Posts

Showing posts from November, 2007

SIMULASI RAPAT REDAKSI - PELIPUTAN INSIDEN DALAM PILKADA DI SUMATRA TENGGARA

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Dalam pelatihan jurnalistik bagi para jurnalis Harian Umum Berita Pagi di Palembang, Minggu, 16 September 2007, saya diminta membuat sebuah simulasi Newsroom dalam rapat peliputan Pilkada. Inilah pertama kalinya saya membuat simulasi semacam itu. Simulasi itu dibuat seolah-olah persis aslinya. Saya membuat nama daerah provinsi fiktif (Sumatra Tenggara), juga para kandidat fiktif, serta konflik kepentingan di antara para jurnalis. Inilah simulasinya:
SIMULASI RAPAT REDAKSI
Peliputan Insiden dalam Pilkada Sumatra Tenggara

Latar Belakang :
Sumatra Tenggara adalah provinsi dengan kondisi sosial-ekonomi yang lumayan baik, walau tak punya sumber kekayaan alam yang berlimpah. Meski tak memiliki sumber minyak atau gas alam untuk dijual, provinsi ini punya potensi agroindustri yang besar. Lokasinya yang strategis, di jalur darat yang menghubungkan dan menjadi titik silang sejumlah provinsi tetangga, membuat kehidupan ekonomi di provinsi ini cukup marak.
Pilkada yang akan be…

MEDIA DAN PEMANTAUAN PILKADA

Image
Oleh Satrio Arismunandar*
Makalah untuk pelatihan bagi para jurnalis Harian Umum Berita Pagi di Palembang, Minggu, 16 September 2007. Makalah ini merupakan adaptasi dari makalah lama, yang dibuat dalam konteks Pemilu secara umum.

I. Pendahuluan
Pers memiliki berbagai macam peran. Peran pertama dan utama adalah menyiarkan informasi (to inform), entah informasi tentang peristiwa yang terjadi, gagasan, atau pikiran orang. Orang membaca suratkabar terutama karena ingin mencari informasi.
Peran kedua adalah mendidik (to educate). Lewat pemberitaannya, pers mencoba memberi pencerahan, mencerdaskan, dan meluaskan wawasan khalayak pembaca, pendengar, atau pemirsanya. Dalam konteks politik, pers memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, menyadarkan mereka akan hak dan kewajibannya sebagai warga.
Peran ketiga adalah menghibur (to entertain). Hal-hal yang bersifat menghibur sering kita temukan di media massa –seperti: berita seputar selebritis, teka-teki silang, cerita bersambung, dan lain-l…

PERENCANAAN DAN STRATEGI PELIPUTAN PILKADA

Image
Oleh Satrio Arismunandar*
Makalah untuk pelatihan bagi para jurnalis Harian Umum Berita Pagi di Palembang, Minggu, 16 September 2007.

Pendahuluan
Peliputan terhadap topik tertentu membutuhkan perencanaan liputan yang baik, bahkan juga strategi peliputan. Hal ini terutama dibutuhkan untuk meliput event yang membutuhkan waktu lama, mencakup wilayah liputan yang cukup luas, dan memiliki berbagai aspek yang terkait.
Peliputan pilkada termasuk salah satu contoh yang pas. Hal ini karena proses pilkada tidak cuma berlangsung satu hari (pada hari pemungutan suara), tetapi beberapa minggu, bahkan beberapa bulan. Terutama, jika kita memperhitungkan proses peliputan, mulai dari kasak-kusuk persaingan di masing-masing partai politik (sebelum penetapan calon kepala daerah), penetapan calon di masa pra-kampanye, masa kampanye, pemungutan suara, perhitungan suara, sampai terpilih kepala daerah yang disahkan secara resmi.
Pilkada juga tidak cuma berlangsung di satu lokasi, tetapi di beberapa lokasi, de…

Essay - YANG MUDA, YANG DIPERTANYAKAN

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Mereka masih muda, energik, bersemangat, vokal, berani, dan karena kesempatan sejarah telah terpilih menjadi “wakil rakyat” yang menduduki posisi-posisi terhormat di lembaga DPR-RI. Pada awalnya mereka tampil sebagai figur idealis, atau mungkin mereka memang benar-benar idealis. Mereka menuntut perubahan, sesudah lebih dari tiga dasawarsa negeri ini berada di bawah cengkeraman rezim otoriter Soeharto.

Pada awal kiprah mereka di DPR, banyak kalangan termasuk teman-teman dekat mengingat, mereka umumnya berasal dari kalangan keluarga sederhana, dengan latar belakang sosial-ekonomi yang bisa dibilang “biasa-biasa saja.” Ada yang ketika masih hidup seadanya suka pinjam uang ke sana-sini, ke teman-teman dekat. Atau terpaksa memilih tinggal di tempat indekosan yang murah.
Namun, seiring dengan perjalanan waktu, beberapa tahun sesudah memegang jabatan di DPR-RI, kondisi sosial-ekonomi dan gaya hidup mereka pun berubah. Mereka yang dulu biasa pergi ke mana-mana dengan an…

Essay - SEORANG PEJABAT PLN YANG TANGGAP

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Niat baik mungkin bisa memudahkan dan membuka semua jalan. Itulah yang dikatakan Nabil Basalamah, Asisten Produser program JIKA AKU MENJADI (JAM) Trans TV. Itu diucapkannya, tak lama setelah kami mendapat begitu banyak kemujuran dalam proses liputan JAM. Kupikir, ucapan Nabil ada benarnya.

Pada 12-15 November lalu, kami berada di Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Surabaya, untuk liputan JAM. Program baru Trans TV yang berdurasi 30 menit, dan banyak mengangkat nasib warga miskin dari berbagai profesi ini, Insya-Allah akan tayang perdana mulai Minggu, 25 November 2007, pukul 18.00 WIB.

