Posts

Showing posts from February 16, 2007

Wawancara - SERIKAT PEKERJA WARTAWAN

Image
Wawancara di Media Watch No.37/Sept 2005 tentang Serikat Pekerja Wartawan:

Profesi wartawan bergerak atas landasan idealisme, yakni melaporkan fakta apa adanya kepada khalayak. Namun, acap kali hal ini tidak dibarengi dengan pemenuhan hak-hak mereka sebagai pekerja. Ada perusahaan media yang tidak memberikan sistem penggajian yang jelas, jaminan kesehatan, asuransi hari tua, dll. Sehingga muncul budaya amplop. Di sisi lain, perusahaan media juga tidak mengizinkan karyawannya membentuk serikat pekerja. Dalam hal ini simak penuturan Satrio Arismunandar, salah satu anggota-pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Producer Program SISI LAIN, TransTV, kepada Intantri Kusmawarni (Media Watch Habibie Center):

Bagaimana taraf kesejahteraan wartawan di tanah air kita?

Satrio : Itu tergantung medianya, ada media yang sudah cukup mensejahterakan wartawannya, ada yang tidak. Kalau media yang mapan seperti Kompas atau Tempo, lumayan cukup. Demikian pula di media elektronik, seperti wartawan RCTI, S…

Essay - BERDANSA DENGAN TKW DI ATHENA

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Tugas sebagai wartawan yang meliput berita, terkadang banyak cerita sampingannya. Entah mau dinilai positif, ataupun negatif. Itu saya alami ketika bertugas meliput obyek-obyek pariwisata di Athena, Yunani, pada 25 Oktober – 4 November 2006.

Saya selaku news producer, didampingi Lestariana Sinaga alias Tary (reporter), dan Vincentia Yunita alias Ipung (camera person). Ceritanya, ketika sedang mengambil gambar di salah satu alun-alun kota tua dan eksotis tersebut, kami bertemu dengan sejumlah tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia, yang bekerja di Yunani.

Ngobrol punya ngobrol, ternyata ada sekitar 300-400 TKW yang mencari nafkah di sini. Gaji mereka cukup lumayan untuk ukuran Indonesia. Minimal tiap bulan mereka bisa mengantongi bersih 500 – 600 euro, atau sekitar Rp 6 juta. Wow! Lebih besar dari gaji sebagian besar wartawan di News Trans TV.

Tary, Ipung dan saya sepakat, kehidupan para TKW di Yunani ini menarik dijadikan bahan liputan. Kalau kisah TKW di negara…

Essay - PERSOALAN BANGSA INI ADALAH SOAL KARAKTER

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Krisis yang melanda Indonesia selama bertahun-tahun, dan seolah-olah tak kunjung berakhir, menimbulkan banyak skeptisisme. Kita sering bingung, dari mana kita harus mulai membenahi negeri yang porak-poranda ini. Namun, menurut saya, salah satu persoalan utama bangsa Indonesia ini adalah soal karakter.

Indonesia tak pernah kekurangan orang pintar, dari dulu sampai sekarang. Tetapi banyak orang pintar di Indonesia berkarakter lemah: Mau hidup enak, tapi tak mau kerja (maka korupsi); tidak percaya pada kekuatan diri sendiri (maka menghamba pada orang asing dan minder ketemu bule-bule); berpikiran pendek (makanya suka menjual pasir laut ke Singapura, dengan menerima kerusakan lingkungan + wilayah laut wilayah Singapura tambah luas, dengan kerugian menyempitnhya wilayah kedaulatan kita), dan seterusnya.

Para Founding Father kita -- Soekarno, Hatta, Sjahrir, Tan Malaka, dan lain-lain -- sudah jauh-jauh hari menyadari penyakit bangsa ini. Maka mereka bicara tentang pem…

TRANS TV DAN DAFTAR PERUSAHAAN IDAMAN

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Berdasarkan survey terhadap 1.103 karyawan level staf di berbagai perusahaan swasta di sejumlah kota, pada tahun 2005, Majalah Warta Ekonomi kembali membuat daftar 20 Perusahaan Idaman Sebagai Tempat Bekerja (The Best Company to Work for). Trans TV adalah salah satu yang masuk dalam daftar tersebut.

Urutannya sebagai berikut: 1. PT. Astra International Tbk (11,266 %); 2. PT. Pertamina (5,384 %); 3. PT. Unilever Indonesia Tbk (5,384 %); 4. PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (3,689 %); 5. PT. Caltex Pacific Indonesia (3,290 %); 6. PT. Indofood Sukses Makmur Tbk (2,891 %); 7. PT. Indosat Tbk (2,393 %); 8. Bank Mandiri Tbk (2,094 %); 9. PT. Telekomunikasi Seluler /Telkomsel (1,795 %); 10. Bank BCA Tbk (1,595 %); 11. Beyond Petroleum Indonesia (1,595 %); 12. PT. Freeport Indonesia (1,595 %); 13. PT. Schlumberger Indonesia (1,496 %); 14. Citibank Indonesia (1,296 %); 15. PT. IBM Indonesia (1,196 %); 16. PT. Microsoft Indonesia (1,196 %); 17. PT. Nestle Indonesia (1,196…