Posts

Showing posts from 2007

BUDAYA PERUSAHAAN DAN BUDAYA ORGANISASI DI PERUSAHAAN MEDIA

Image
Oleh Satrio Arismunandar
Budaya Perusahaan (Corporate Culture)Budaya (culture) menurut Koentjaraningrat (1983) adalah seluruh total pikiran, karya dan hasil karya manusia, yang tidak berakar pada nalurinya, dan karena itu hanya bisa dicetuskan manusia sesudah melalui suatu proses belajar. Sedangkan perusahaan merupakan entitas bisnis, yang di dalamnya juga memiliki budaya tersendiri, yang kita namakan Budaya Perusahaan. Budaya perusahaan ini telah menjadi salah satu bahasan dalam ilmu manajemen. Budaya perusahaan ini merepresentasikan aspek-aspek yang bersifat simbolik dan irasional dari sebuah organisasi. Tak heran, jika budaya perusahaan itu juga sulit untuk diukur. Namun, meskipun sulit diukur, budaya perusahaan itu diyakini memberi dampak berarti terhadap apa yang terjadi di dalam dan pada perusahaan bersangkutan. Faktor budaya ini menjadi terangkat karena kekuatan dan pengaruhnya terhadap aspek-aspek kehidupan organisasi yang tidak terlihat, tetapi bersifat kritis. Atau bisa diseb…

MENULIS UNTUK MEDIA WEB - BAGI PRAKTISI HUMAS / PUBLIC RELATIONS

Image
Oleh Satrio Arismunandar
Web Audience secara umum:Secara teoritis, web audience adalah siapa saja yang bisa mengakses Web. Sebagai definisi, ini terlalu luas untuk dimanfaatkan secara praktis. Maka berdasarkan riset (di Amerika), diketahui bahwa publik di web umumnya memiliki ciri sebagai berikut:Mereka memiliki pesawat TV dan dalam banyak kasus juga memiliki perangkat lunak komputer yang canggih sebagai standar presentasi.Mereka merasa nyaman dengan presentasi lewat layar (screen), dan cukup canggih dengan desain dan presentasi.Mereka merasa nyaman dengan tayangan suara, gambar dan gerak (motion) secara serempak.Mereka terbiasa dengan riset nonlinear, pemrosesan informasi, dan presentasi.Mereka tidak membaca secara rinci (detail), tetapi mereka hanya mem-browsing dan men-scan. Dua tipe audience:Ciri terakhir ini khususnya berdampak penting bagi praktisi PR sebagai penulis. Beberapa audience ini akan bersemangat dan termotivasi untuk menetap di situs kita, sampai mereka menemukan infor…

Essay - YANG BETUL, HAK ASASI (HAM) ATAU KEWAJIBAN ASASI (KAM)?

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Ketika masih kuliah di pasca sarjana PKN-UI sekitar tahun 1997-1999, salah seorang dosen saya, Brigjen TNI (Purn) Abdul Kadir Besar, SH., mengatakan, HAM (hak asasi manusia) itu sebenarnya tidak ada. Yang ada adalah KAM (kewajiban asasi manusia). Saya waktu itu agak kaget mendengar pandangan yang "unik" tersebut, karena penerimaan terhadap konsep HAM sudah begitu meluas, bahkan diperkuat lewat Piagam PBB pula.

Faktanya, konsep HAM universal yang kita kenal sekarang sebetulnya memang konsep yang relatif baru. Konsep HAM itu disusun pasca Perang Dunia II, terutama oleh para negara pemenang perang. Konsep HAM konon dimunculkan karena mereka melihat begitu banyak tragedi kemanusiaan dalam perang dunia, dan tak ingin melihat tragedi itu terulang. Dari sekian banyak HAM, yang lebih banyak ditonjolkan kemudian adalah hak politik (HAM generasi pertama), meski ada juga hak sosial, budaya, dan sebagainya (HAM generasi berikutnya).

Kembali ke konsep "kewajiba…

Essay – DENNY J.A, MAN OF THE YEAR 2007

Image
(Ini bukan foto Denny JA, tapi foto saya -Satrio- bergaya dengan piala Panasonic Award 2007, yang kebetulan dimenangkan oleh salah satu program News Trans TV).

Oleh Satrio Arismunandar

Sebuah iklan berwarna, berukuran setengah halaman, muncul di Harian Kompas, 18 Desember 2007. Iklan yang dimuat di halaman rubrik politik & hukum itu berjudul “Denny J.A., Ph.D – Man of the Year 2007,” dan memajang beberapa cover majalah “d’Maestro”. Foto yang dimuat paling besar adalah “d’Maestro” edisi Desember 2007, dengan close up wajah Denny JA di sampul muka.

