Posts

Showing posts from November 9, 2010

Joke Politik - SBY, ANGGOTA DPR, DAN OBAMA

Alkisah pada hari pertama kunjungan Obama ke Indonesia, ketika baru tiba di teras Istana Merdeka, Obama bersama delegasinya disambut SBY. Lalu, sesuai aturan protokoler diplomatik, Obama memperkenalkan anggota delegasinya satu-persatu ke SBY. Selesai itu, gantian SBY yang memperkenalkan para menterinya.

Namun, ternyata yang hadir di jajaran itu bukan cuma para menteri kabinet. Banyak anggota DPR-RI yang merasa dirinya VVIP juga ikut nimbrung. SBY agak gugup, karena ternyata dia tidak ingat satu-persatu nama anggota DPR yang berjajar panjang itu. Apalagi dia lelah, sehabis pulang dari melihat kawasan bencana di Gunung Merapi, sehingga tidak bisa konsentrasi. Untunglah, SBY tidak hilang akal.

Ketika Obama bersalaman dengan anggota DPR dari partai X, SBY mengatakan: ”Mister Presiden, ini adalah anggota DPR yang belum lama ini studi banding ke Yunani.”

Berikutnya dan berikutnya, SBY terus nyerocos, ”Yang ini studi banding ke Jepang, ke Belanda, ke Afrika Selatan, ke Inggris, ke Jerman, ke…

Humor Politik - Anggota DPR dan Politisi Indonesia

Studi Banding ke Jepang

Pengamat politik Indonesia sedang bingung. Biasanya rakyat sangat keras mengecam studi banding anggota DPR, yang dianggap cuma plesir dengan anggaran dinas. Tetapi, khusus untuk studi banding ke Jepang, kok rakyat justru ramai-ramai mendukung, agar studi banding itu segera dilaksanakan dan hasilnya cepat diaplikasikan pada seluruh anggota parlemen.

Merasa penasaran, pengamat politik itu pun bertanya kepada seorang pedagang asongan, yang mangkal di depan gerbang DPR: "Mengapa Bapak mendukung studi banding anggota DPR ke Jepang?"

"Ohh, itu....," sahut si bapak. "Saya mendukung penuh, sebab anggota DPR itu akan belajar teknik harakiri massal di Jepang. Semoga segera diterapkan untuk seluruh anggota DPR..."

=======================
Studi Banding ke Yunani

Alkisah anggota DPR-RI yang sedang studi banding soal etika ke Yunani, bertemu dengan pakar etika di negeri para filsuf tersebut. "Bisakah Anda memberitahu kami, salah satu contoh…

WAWANCARA TENTANG PERS MAHASISWA - Satrio Arismunandar

Wawancara tertulis mahasiswi jurnalistik Unpad, Sri Anindiaty Nursastri (anindiaty.sastri@gmail.com), pada 9 November 2010, dengan Executive Producer Trans TV dan mantan aktivis pers mahasiswa, Satrio Arismunandar, tentang pers kampus:

Bagaimana awal mula Mas Satrio mengikuti kegiatan pers kampus? Bagaimana peran pers kampus pada masa itu (yang dialami sendiri oleh Mas Satrio)?


Saya awalnya berangkat dari hobi menulis dan mengarang. Sejak sekolah di SD, SMP, sampai SMA, saya senang mengarang dan selalu jadi pengelola majalah dinding. Lulus SMA, saya masuk Jurusan Elektro Fakultas Teknik UI tahun 1980. Saya mulai aktif di banyak kegiatan kemahasiswaan sejak 1981, mulai dari ikatan mahasiswa jurusan IME (Ikatan Mahasiswa Elektro), BPM FTUI (Badan Perwakilan Mahasiswa), pencinta alam Kamuka Parwata FTUI, Resimen Mahasiswa Batalyon UI, dan sebagainya. Di setiap organisasi kemahasiswaan itu, saya selalu kebagian mengurusi Humas atau buletin/penerbitannya.