Untuk setiap segmen terakhir dari tiap episode, biasanya kami menyisipkan “solusi” bagi warga miskin itu. Entah dia seorang pemulung, nelayan, atau dalam kasus liputan terakhir ini adalah seorang pemain ludruk, kesenian khas Jawa Timur.

Pak Misdam, yang sudah puluhan tahun jadi pemain ludruk, tidak mampu membayar biaya pemasangan listrik untuk rumahnya sendiri. Selama ini keluarga…

Essay - NASIHAT PERKAWINAN UNTUK SEORANG REPORTER

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Seorang reporter di perusahaan media tempatku bekerja secara khusus menemuiku, dan menyerahkan undangan resepsi pernikahannya, yang akan berlangsung minggu depan. Entah serius, entah hanya sebagai basa-basi, ia meminta nasihat perkawinan dariku. Hal ini mungkin karena aku adalah producer yang menjadi atasannya secara langsung, atau aku dianggap sebagai orang yang “dituakan” di kantor.

“Aku punya empat nasihat untuk kamu. Kalau setiap nasihat ini kamu praktikkan dalam kehidupan berumah tangga, Insya Allah, perkawinanmu nanti akan aman, lancar, tenteram, dan bertahan selamanya,” ujarku.
“Wah, terimakasih, mas Satrio. Apa nasihat yang pertama?”
“Yang pertama, sabar.”
“Betul juga. Kalau pasangan suami-istri tak punya kesabaran, masalah rumah tangga yang sekecil apapun bisa menjadi besar, dan perkawinan pun terancam bubar,” reporterku itu manggut-manggut. “Baiklah, apa nasihat yang kedua, mas?”
“Yang kedua, sabar.”
“Wah, rupanya kesabaran itu sangat penting ya, sampai-sa…

HYPNOTIC WRITING - TEKNIK PENULISAN YANG MAMPU "MENGHIPNOTIS" PEMBACA

Image
Pernahkah Anda membaca buku atau artikel, yang membuat Anda seolah-olah lupa segalanya, dan sebaliknya asyik tenggelam dalam isi buku atau artikel itu? Jika Anda pernah mengalami hal yang demikian, kita katakan di sini bahwa isi buku atau artikel itu telah “menghipnotis” kita.

Pertanyaannya kemudian, bagaimana cara kita menulis, untuk menghasilkan efek yang bisa memukau pembaca semacam itu? Dari sinilah kita kenal cara penulisan yang dinamakan “hypnotic writing,” berdasarkan konsep yang diutarakan John Vitale dalam bukunya: Hypnotic Writing, How to Seduce and Persuade Customers with Only Your Words (Penerbit John Wiley & Sons, Inc, Hoboken, New Jersey, 2007).

Hipnotis yang dimaksud dalam Hypnotic Writing ini adalah segala sesuatu yang berhasil memancang atau menarik perhatian kita.

Sebuah film, buku, artikel, iklan, atau advertorial yang baik juga mampu bersifat seperti menghipnotis, yakni memikat perhatian pembaca dari awal sampai akhir tulisan.

Di sini kita tidak bicara tentang hip…

PROGRAM "JIKA AKU MENJADI" TRANS TV TAYANG PERDANA

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Trans TV mulai hari Minggu, 25 November 2007, pukul 18.00 WIB, akan menayangkan program JIKA AKU MENJADI (JAM). Program magazine mingguan, berdurasi 30 menit, ini dengan demikian akan bertarung di prime time, berhadapan dengan berbagai sinetron yang sangat populer di stasiun-stasiun televisi lain. Keputusan bagian Programming, memasang JAM di slot pukul 18.00, dengan demikian adalah keputusan yang berani.

Saya selaku producer berharap, program JAM ini akan betul-betul memenuhi harapan KPI bagi munculnya program TV yang berkualitas, punya unsur edukasi, bukan semata-mata mengejar rating. Saya pribadi beranggapan, program JAM ini InsyaAllah akan ikut berperan dalam meningkatkan solidaritas sosial terhadap rakyat kecil.Yang dimaksud “rakyat kecil” di sini adalah mereka yang berprofesi "gurem," yang sering dipandang remeh dan tidak mendapat perhatian penuh dari pihak-pihak yang berwenang. Nara sumber JAM antara lain: buruh nelayan miskin (tidak punya pera…

Essay - REPOTNYA PUNYA ANAK YANG "TERLALU JUJUR"

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Umumnya orangtua selalu mengajari anaknya untuk berlaku jujur. Tetapi, kalau "terlalu jujur" dan tanpa basa-basi, betul-betul merepotkan. Ini yang saya alami pada dua putri saya, Dhifa (kelas IV SD) dan adiknya Rifa (kelas II SD). Anak saya ketiga, Fawwas Ahmadinejad (4 bulan), adalah laki-laki dan masih terlalu kecil.

Dhifa sekali waktu pernah diajak ibunya ke rumah seorang teman. Ketika sedang bertamu, Dhifa nyeletuk, "Mama, rumahnya kok jelek ya?" Istri saya tentu saja merasa sangat malu pada tuan rumah. Ia buru-buru minta maaf dan lalu memarahi Dhifa.
Lain Dhifa, lain lagi adiknya Rifa. Rifa memang kritis. Suatu ketika dia diberi tugas oleh gurunya, untuk membuat tulisan tentang anggota keluarga. Tulisan itu dibacakan di depan kelas. Rifa pun menulis kira-kira begini:
"Papaku seorang wartawan politik. Dia pernah muncul di televisi lho. Mamaku galak sekali. Aku punya seorang kakak. Dia judes sekali. Adikku gendut sekali. Keluarga kami …