Dinyatakan di iklan itu: “Ia (Denny JA) membawa tradisi baru dalam dunia politik dan akademik Indonesia. Sebagai King Maker, ia memenangkan puluhan kepala pemerintahan, mulai dari bupati, walikota, gubernur hingga presiden. Ia acapkali dipercakapkan dan diperebutkan calon kepala daerah dari Aceh sampai Papua. Riset politiknya seringkali menggetarkan politik lokal dan politik nasional.”

“d’Maestro memilihnya sebagai Man of the Year 2007 atas k…

SIMULASI RAPAT REDAKSI - PELIPUTAN INSIDEN DALAM PILKADA DI SUMATRA TENGGARA

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Dalam pelatihan jurnalistik bagi para jurnalis Harian Umum Berita Pagi di Palembang, Minggu, 16 September 2007, saya diminta membuat sebuah simulasi Newsroom dalam rapat peliputan Pilkada. Inilah pertama kalinya saya membuat simulasi semacam itu. Simulasi itu dibuat seolah-olah persis aslinya. Saya membuat nama daerah provinsi fiktif (Sumatra Tenggara), juga para kandidat fiktif, serta konflik kepentingan di antara para jurnalis. Inilah simulasinya:
SIMULASI RAPAT REDAKSI
Peliputan Insiden dalam Pilkada Sumatra Tenggara

Latar Belakang :
Sumatra Tenggara adalah provinsi dengan kondisi sosial-ekonomi yang lumayan baik, walau tak punya sumber kekayaan alam yang berlimpah. Meski tak memiliki sumber minyak atau gas alam untuk dijual, provinsi ini punya potensi agroindustri yang besar. Lokasinya yang strategis, di jalur darat yang menghubungkan dan menjadi titik silang sejumlah provinsi tetangga, membuat kehidupan ekonomi di provinsi ini cukup marak.
Pilkada yang akan be…

MEDIA DAN PEMANTAUAN PILKADA

Image
Oleh Satrio Arismunandar*
Makalah untuk pelatihan bagi para jurnalis Harian Umum Berita Pagi di Palembang, Minggu, 16 September 2007. Makalah ini merupakan adaptasi dari makalah lama, yang dibuat dalam konteks Pemilu secara umum.

I. Pendahuluan
Pers memiliki berbagai macam peran. Peran pertama dan utama adalah menyiarkan informasi (to inform), entah informasi tentang peristiwa yang terjadi, gagasan, atau pikiran orang. Orang membaca suratkabar terutama karena ingin mencari informasi.
Peran kedua adalah mendidik (to educate). Lewat pemberitaannya, pers mencoba memberi pencerahan, mencerdaskan, dan meluaskan wawasan khalayak pembaca, pendengar, atau pemirsanya. Dalam konteks politik, pers memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, menyadarkan mereka akan hak dan kewajibannya sebagai warga.
Peran ketiga adalah menghibur (to entertain). Hal-hal yang bersifat menghibur sering kita temukan di media massa –seperti: berita seputar selebritis, teka-teki silang, cerita bersambung, dan lain-l…

PERENCANAAN DAN STRATEGI PELIPUTAN PILKADA

Image
Oleh Satrio Arismunandar*
Makalah untuk pelatihan bagi para jurnalis Harian Umum Berita Pagi di Palembang, Minggu, 16 September 2007.

Pendahuluan
Peliputan terhadap topik tertentu membutuhkan perencanaan liputan yang baik, bahkan juga strategi peliputan. Hal ini terutama dibutuhkan untuk meliput event yang membutuhkan waktu lama, mencakup wilayah liputan yang cukup luas, dan memiliki berbagai aspek yang terkait.
Peliputan pilkada termasuk salah satu contoh yang pas. Hal ini karena proses pilkada tidak cuma berlangsung satu hari (pada hari pemungutan suara), tetapi beberapa minggu, bahkan beberapa bulan. Terutama, jika kita memperhitungkan proses peliputan, mulai dari kasak-kusuk persaingan di masing-masing partai politik (sebelum penetapan calon kepala daerah), penetapan calon di masa pra-kampanye, masa kampanye, pemungutan suara, perhitungan suara, sampai terpilih kepala daerah yang disahkan secara resmi.
Pilkada juga tidak cuma berlangsung di satu lokasi, tetapi di beberapa lokasi, de…