Posts

Showing posts from May, 2008

Essay - FAWWAZ AHMADINEJAD DAN AMERIKA SERIKAT

Image
Oleh Satrio Arismunandar
Anakku Fawwaz Ahmadinejad Satrioputra sudah berusia hampir 11 bulan sekarang. Tanggal 29 Juni 2008, ia akan genap berumur setahun. Tubuhnya gemuk dan montok. Menurutku (dan juga menurut istriku), raut wajahnya sangat lucu dan menggemaskan. Melihat wajahnya, aku selalu merasa terharu dan bersyukur, karena dianugerahi anak laki-laki seperti Fawwaz. Mungkin itu perasaan umum bagi setiap bapak, yang memiliki anak laki-laki seusia Fawwaz. Yaitu, saat sang anak sedang lucu-lucunya.
Seorang teman pernah bertanya, apakah tidak akan bermasalah, memberi nama “Ahmadinejad” pada anak kita? Ahmadinejad adalah nama Presiden Republik Islam Iran, yang terang-terangan berani melawan dominasi politik Amerika di kawasan Timur Tengah.
Ahmadinejad, yang mantan Walikota Teheran, ini juga orang yang kehidupannya sangat sederhana. Dia bukan orang kaya. Kesederhanaan dan keberaniannya bersikap itu menjadi ciri-ciri yang kukagumi, sehingga kuberi nama anakku dengan nama Ahmadinejad.
“Kalau…

PERLUKAH NARASUMBER DIBAYAR? - DILEMA JURNALIS

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Dalam praktik kerja jurmalis, yang menuntut kita mewawancarai narasumber tertentu, sering muncul pertanyaan: Apa yang harus kita lakukan, jika nara sumber itu meminta bayaran atas wawancara, atau informasi yang ia sampaikan pada kita?

Dari segi etika jurnalistik, apakah jurnalis dibolehkan membayar narasumber, demi memperoleh informasi dari mereka? Dilihat dari sudut lain, apakah narasumber memang perlu dibayar?

Saya pikir tidak ada jawaban tunggal dan sederhana untuk pertanyaan-pertanyaan ini. Saya cenderung melihatnya secara kasus per kasus. Untuk memberi kejelasan, saya akan mencoba menampilkan beberapa contoh kasus. Saya akan gunakan contoh praktik di media televisi.
Pertama, jangan pukul rata semua program TV. Memberi honor untuk narasumber biasanya hanya dilakukan untuk program-program yang bersifat khusus, terutama magazine. Bukan di program bulletin. Jurnalis Trans TV rasanya tak pernah membayar narasumber untuk liputan hard news di program Reportase Pagi,…

BEDANYA KERJA SEBAGAI JURNALIS DI SURATKABAR DAN STASIUN TELEVISI

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Apa sih bedanya, kerja sebagai jurnalis di media suratkabar dan di stasiun televisi siaran? Dalam prinsip jurnalistik yang diterapkan, secara garis besar sebenarnya tidak ada perbedaan. Kriteria layak berita di suratkabar dan di media televisi, relatif juga sama. Hanya, di media televisi ada penekanan lebih besar pada aspek visual (gambar). Hal yang bisa dipahami, karena televisi adalah media audio-visual.

Saya pernah bekerja selama tujuh tahun di Harian Kompas (1988-1995), dan sekarang bekerja di Trans TV (sejak Februari 2002). Berdasarkan pengalaman pribadi, perbedaan yang saya rasakan -- sebagai jurnalis di dua jenis media itu -- justru pada aspek lain. Yaitu, lebih pada kejelasan porsi tanggung jawab dan peran kinerja, yang bisa berpengaruh langsung pada kemajuan atau kemunduran perusahaan media tempat saya bekerja. Juga, pada perbedaan peluang untuk “tampil” berkarya secara individual.

Di media cetak, seperti di harian Kompas, saya bisa menulis berita atau a…

Essay - DUA WARGA BUNUH DIRI, MENYAMBUT KENAIKAN HARGA BBM

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Hari-hari ini, membaca harian Pos Kota mungkin banyak gunanya. Kita tidak memperoleh wacana-wacana besar, seperti dicanangkan para pejabat, menteri, atau pakar. Tetapi, kita memperoleh cerita dari pengalaman keseharian orang-orang kecil, orang-orang yang sering luput dari perhatian kita. Orang-orang yang keberadaannya mungkin tak terbayangkan oleh para petinggi pengambil keputusan. Terutama, yang terkait dengan wacana besar, kenaikan harga BBM, yang kabarnya akan berlaku mulai 1 Juni 2008.

