Posts

Showing posts from January 16, 2008

BUTUH TALENT UNTUK PROGRAM "JIKA AKU MENJADI" TRANS TV

Image
Program JIKA AKU MENJADI (JAM) kini secara rutin sudah tayang di Trans TV, setiap sore hari. Untuk program itu, JAM membutuhkan tenaga Talent. Bagi yang berminat, silahkan mendaftar dengan mengirim e-mail berisi CV dan dua foto (1 foto close up + 1 foto seluruh badan). Jangan lupa menyertakan nomor telepon/HP yang bisa dihubungi. Kirimkan e-mail ke: jikaakumenjadi@transtv.co.id. Atau boleh juga mengirim via pos ke Produser JIKA AKU MENJADI, dengan alamat: Divisi News Trans TV, Lantai 3. Jl. Kapten Tendean Kav. 12-14A. Jakarta Selatan.

Tolong kirim CV (Curriculum Vitae) dengan format doc (MS Word 2003) + 2 foto (close up dan seluruh badan, sebaiknya dalam format jpg atau lainnya yang mudah diakses) ke Producer JIKA AKUMENJADI di alamat email: jikaakumenjadi@transtv.co.id

Notes: Format docx tak bisa dibaca di komputer TransTV.
Karena program JAM tayang reguler, maka tiap bulan JAM membutuhkan banyak Talent (tiap episode, Talent-nya selalu berganti). Adapun syarat bagi Talent tersebut ad…

SATRIO ARISMUNANDAR, PRODUSER "JIKA AKU MENJADI": TIDAK INGIN MEMAKAI ARTIS (Tabloid Nyata, 1 Januari 2008)

Image
Saat diputar untuk pertamakalinya di Trans TV, Satrio sempat mendapat komentar dari beberapa temannya, jika acara yang diproduserinya ini sangat mirip dengan acara Simple Life-nya Paris Hilton ,yang begitu terkenal tersebut.
Namun Satrio membantah jika ia telah mengambil ide Simple Life produksi Amerika. “Terus terang ya, saya sendiri sampai sekarang malah belum pernah nonton Simple Life itu seperti apa. Kata temen-temen sih memang mirip, tapi saya berani jamin kalau ide ini muncul dari saya sendiri,” ucap Satrio, saat ditemui Nyata di rumahnya di Taman Cipayung, Depok, Jawa Barat pada Jumat (21 Desember 2007) lalu.
Satrio mengaku mendapatkan ide acara Jika Aku Menjadi, justru berawal dari reality show yang tengah disiarkan sebuah televisi swasta, yang mengeksploitasi keluarga miskin di desa, untuk bisa merasakan kehidupan modern di kota.
“Saya pernah melihat acara yang mengangkat keluarga miskin, yang kemudian dikenalkan dengan kehidupan modern, dan kepolosan mereka menjadi daya tar…

JUIKA RATIH: RASAKAN BERATNYA KEHIDUPAN (Tabloid Nyata, 1 Januari 2008)

Image
Saat pertamakali mengirim kurikulum vitae ke Trans TV, sebenarnya niat Juika adalah untuk melamar menjadi karyawan salah satu teve swasta tersebut. Namun, Juika justru mendapat panggilan dan ditawari kasting menjadi talent di acara Jika Aku Menjadi, yang ditayangkan Trans TV setiap hari Minggu ini.
Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, mantan reporter Jak-TV ini pun menerima tawaran kasting tersebut. Beruntung ia terpilih untuk menjadi talent salah satu episode Jika Aku Menjadi, khususnya di episode Buruh Tani di Desa Sukamakmur, Sukakarya, Bekasi.
Rupanya pengalaman menjadi talent yang mesti berbaur dengan keluarga Ajuk Marjuki yang sangat miskin, memberikan pengalaman tersendiri bagi Juika. Apalagi selama ini Juika dibesarkan di keluarga yang berkecukupan, karena ayahnya merupakan pengusaha kaya di Jakarta.
“Di Jakarta orang miskin banyak. Melihat rumah gubuk pun bukan pemandangan yang asing lagi buat aku. Saking biasanya, perasaanku pun datar-datar saja ketika melihat kondisi merek…

REALITY SHOW "JIKA AKU MENJADI": BERSYUKUR BISA BELI BEBEK (Tabloid Nyata, 1 Januari 2008)

Image
Ajuk Marjuki (80) kini tengah berbahagia. Betapa tidak, pria yang masih terlihat sehat di usia senjanya itu baru seminggu terakhir berhasil mewujudkan keinginan lamanya, untuk menambah jumlah ternak bebek miliknya, yang dari hari ke hari semakin berkurang karena faktor cuaca yang tidak mendukung.
Aki, begitu panggilan akrabnya mengaku bersyukur, karena berkat kemunculannya di acara Jika Aku Menjadi, yang disiarkan salah satu stasiun TV swasta, Trans TV pada Minggu (16 Desember 2007) sore lalu, bapak tiga anak ini bisa menambah modal untuk membeli bebek yang akan dijadikan usaha di hari tuanya sekarang.
Jumlah bebek yang semula hanya ada 60 ekor, kini bertambah menjadi 150 ekor. Aki pun terpaksa menambah satu kandang lagi tepat di belakang rumahnya, karena kandang lama sudah tak mampu lagi untuk menampung bebek barunya tersebut.
“Alhamdulillah, kemarin saya dikasih uang satu juta. Tadinya saya bingung mau saya gunakan memperbaiki rumah atau untuk usaha. Tapi akhirnya saya putuskan mem…

Essay - CREW NEWS TRANS TV YANG PAMIT, UNTUK PINDAH KE STASIUN TV LAIN

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Selasa sore ini (15 Januari 2008), kembali seorang awak News Trans TV pamit ke saya, karena akan pindah ke stasiun TV lain. Saya menyikapinya dengan biasa saja, karena ketika umur saya masih relatif "muda," saya sendiri sudah beberapa kali pindah kerja, dari suratkabar, majalah, LSM, sampai terakhir kini di Trans TV.
Orang mencari penghidupan dan suasana kerja yang lebih baik, itu kan biasa dan wajar saja. Kalau kita ingin membuat dia bertahan, ya kita harus memberikan situasi dan kondisi yang membuat dia happy. Itu konsekuensi logisnya.
Dan dalam iklim kompetisi antar stasiun TV yang makin keras, adalah hal yang biasa juga bahwa para kompetitor kita berlomba menawarkan hal-hal yang bisa membuat karyawan lebih happy itu, kepada tenaga-tenaga profesional (yang ironisnya, SDM itu telah sekian lama kita latih dan didik di Trans TV).
Ada banyak tenaga bagus yang siap pakai, kenapa repot-repot merekrut dan melatih fresh graduate? Mungkin begitu pikiran pem…