Posts

Showing posts from October 28, 2008

JURGEN HABERMAS SERTA PEMIKIRANNYA TENTANG RANAH PUBLIK (PUBLIC SPHERE)

Image
Pendahuluan

Jurgen Habermas adalah anggota generasi kedua Sekolah Frankfurt, yang merupakan figur paling terkemuka dan juga kontroversial, dalam dunia berdebatan sosio-kritis dan filosofis Jerman. Ajaran Habermas banyak dipengaruhi gurunya, T.W. Adorno, namun Habermas juga banyak mengangkat berbagai isu bersama gurunya itu.

Habermas mengabdikan karya kehidupannya untuk membela dan mengklaim kembali proyek kritik pencerahan, atau apa yang disebutnya “wacana filosofis tentang modernitas.” Dalam karya awalnya, seperti Knowledge and Human Interests (1968), ia mengadopsi pendekatan yang dipengaruhi aliran Marxis dan Kantian secara meluas. Ia berusaha merekonstruksi genealogi ilmu pengetahuan kemanusiaan dan ilmu pengetahuan alam modern, dengan mempertanyakan kembali kondisi kemunculan ilmu-ilmu itu secara sosial, historis, dan epistemologis.

Karya Habermas sangat banyak. Namun, karena keterbatasan dan ketidaksanggupan makalah ini untuk membahas semuanya, maka bahasan di sini lebih dipusatkan …

TANYA-JAWAB SEJARAH FILSAFAT YUNANI

Image
Merebaknya peradaban baru di Yunani kuno tidak dapat dipisahkan dari beberapa pengaruh dari daerah sekitarnya. Sebutkan dan jelaskan beberapa pengaruh dari kebudayaan Mesir kuno dan Mesopotamia dan Babilonia terhadap perkembangan awal peradaban dan pemikiran di Yunani kuno (sebelum abad ke-5 S.M)?

Munculnya peradaban baru di Yunani memang dirasakan mengejutkan. Hal ini karena berbagai unsur yang membentuk peradaban sebenarnya sudah hadir ribuan tahun sebelumnya di Mesir kuno dan Mesopotamia, dan dari sana menyebar ke negeri-negeri tetangga. Peradaban Mesir dan Babilonia, yang berdiri di sekitar sungai-sungai besar, pada dasarnya bersifat pertanian.

Penyebaran peradaban ini dimungkinkan karena adanya perdagangan, yang pada awalnya hampir seluruhnya bersifat maritim. Penyebaran ini antara lain berlangsung lewat pelaut-pelaut dari Pulau Crete, yang lalu sampai ke Yunani.

Aritmatika dan semacam ilmu geometri sudah dikenal di kalangan orang Mesir kuno dan Babilonia, namun umumnya dalam bentuk…

MULTIMEDIA, KONVERGENSI, DAN PERKEMBANGAN MUTAKHIR JURNALISME DI INDONESIA

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Pengantar

Perkembangan jurnalisme dan industri media di Indonesia akhir-akhir ini cukup pesat. Di antara negara-negara anggota ASEAN, pers di Indonesia bersama Filipina, tampaknya adalah yang paling menikmati kebebasan. Jauh lebih bebas daripada pers di negara seperti Singapura atau Malaysia. Kebebasan pers merupakan ciri utama pers di negara demokratis.

Dari segi teknologi media sendiri, masyarakat Indonesia bisa menikmati hampir semua jenis media. Sebagian masyarakat sudah bisa menikmati siaran berita televisi lewat handphone. Media-media online semakin berkembang, sementara banyak media cetak –seperti Harian Kompas atau Koran Tempo—juga memiliki versi online.

Sementara di dunia online sendiri, makin populer dan makin meningkat adanya situs-situs berita, yang dikelola oleh warga dan menampilkan berita-berita yang dibuat oleh warga sendiri, bukan oleh wartawan profesional. Akses internet yang semakin meluas dan semakin murah memang memungkinkan setiap warga bisa …

HATI NURANI DAN ETIKA: KASUS "KORUPSI BERJAMAAH" ANGGOTA DPR-RI

Image
I. Pendahuluan

Pertengahan 2008 ini, masyarakat Indonesia dihebohkan oleh terungkapnya sejumlah kasus korupsi, yang melibatkan banyak anggota DPR-RI. Para anggota Dewan ini secara “berjamaah” menerima suap dari berbagai kalangan, yang menginginkan agar kepentingan mereka diakomodir, didukung, atau digolkan lewat produk undang-undang oleh anggota DPR.

Maklum, berbeda dengan zaman Orde Baru, di mana anggota DPR kalah pengaruh oleh eksekutif, di era reformasi ini anggota DPR berperan cukup signifikan. Mereka dapat mensahkan rancangan undang-undang (yang dampaknya bisa menguntungkan/merugikan pihak tertentu), atau menyetujui/menolak usulan pengangkatan pejabat negara tertentu.

Contohnya, seorang anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Agus Condro Prayitno, belum lama ini terang-terangan mengaku telah menerima uang Rp 500 juta, sebagai imbalan atas dukungan terhadap pemilihan Miranda Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.

Agus mengklaim, banyak temannya sesama anggota DPR-RI…

HUBUNGAN ANTARA REPRESENTASI DAN SIGNIFYING ORDER

Image
Pendahuluan

Manusia adalah pencari makna dalam kehidupan, di alam semesta, dan dalam pengalaman-pengalaman mereka. Dalam pencarian yang tak terpuaskan ini manusia dibimbing oleh kemampuan untuk memproduksi, memahami, dan menggunakan tanda-tanda (signs). Tanda-tanda membantu manusia mengatasi kekosongan besar --yang terletak antara keadaan kesadarannya yang asing dan dunia—untuk mengisi kekosongan itu dengan makna.

Sejak dulu hingga sekarang, sering dikatakan bahwa ada kesinambungan, tujuan, dan makna pada kehidupan. Kapasitas untuk membuat tanda dan menggunakan tanda telah memberikan kemampuan pada manusia, untuk menangani aspek-aspek krusial eksistensi kemanusiaan secara efektif. Seperti, mengetahui, berperilaku dengan tujuan tertentu, merencanakan, bersosialisasi, dan berkomunikasi.

Kebudayaan (culture) adalah hasil langsung dari adanya kapasitas ini. Setidaknya ada lebih dari 120 definisi tentang kebudayaan, mulai dari definisi yang berangkat dari pendekatan idealistik (kebudayaan seb…