Saya lalu bergabung di Suratkabar …

SOREN KIERKEGAARD DAN EKSISTENSIALISME

Kebebasan dan tanggung jawab adalah tema-tema yang secara kuat diangkat oleh eksistensialisme. Sebagai filsafat yang menjadikan eksistensi manusia sebagai tema sentral, eksistensialisme tumbuh sebagai ragam filsafat manusia yang sangat berkembang terutama setelah Perang Dunia II. Namun, ini bukan berarti eksistensialisme itu baru terwujud sesudah Perang Dunia II, karena Kierkegaard sebagai peletak fondasinya menulis karyanya bahkan sebelum Perang Dunia I. Sebagian karya Heidegger, Jaspers, dan Sartre pun ditulis sebelum Perang Dunia II. Bahkan, terdapat alasan untuk menunjukkan bahwa dasar-dasar eksistensialisme juga ditemukan pada karya tokoh pengarang Rusia, seperti Dostoyevski, atau filsuf Jerman, Nietzsche, padahal keduanya tidak sampai mengalami Perang Dunia I.

Eksistensialisme pada abad ke-20 adalah filsafat dan gerakan kesusastraan yang terutama diidentifikasikan pada sejumlah intelektual Perancis, di mana salah satu tokohnya yang terkemuka adalah Jean-Paul Sartre. Eksistensia…

KORUPSI: DEFINISI, CIRI-CIRI, DAN TIPOLOGINYA

Kata korupsi awalnya berasal dari bahasa Latin, corruptio atau corruptus (Webster Student Dictionary; 1960). Kata corruptio itu sendiri berasal dari kata corrumpere, suatu kata dalam bahasa Latin yang lebih tua. Dari bahasa Latin itulah lalu turun ke banyak bahasa Eropa seperti Inggris, yaitu corruption, corrupt; Perancis, yaitu corruption; dan Belanda, yaitu corruptie (korruptie). Patut diduga, istilah korupsi dalam Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Belanda.

Korupsi sebagai fenomena penyimpangan dalam kehidupan sosial, budaya, kemasyarakatan, dan kenegaraan sudah sejak lama dikaji secara kritis oleh para ilmuwan dan filsuf. Filsuf Yunani, Aristoteles, yang diikuti oleh Machiavelli, misalnya, sejak awal sudah merumuskan sesuatu yang disebutnya sebagai korupsi moral (moral corrupt). Korupsi moral merujuk pada berbagai bentuk penyimpangan konstitusi, sehingga para penguasa rezim --termasuk dalam sistem demokrasi-- tidak lagi dipimpin oleh hukum dan tidak lagi melayani kepentingan ra…

BERBAGAI JENIS KEBEBASAN DALAM PERSPEKTIF ETIKA

Kebebasan merupakan unsur penting dalam pengalaman kita sebagai manusia, dan menjadi salah satu tema filsafat yang khas. Kebebasan juga merupakan realitas yang kompleks dan memiliki berbagai aspek dan karakteristik. Tak heran, jika kebebasan adalah tema yang tak pernah habis-habisnya dibahas dalam filsafat.

Dalam perspektif etika, kebebasan juga bisa dibagi antara kebebasan sosial-politik dan kebebasan individual. Subyek kebebasan sosial-politik –yakni, yang disebut bebas di sini—adalah suatu bangsa atau rakyat. Kebebasan sosial-politik sebagian besarnya merupakan produk perkembangan sejarah, atau persisnya produk perjuangan sepanjang sejarah. Seperti, tercapainya kebebasan politik rakyat dengan membatasi kekuasaan mutlak para raja atau monarki. Contoh lain, adalah kebebasan yang diraih atau direbut oleh negara-negara muda terhadap negara-negara penjajah, seperti perjuangan kemerdekaan Indonesia melawan kekuatan kolonial Belanda.

Perkembangan dari monarki absolut ke demokrasi modern…