Posts

Showing posts from March 25, 2008

Essay - ALICIA, MARIA GIRGIS, DAN PENCARI KEBENARAN DALAM FILM "AYAT-AYAT CINTA"

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Salah satu karakter, yang muncul secara singkat dalamfilm Ayat-Ayat Cinta (AAC), namun cukup berkesan pada saya, adalah Alicia. Alicia adalah jurnalis Amerika, yang mewawancarai Fahri, tokoh utama AAC, yang adalah mahasiswa program S-2 di Universitas Al-Azhar, Cairo. Dalam novel aslinya, karya Habiburrahman El-Shirazy, tidak disebutkan Alicia itu jurnalis dari media apa.

Namun sutradara AAC, Hanung Bramantyo, lewat kartu nama yang diberikan Alicia pada Fahri, memberi identifikasi bahwa nama media tempat Alicia bekerja adalah American Times. Saya tak ingat, siapa pemeran tokoh Alicia ini, yang memang hanya peran kecil dalam film AAC. Namun, saya cukup respek bahwa Hanung bisa memilih sosok yang pas, untuk menggambarkan karakter Alicia.

Tokoh Alicia muncul sebagai seorang perempuan jurnalis berusia di atas 30-an, yang cukup berpengalaman, ulet dan kritis, dengan semangat pencarian informasi, dan keinginan memahami yang tinggi. Namun, Alicia bukan tipe jurnalis sim…

Essay - KEMATIAN YANG INDAH DALAM FILM "AYAT-AYAT CINTA"

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Ini hanyalah komentar pendek saya, yang berkaitan dengan film Ayat-Ayat Cinta (AAC). Namun, yang saya komentari bukan tentang film AAC itu sendiri, tetapi tentang salah satu adegan, yang menurut saya paling mengharukan di film itu. Yaitu, kematian Maria Girgis (dimainkan secara apik oleh Carissa Puteri), karakter yang paling mendapat simpati saya di film ini.

Gadis cerdas, yang bahkan sebelum memeluk Islam sudah hafal Surat Maryam dalam Al-Quran ini, akhirnya meninggal dalam keadaan sedang sholat. Sungguh sebuah kematian yang indah dan syahdu. Kematian yang dirindukan oleh para pecinta Allah sejati. Kematian pada detik-detik, ketika jiwa seorang hamba berada paling dekat dengan Tuhannya.

Kematian adalah sebuah kesimpulan. Seluruh hidup kita, berapa tahun pun kita pernah hidup di dunia, seolah-olah disimpulkan pada detik-detik terakhir tersebut. “Kesimpulan” atau kematian itu seolah-olah merupakan rangkuman atau esensi dari seluruh isi buku kehidupan kita. Maka, b…

PROYEK PROGRAM TV MULTIKULTURAL (Workshop AIBD Kuala Lumpur, 2008)

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Konsep Dasar Program Multikultural

Multicultural Backpack atau Diversity Makers (nama ini bisa diganti dengan nama apa saja yang cocok) adalah program seri untuk radio dan TV, yang memotret kehidupan kaum muda dari kelompok etnis minoritas, yang hidup dalam lingkungan multikultural. Dalam konteks ini, program seri tersebut memprofilkan gaya hidup, impian, dilema, hasrat, dan kadang-kadang cerita kehidupan mereka yang dramatis atau patut dicatat.

Setiap episode program seri ini menceritakan satu atau dua personalitas/karakter yang terbuka berbicara (outspoken). Cerita-cerita mereka bisa beragam, lucu, atau serius. Cerita-cerita itu mencerminkan jalur-jalur berbeda, yang diambil oleh kaum muda ini untuk membangun sebentuk kewarganegaraan (citizenship) dalam lingkungan multikultural. Misalnya, rasa memiliki terhadap komunitas yang lebih luas, rasa keterlibatan sebagai warga, pemahaman kewargaan sebagai sesuatu yang inklusif, dan sebagainya.

Program ini dirancang sec…