Mataku Terpejam, tetapi Hatiku Melek...


Mataku terpejam, tetapi InsyaAllah hatiku melek. Seperti tokoh silat Badra Mandrawata, Si Buta dari Gua Hantu (komik karya Ganes TH), yang memilih membutakan matanya sendiri demi menguasai "ilmu membedakan suara." Itulah satu-satunya ilmu untuk bisa mengalahkan Mata Malaikat, si penjahat durjana.

Dalam kebutaan matanya itulah, Badra akhirnya memperoleh pencerahan, yaitu ia melihat dunia melalui "mata hatinya". Perlawanannya terhadap Mata Malaikat bukan lagi dilandasi niat balas dendam atas kematian ayahnya (yang dibunuh Mata Malaikat), tetapi dilandasi niat membela kemanusiaan...

Jakarta, 29 November 2011
Satrio Arismunandar

Comments

Popular posts from this blog

MEMAHAMI KONVERGENSI MEDIA (MEDIA CONVERGENCE)

TANYA-JAWAB SEJARAH FILSAFAT YUNANI

Strategi dalam Industri Media (Contoh Model Five Forces Michael E. Porter)