Berita utama Pos Kota hari Sabtu (10 Mei 2008) berjudul “5 Warga Bunuh Diri.” Isi berita mengungkapkan, ternyata dalam waktu yang hampir bersamaan, di tempat terpisah, ada lima warga Kabupaten Serang, Banten, yang ditemukan mati karena bunuh diri. Dua di antaranya karena masalah kesulitan ekonomi, bahkan ada yang spesifik menyebut karena rencana kenaikan harga BBM.

Dua warga itu adalah Jamaksari (32) dan Ma’mun (59). Jamaksari adalah warga Kampung Kemanisan RT 03/02, Desa Kebuy…

Essay - KENAIKAN HARGA BBM DAN SEMANGAT JIHAD

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Apa hubungan antara wacana kenaikan harga BBM dengan semangat jihad? Hubungan ini mungkin terkesan diada-adakan. Namun, saya akan mencoba mengaitkannya denga sebuah cerita, yang konon benar-benar pernah terjadi dalam sejarah kekhalifahan Islam.

Saya pernah membaca cerita itu di sebuah buku, tetapi mohon maaf, saya betul-betul lupa judul buku itu dan nama-nama tokoh dalam cerita itu. Namun, secara garis besar, saya ingat jalan ceritanya, dan cerita itu tampaknya relevan dalam mengkritisi cara pemerintah kita menangani krisis kenaikan harga BBM.

Alkisah, pada suatu masa, kekhalifahan sedang mengalami krisis yang amat berat. Perang dengan kerajaan-kerajaan tetangga membuat kondisi keuangan kekhalifahan morat-marit. Pasukan tidak punya persenjataan dan logistik yang memadai. Ekonomi negara juga menderita, dan rakyat menderita. Hal ini membuat sang khalifah, sebut saja namanya Nizar, prihatin. Ia pun mengumpulkan para menteri dan pembantunya, untuk membahas cara menga…

PENETAPAN MISI DAN TUJUAN DI PERUSAHAAN MEDIA

Image
Misi dan tujuan dari sebuah perusahaan media tidak muncul begitu saja. Keduanya didasarkan pada pengetahuan tentang apa yang diinginkan pasar, serta analisis tentang kekuatan perusahaan, yang bergerak di bisnis informasi tersebut. Secara bervariasi, baik misi maupun tujuan dari sebuah perusahaan akan menentukan bisnis yang akan digeluti dan arah yang akan ditempuh.

Untuk menentukan langkah yang tepat dan memadai, para pemimpin media harus meninjau seluruh informasi yang mereka ketahui --dan yang mereka bisa temukan-- tentang industri media dan hal-hal yang terkait dengannya. Mereka harus melihat ke:
· Tren yang sedang berkembang
· Pasar yang harus dilayani, dan
· Kekuatan organisasi mereka dan para kompetitornya.

Namun, bahkan ketika semua hasil peninjauan itu sudah diperoleh, mereka tidak bisa langsung menentukan tujuan ideal perusahaan. Melampaui semua informasi latar belakang tersebut, misi dan tujuan terbaik dirumuskan ketika para eksekutif media menambahkan unsur penilaian terbaik mer…

PROSES PERENCANAAN DI PERUSAHAAN MEDIA

Image
Proses perencanaan adalah fungsi sentral seorang manajer media. Proses perencanaan dan rencana yang dihasilkannya merupakan sarana utama bagi eksekutif media, untuk mewujudkan visinya tentang apa yang harus dilakukan oleh perusahaan atau departemen yang dipimpinnya.

Rencana adalah sebuah outline tentang bagaimana harus bergerak ke arah tujuan-tujuan organisasi media. Jika ingin rencana itu efektif, rencana itu harus memberikan informasi yang jelas kepada para staf tentang arah, serta langkah-langkah spesifik, yang akan membantu upaya ke arah pencapaian tujuan.

