Posts

Showing posts from June, 2013

Kereta Api Terakhir ke Surga (Kisah Hikmah)

Image
Pagi ini, ketika berangkat ke kantor naik KRL Commuter, dari stasiun Depok Baru ke Cawang, saya melihat seorang anak muda. Perawakannya sedang, biasa saja, berkaos T-shirt dan berkacamata. Tampaknya mahasiswa, karena dia nemakai jaket hitam bertulisan “Fisika UI”.

Sepanjang perjalanan, sambil berdiri dia asyik dengan gadgetnya, tidak tengok kiri-kanan. Saya lirik, terlihat tulisan beraksara Arab. Ternyata dia lagi membaca Al-Quran di gadget itu, yang mungkin sudah dia download secara digitral.

Saya lalu membayangkan, ini suatu “khayalan mistis,” bagaimana jika seluruh gerbong rangkaian kereta ini berisi orang yang semuanya sibuk berdoa, berdzikir, bertasbih, bertahmid, bertakbir, bersholawat, dan membaca Al-Quran. Wah, jangan –jangan ini kereta yang sedang menuju surga! Sedangkan saya, mantan wartawan yang kebetulan ada di situ, ikut terangkut ke surga juga dong..he..he..he…

Soalnya, pernah ada yang bilang bahwa orang dinilai dari lingkungan tempat dia mangkal. Jadi, jika Anda kare…

Joke Politik - Soal Perang Indonesia Vs Malaysia-Singapura

Image
Alkisah terjadi perang antara negara ASEAN dipicu perebutan pulau-pulau kecil di perbatasan, antara RI melawan gabungan Singapura-Malaysia. Pada perang hari pertama, Indonesia terdesak. Karena kedekatan jarak, pesawat tempur canggih F-15 Singapura dan F-18 Hornet Malaysia berhasil membom kilang-kilang minyak di Riau.

Panglima TNI pun membuat pernyataan pada media: "Pesawat Malaysia dan Singapura benar sudah membom basis industri migas kita di Riau,. tetapi rakyat harap tenang. TNI tidak akan tinggal diam. Pesawat tempur Sukhoi Su-27 dan Su-30 kita akan melakukan pembalasan setimpal ke wilayah mereka."

Ucapan Panglima TNI itu disiarkan meluas dan langsung di seluruh jaringan TV nasional, untuk meningkatkan semangat dan moral kejuangan para prajurit TNI dan warga masyarakat.
Hanya 15 menit sejak membuat pernyataan itu, tiba-tiba seorang ajudan menghadap dan menghormat ke Panglima TNI. "Maaf, Pak. Ada telepon dari Bapak Presiden. Urgent. Mohon segera diterima!"

Mengir…

Wajar, kan? (Joke tentang Kenaikan Harga BBM)

Image
Pagi ini ketika Paijo berangkat naik angkot ke stasiun, oleh kenek dia diminta bayar Rp 4.000. Padahal tarif angkot biasanya Rp 2.500. Jawab si kenek: “Yaaah, harga BBM kan sudah naik. Jadi jika tarif angkot Rp 4.000, wajar kan?”

Dari stasiun Cawang, karena kehabisan bus arah Tanjung Priok, Paijo terpaksa naik omprengan ke kantornya di Sunter. Tarif omprengan biasanya Rp 5.000 sampai Rp 6.000. Namun kali ini si pemilik mobil omprengan minta Rp 7.500. Ujar si sopir: “Maklum deh, Pak. Harga bensin kan udah naik, jadi tarif saya naikkan jadi Rp 7.500. Wajar kan?”

Sampai di kantor, “boss” sekolah swasta tempat Paijo bekerja bikin pengumuman. Kata pimpinan sekolah: “Mulai hari ini dan seterusnya, tugas luar kota dibatasi. Fasilitas kue dan aqua gelas, untuk dosen yang bertugas menjaga ujian, juga ditiadakan. Kita perlu menghemat, karena harga BBM naik. Wajar kan?”

