank Indonesia.
Bank Indonesia (untuk selanjutnya kita sebut BI) memiliki misi, untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Misi tersebut dilakukan dengan menjaga kestabilan moneter dan mengembangkan stabilitas sistem keuangan, untuk pembangunan nasional jangka panjang yang berkesinambungan.
Sedangkan visinya adalah menjadi lembaga bank sentral yang dipercaya secara nasional maupun internasional, melalui penguatan nilai-nilai strategis yang dimiliki, serta pencapaian inflasi yang rendah dan stabil.
Melalui masa-masa berat dan sulit, termasuk periode ketika politik menjadi panglima di zaman Orde Lama, dan masa pemerintahan otoriter Orde Bar…