Penelitian Saya "Dibantai," Tapi Alhamdulillah Lulus Sementara


Waduh, hari Kamis pagi (25 April 2013) ini saya betul-betul "dibantai" di Seminar Hasil Penelitian, program S3 Filsafat di gedung FIB-UI Depok. Saya mengajukan hasil penelitian (masih 3 bab) berjudul "Perilaku Korupsi dan Tanggung Jawab Etis dalam Perspektif Pemikiran Sartre."

Komentar dari para penguji Prof. Dr. A. Agus Nugroho, Dr. A. Harsawibawa, Dr. Naupal, Vincensius Y. Jolasa, Ph.D (Kepala Program Studi Filsafat), Dr. Akhyar Yusuf Lubis (ko-promotor), dan Prof. Dr. Soerjanto Poespowardojo (promotor), betul-betul telak dan cermat menunjukkan berbagai kekurangan dari apa yang seharusnya jadi "hasil penelitian."

Pilihan konsep kebebasan eksistensial Jean-Paul Sartre sebagai landasan etika dipertanyakan. Apakah etika Sartre itu memang layak karena kebebasan a'la Sartre memang "liar," tidak secara tegas bisa mengatakan mana yang baik dan mana yang tidak baik. Sangat berbeda dengan konsep etika Kant, yang berangkat dari sosok manusia rasional dan konsep kewajiban.

Prof. Agus Nugroho mengatakan, adalah tugas yang sangat berat untuk membuktikan kelayakan konsep Sartre sebagai kerangka etis untuk membedah masalah korupsi. Walaupun, kalau memang sanggup, akan bagus sekali. Lalu keterkaitan bab I, II, dan III juga dipersoalkan.

Untunglah, sesudah diberi masukan dan kritik keras selama hampir dua jam, akhirnya saya dinyatakan lulus dengan nilai 71 (B). Artinya, meski nilainya biasa saja, saya boleh melangkah lebih lanjut ke tahap Pra-Promosi (yang pasti lebih berat). Tetapi saya tetap harus membikin perombakan total, rewriting, reorientasi topik, dan tentunya judul juga harus berubah. Pepatah lama mengatakan, "Perjalanan seribu mil harus dimulai dengan satu langkah." Ini adalah langkah pertama!

Jakarta, April 2013
Satrio Arismunandar

Comments

Popular posts from this blog

MEMAHAMI KONVERGENSI MEDIA (MEDIA CONVERGENCE)

TANYA-JAWAB SEJARAH FILSAFAT YUNANI

Strategi dalam Industri Media (Contoh Model Five Forces Michael E. Porter)