Malam itu, Paijo ada janji kencan dengan pacarnya di daerah sekitar Senayan. Ketika bertemu, sang pacar --yang berwajah mirip a…

Mimpi Indah Seorang Facebooker

Image
"Nama kamu?" tanya si pewawancara, seorang Bapak berjas dan dasi Hugo Boss, yang sedang menguji fit & proper test saya. Kami cuma berdua di ruang kerjanya.
"Satrio, Pak."
"Kemampuan kamu apa?"

"Kemampuan saya standar saja, Pak. Cuma saya suka posting di milis dan status Facebook. Isinya menyindir, mengritik, memuji, memprovokasi, menginspirasi, dan macam-macam, terkait fenomena sosial, politik, budaya, hankam di Indonesia. Ya.. saya terinspirasi oleh tokoh idola saya Pak Anton Dwisunu Hanung Nugrahanto, yang bisa nulis apa saja. Kadang-kadang saya juga bisa ngocol, nulis humor atau joke yang enteng dan tidak terlalu penting..."

"Aaahh, justru orang macam kamu yang saya butuhkan. Baik kita coba untuk 6 bulan dulu. Kalau kamu cocok, kita teruskan. Kamu akan diberi fasilitas internet broadband supercepat 24 jam. Kerjamu ya teruskan saja aktif di FB, tapi harus mengangkat tema nasionalisme NKRI dan anti neoliberal. Setuju?"
"Siap,…

Budaya Feodal di Dunia Jurnalisme Kita (Penghambaan Media pada Penguasa)

Image
Aku nggak mengerti, kenapa sih masih ada wartawan senior dan pemimpin media yang mau mencium tangan Presiden di sebuah forum publik pula. Salaman biasa saja, apa susahnya sih? Ini memberi contoh buruk buat para jurnalis muda dan secara simbolis menunjukkan ketundukan media pada penguasa. Media tidak independen dan di bawah dominasi kekuasaan.

Bagaimana rakyat/publik bisa percaya bahwa media akan berdiri tegak mengangkat dan membela kepentingan publik, jika para pimpinan media larut dalam budaya feodal. Yakni, budaya peninggalan zaman kerajaan Majapahit atau Mataram, yang dilestarikan di era kolonial Hindia Belanda, dan ternyata masih banyak tersisa di era Internet abad ke-21!

Tidak perlu rumit belajar Ilmu Budaya atau Semiotika atau teori Hegemoni Gramsci untuk menyimpulkan hal ini! Rusak! Betul-betul mentalitas, martabat, kehormatan dan rasa harga diri sebagai jurnalis sudah rusak! Apa bedanya media era "reformasi" sekarang dengan era Orde Baru-nya Soeharto?

Di zaman Soeha…

Joke - Kisah Khrushchev, Castro, dan Paijo (Terkait Kenaikan Harga BBM)

Image
Alkisah, (ini mungkin joke, saya lupa persisnya), dalam situasi Perang Dingin waktu itu, Kuba mengalami krisis pangan yang hebat. Maka pemimpin Kuba Fidel Castro terpaksa harus minta bantuan ke negara komunis sekutunya, Uni Soviet, yang waktu itu dipimpin Nikita Khrushchev.

Castro mengirim telegram singkat: "KAMI KELAPARAN. TOLONG SEGERA KIRIM GANDUM." Tak lama kemudian, Castro mendapat jawaban dari Khrushchev: "TIDAK ADA GANDUM. KENCANGKAN SAJA IKAT PINGGANG!" Castro tersinggung mendapat jawaban itu. Dia pun kirim telegram lagi: "KIRIM IKAT PINGGANG SEGERA!"

Nah, hal agak serupa terjadi pada Paijo, mantan karyawan sebuah stasiun TV swasta di Jakarta, yang sudah hampir setahun diminta mundur dari medianya, karena media TV bersangkutan melakukan perampingan karyawan.

