Posts

Showing posts from February 24, 2012

Jangka JAYABAYA (Versi Bahasa Jawa, Indonesia, Inggris)

Image
Jangka JAYABAYA

Besuk yen wis ana kreta tanpa jaran.
Kelak jika sudah ada kereta tanpa kuda.
One day there will be a cart without a horse.

Tanah Jawa kalungan wesi.
Tanah Jawa berkalung besi.
The island of Java will wear a necklace of iron.

Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang.
Perahu berlayar di ruang angkasa.
There will be a boat flying in the sky.

Kali ilang kedhunge.
Sungai kehilangan lubuk.
The river will loose its current.

Pasar ilang kumandhang.
Pasar kehilangan suara.
There will be markets without crowds.

Iku tandha yen tekane jaman Jayabaya wis cedhak.
Itulah pertanda jaman Jayabaya telah mendekat.
These are the signs that the Jayabaya era is coming.

Bumi saya suwe saya mengkeret.
Bumi semakin lama semakin mengerut.
The earth will shrink.

Sekilan bumi dipajeki.
Sejengkal tanah dikenai pajak.
Every inch of land will be taxed.

Jaran doyan mangan sambel.
Kuda suka makan sambal.
Horses will devour chili sauce.

Wong wadon nganggo pakeyan lanang.
Orang perempuan berpakaian lelaki.
Wo…

HASTHA BRATA - Wejangan Bagi Para Pemimpin

Image
HASTHA BRATA

Seusai perang besar di negeri Alengka
kini tibalah saatnya Ramawijaya
menobatkan Wibisana sebagai raja
menggantikan kakanda Prabu Rahwana.

Wibisana diminta Prabu Ramawijaya
memulihkan kembali wibawa negeri Alengka
yang telah hancur karena perbuatan Rahwana
agar rakyat kembali hidup sejahtera dan bahagia.

Semasa Alengka dibawah kekuasaan Rahwana
rakyat hidup menderita dan penuh sengsara
seluruh negeri seolah-olah terlanda bisa
Wibisana diharapkan dapat menjadi penawarnya.

Dalam menjalan pemerintahan di negeri Alengka
Wibisana hendaklah meneladan delapan dewa:
yaitu Dewa Indra, Dewa Surya, Dewa Bayu, Dewa Kuwera
Dewa Baruna, Dewa Yama, Dewa Candra, dan Dewa Brama.

Dewa Indra adalah dewa keindahan dan kemuliaan
seorang raja hendaklah menebarkan wewangian
menghujani dana merata hingga seluruh kerajaan
sifat tercela dan angkara haruslah dihindarkan.

Dewa Surya adalah dewa penerangan dunia
menyinari kegelapan semesta dengan cahayanya
memberi energi kehidupan kepada makhluk maya…

BENYAMIN SUAEB - Saksikan Riwayat Trans TV, Sabtu 25 Feb 2012, pkl.7.00 WIB

Image
BENYAMIN SUAEB – Seniman Serba Bisa yang Menghidupkan Budaya Betawi
Saksikan di RIWAYAT, Trans TV, Sabtu, 25 Februari 2012, pukul 7.00 WIB


Warga Betawi mana yang tidak kenal dengan Benyamin Suaeb? Benyamin adalah seniman serba bisa, yang berjasa besar menghidupkan budaya Betawi. Ia tampil sebagai penyanyi, bintang film, pengarang lagu, dan pelawak. Dalam setiap karyanya, ia sering memotret kaum papa dan realita kehidupan kota Jakarta. Gayanya yang ceplas-ceplos, kocak, selalu mengundang tawa.

Benyamin lahir dari pasangan Sukirman yang asli Purworejo, Jawa Tengah, dan Siti Aisyah yang asli Betawi pada 5 Maret 1939 di Kemayoran, Jakarta. Benyamin tak pernah mengenal ayahnya, karena ketika ia lahir, sang ayah berada di Bandung dan langsung hijrah ke Belitung. Ayah Benyamin wafat pada 1941.

Hidup tanpa ayah membuat kehidupan Benyamin dan tujuh orang saudaranya serta ibunya sangat prihatin. Mereka terbiasa bekerja keras untuk melanjutkan hidup. Untunglah, Benyamin punya bakat seni. Sejak k…