Rencana itu mirip peta untuk pendakian gunung. Ia membantu kita menentukan arah, tetapi tetap akan ada unsur ketidakpastian dan fleksiblitas, yang akan kita temui dalam perjalanan. Perjalanan itu sendiri merupakan rangkaian respons interaktif antara rencana dan tindakan-tindakan serta inisiatif, yang diambil oleh staf media.

Proses perencanaan memberikan arah, di mana para karyawan melalui rencana tersebut berinteraksi dengan ide-i…

KARAKTER UNIK PERUSAHAAN MEDIA

Image
Sebagian besar perusahaan media mengembangkan, memproduksi, dan mendistribusikan pesan-pesan yang memberi informasi, menghibur, dan/atau membujuk.

Pada tingkatan yang paling mendasar, perusahaan informasi sama seperti perusahaan manufaktur lain. Mereka memproduksi dan mendistribusikan produk (pesan) dan kemudian, untuk bisa menjual produk itu, mereka menyeleksi audiens dan mengembangkan strategi pemasaran, promosi, dan penjualan, untuk mencapai audiens bersangkutan.

Sebagai sebuah bisnis yang menghasilkan produk, perusahaan media memiliki kesamaan dengan perusahaan-perusahaan lain. Namun, ada beberapa faktor yang membedakan perusahaan media dari perusahaan lain.

Hakikat Produk

Sebagian besar perusahaan media menghasilkan komoditi yang tidak tahan lama (perishable commodity), yaitu informasi. Informasi itu bisa dalam bentuk berita, acara hiburan, atau pesan-pesan persuasif. Ini berlaku untuk media suratkabar atau media siaran, tetapi kurang menonjol pada perusahaan penerbitan buku atau pro…

FUNGSI UTAMA MANAJER DI PERUSAHAAN MEDIA

Image
Setidaknya ada lima fungsi utama, yang harus dilakukan seorang manajer di perusahaan media. Kelima fungsi ini saling berhubungan, dan secara bersama-sama membentuk inti dari peran manajer media.

Kelima fungsi itu adalah:
1. Perencanaan (planning)
2. Pengorganisasian kerja dan teknologi (organizing work and technology)
3. Manajemen keuangan (financial management)
4. Bekerja dengan orang (working with people)
5. Kepemimpinan (leadership)

Perencanaan

Perencanaan bukanlah sekedar membuat cetak biru tentang apa yang akan dilakukan oleh sebuah perusahaan media. Perencanaan yang berhasil dimulai dengan kejelasan misi dan tujuan dari organisasi. Sesudah ada misi dan tujuan yang jelas, manajer media menetapkan strategi dan sasaran-sasaran spesifik untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut.

Maka, jika tujuan sebuah majalah dikatakan sebagai berkomitmen untuk melaporkan “berita,” itu tidak sama dengan seandainya pengelola majalah tersebut memutuskan untuk melaporkan jenis-jenis berita tertentu.

Tujuan yang te…

TEORI X, TEORI Y, DAN TEORI Z, SERTA PENERAPANNYA DI PERUSAHAAN MEDIA

Image
Bagi mereka yang mengambil studi manajemen, istilah Teori X, Teori Y dan Teori Z mungkin bukan sesuatu yang asing lagi. Saya akan sedikit membahas dan menyegarkan pemahaman kita tentang teori ini, dalam kaitannya dengan penerapan di perusahaan media.

Meski ada sejumlah perbedaan antara perusahaan media yang bergelut di bisnis informasi, dengan perusahaan yang bergelut di jenis bisnis lain, ada sejumlah persamaan dalam cara para manajer perusahaan memandang dan memperlakukan karyawannya. Di perusahaan media, para karyawan yang krusial dalam proses produksi content berita adalah para jurnalis.

Cara manajer media memandang motivasi staf dan orientasi mereka terhadap kerja, sering dikaitkan dengan asumsi-asumsi dasar yang dibuat kalangan eksekutif ini tentang manusia. Keyakinan yang dianut para manajer tentang mengapa manusia bertindak atau berperilaku tertentu, seperti yang biasa manusia itu lakukan, sering menentukan langkah-langkah yang dilakukan manajer media terhadap para karyawan medi…