Tetapi Paijo masih kenal dengan pemilik media TV itu, yang konon dekat dengan karyawan. Berkaitan dengan kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintah SBY, yang membuat harga sembako melonjak…

Pertentangan Kelas dan Logika Sesat dalam Isu BBM

Image
Saya paling sebal membaca logika sesat, yang sering terlalu disederhanakan, dalam propaganda untuk mendukung kenaikan harga BBM. Misalnya:

1. Menolak kenaikan harga BBM = mendukung orang kaya memboroskan BBM

2. Menolak kenaikan harga BBM = mendukung mafia migas yang mendapat untung dari harga BBM murah

3. Menolak BLSM = tidak pro orang miskin

4. Menolak kenaikan harga BBM = orang yang tidak rasional, hanya sekadar emosi

Pemerintah tampaknya hobi banget memainkan isu "pertentangan kelas" kaya vs miskin dalam isu BBM. Seolah-olah dengan menaikan harga BBM, pemerintah sangat pro orang miskin....

Padahal, kalau betul-betul dibedah, pemerintah sangat pro orang kaya:

1. Banyak konglomerat ngemplang pajak, milyaran sampai trilyunan, nggak masalah

2. Banyak pejabat dan aparat hidup mewah dengan fasilitas negara, dan punya rekening gendut yang tidak masuk akal, juga tidak masalah

3. Orang miskin sulit pinjam uang, meskipun pinjamnya kecil saja, karena tak punya jaminan. Dengan mudah …

Rakyat Kecil Di-Fait Accompli untuk Menerima Kenaikan Harga BBM

Image
Perumpamaannya begini. Anda punya teman yang hobby mabok dan main judi. Maka hidupnya morat-marit karena hobby buruk itu. Suatu saat dia datang ke rumah Anda, menangis gaya lebay dan bilang mau minta atau pinjam duit Rp 500.000.

Alasannya, anaknya sudah 4 bulan tidak bayar SPP, dan jika besok tidak dibayar minimal Rp 500.000, anaknya akan dikeluarkan dari sekolah. Semua teman lain sudah diminta bantuan, tapi tak ada yang mau kasih. Tinggal Anda, satu-satunya teman yang masih diharap bisa mengerti kondisi dia.

Anda kini di-fait accompli. Jika Anda kasih dia Rp 500.000, Anda tidak yakin duit itu berarti banyak, karena hobby judi dan minum-minumnya masih berlanjut. Suatu saat dia kemungkinan besar akan datang lagi dan minta duit lagi. Dari Rp 500.000 itu Anda juga tidak yakin semuanya buat SPP anak. Mungkin sebagian juga ditilep buat main judi atau beli minuman keras.

Tapi jika tidak Anda kasih, Anda akan tampak sebagai teman yang "kejam," teman yang tidak pengertian, teman …

Berita Lucu di Halaman 1 Kompas, 20 Juni 2013

Image
Pagi ini saya lihat ada berita lucu di halaman 1 Kompas. Judulnya tentang "reaksi" masyarakat terhadap kenaikan harga BBM. Nah, berita Kompas ini mengangkat seorang mahasiswa yang "berkampanye" di dalam bus-bus kota. Isi kampanyenya yang "aneh," dia bertutur tentang betapa tidak adilnya subsidi BBM selama ini karena hanya menguntungkan orang kaya. Subsidi BBM buat orang kaya yang naik mobil jauh lebih besar daripada subsidi BBM buat orang miskin yang naik sepeda motor.

Memang tidak ada pernyataan eksplisit bahwa si mahasiswa mendukung kenaikan harga BBM, tetapi jelas bahwa isi kampanye mahasiswa yang berjaket almamater ini 100% satu tema, satu visi, satu suara: mendukung program pemerintah SBY menaikkan harga BBM. Sedangkan mengenai demo-demo anti kenaikan harga BBM dalam item berita itu cuma disinggung satu dua alinea.

