Gerilya Pihak Asing untuk Memperpanjang Penguasaan Blok Migas Mahakam


Kontrak blok sumur gas Mahakam di Kalimantan Timur akan berakhir 2017. Pihak asing yang takut pada ketidakpastian politik, di mana pemimpin baru RI 2014 mungkin akan tidak memperpanjang kontrak (dan bahkan mengalihkan pada Pertamina), kini "bergerilya" dengan memanfaatkan antek-anteknya di pemerintahan rezim SBY, supaya kontrak itu diperpanjang sekarang saja. Tidak perlu menunggu sampai mendekati 2017, ketika Presiden RI sudah berganti.

Pihak asing sudah melihat tren bangkitnya nasionalisme anak negeri. Lahirnya generasi baru yang percaya diri, yakin pada kemampuan bangsa sendiri untuk mandiri, tidak membebek di bawah ketiak asing.

Perusahaan minyak asing takut, penguasa baru tidak bisa disetir sesukanya lagi. Jadi mumpung rezim neoliberal SBY sekarang masih tunduk dan bisa dikendalikan, bagi mereka kini harus ada kepastian kelanjutan kontrak untuk pihak asing.

Kawan-kawan, jangan biarkan pihak asing menguras kekayaan alam Indonesia dengan menyisakan recehan untuk anak negeri! Awasi antek-antek asing di Kementerian ESDM, yang selalu bilang bahwa "Pertamina belum mampu mengelola blok Mahakam" dan bahwa "pihak asing harus mendapat bagian dalam pengelolaan blok Mahakam."

Jakarta, 4 April 2013
Satrio Arismunandar

Comments

Popular posts from this blog

MEMAHAMI KONVERGENSI MEDIA (MEDIA CONVERGENCE)

Strategi dalam Industri Media (Contoh Model Five Forces Michael E. Porter)

TANYA-JAWAB SEJARAH FILSAFAT YUNANI