Joke - Gaya Pencitraan Pemerintah Menjelang Kiamat

Alkisah stasiun pengamat antariksa milik NASA di Amerika dan sejumlah negara maju lain telah mendeteksi kedatangan sebuah meteor raksasa, yang dipastikan akan menghantam bumi. Dampak hantaman meteor itu akan setara dengan ledakan ratusan bom atom. Artinya, kiamat bagi kehidupan di bumi sudah tinggal menghitung hari.

Maka PBB meminta seluruh negara untuk mengumumkan pada rakyat masing-masing, agar bersiap menghadapi bencana tersebut. Indonesia pun tidak terkecuali. Maka atas instruksi Presiden, Menkominfo, juru bicara kepresidenan, dan tim pencitraan pemerintah pun mengadakan rapat darurat khusus, guna membahas bagaimana cara terbaik untuk penyampaian kabar buruk tersebut.

Namun, karena penguasa sedang pusing oleh berbagai kasus korupsi yang terungkap di media, pesan pun dikemas sedemikian rupa agar meningkatkan citra pemerintah. Pesan untuk rakyat, yang sedianya akan dibacakan oleh presiden itu, akhirnya menjadi seperti berikut:

”Rakyat Indonesia yang kucintai, saya memiliki kabar baik dan kabar buruk untuk kita semua. Kabar buruknya, sebuah meteor raksasa akan menghantam bumi kita, dan itu berarti kiamat. Tetapi, alhamdulillah, saya memiliki kabar baik untuk kita semua. Yaitu, beberapa hari mendatang Indonesia akan 100 persen bebas dari korupsi.” ***

Jakarta, 11 November 2011

Comments

Popular posts from this blog

MEMAHAMI KONVERGENSI MEDIA (MEDIA CONVERGENCE)

TANYA-JAWAB SEJARAH FILSAFAT YUNANI

Strategi dalam Industri Media (Contoh Model Five Forces Michael E. Porter)