Ya, tentu saja hak si mahasiswa berbeda pendapat dengan mayoritas teman-temannya yang demo di luar sana, menolak kenaikan harga BBM. Si m…

Dilema SBY (to be or not to be)

Image
1. Mecat menteri PKS, takut PKS dapat simpati karena terzholimi
2. Tidak mecat menteri PKS, dianggap SBY tidak tegas
3. Menaikkan harga BBM, tidak populer dan didemo di mana-mana
4. Tidak naikkan harga BBM, harga sembako sudah terlanjur naik di mana-mana. Salah juga, dianggap lamban, plin-plan.

Pilihan terbaik: MUNDUR SAJA, BIAR TIDAK HARUS MEMILIH. (Tapi kalau mundur, kehilangan kekuasaan, siapa yang akan melindungi jika kasus Century diobok-obok oleh KPK dan musuh-musuh politik lain??? Bingung lagi... )

Kata orang bijak: KEKUASAAN bukan jaminan kebahagiaan....
Kata pengemis: TIDAK PUNYA KEKUASAAN juga bukan jaminan kebahagiaan...

Jakarta, 20 Juni 2013

Pertimbangan Kenapa Harga BBM Naik Menjelang Bulan Puasa (Masukan dari Intel Melayu)

Image
1. Kalau sedang puasa, para demonstran tidak boleh maki-maki atau marah (puasa bisa batal). Jadi ini akan meredam aksi demonstran.
2. Kalau sedang puasa, hari lagi panas, perut kosong, jadi males dan nggak semangat jika diajak demo. Artinya, jumlah demo akan berkurang.
3. Bulan puasa itu bulan penuh berkah, dibuka dengan saling memaafkan. Jadi rakyat diperkirakan akan memaafkan pemerintah untuk salah kelola, kebocoran, pemborosan, korupsi, dan kebijakan kenaikan harga BBM ini.
4. Bulan puasa akan ditutup dengan Idul Fitri dan halal-bihalal. Sekali lagi momen untuk memaafkan pemerintah dan koalisi parpol yang mendukung kenaikan harga BBM.
5. Bulan puasa diminta banyak beramal karena pahala dilipatgandakan. Jadi jika pemerintah bagi-bagi BALSEM, bisa dianggap amal. he...he...he....

Jakarta, 21 Juni 2013
Satrio Arismunandar

Reaksi Orang Jawa Menanggapi Kenaikan Harga BBM

Image
Harga bensin Rp 4.500 jadi Rp 6.500/liter. Pendapat Anda? (Reaksi: untung, cuma naik Rp 2.000. Harga bensinnya tidak sampai Rp 10.000/liter)
Kalau naik sampai Rp 10.000....? (untung, tidak sampai Rp 15.000)
Kalau naik sampai Rp 15.000...? (untung, tidak sampai Rp 20.000)
Kalau naik sampai Rp 25.000...? (untung, tidak sampai Rp 30.000)
Kalau naik sampai Rp 35.000...? (Reaksi: Sampeyan ini mau ngetes kesabaran saya, mau nantang berkelahi, atau apa? Hati-hati! Saya sedang bawa keris nih!)

Jakarta, 21 Juni 2013
Satrio Arismunandar

Kehebatan Orang Indonesia

Image
Kehebatan orang Indonesia itu adalah pada kemampuan untuk humor, kemampuan menertawakan diri sendiri dalam situasi apapun...

Ini yang membuat seolah-olah penderitaan seberat apapun bisa diatasi, atau paling tidak terasa lebih ringan...

Tapi jangan jadi alasan untuk memperalatnya, karena jika salah kelola, akibatnya bisa fatal...

Berbagai peristiwa dalam sejarah kita sudah menunjukkan. Pembunuhan dan kekerasan dalam skala besar mewarnai sejarah bangsa ini dan bekas traumanya masih dirasakan sampai sekarang....

Jakarta, 21 Juni 2013
Satrio Arismunandar

Bedanya Singapura dan Indonesia

Image
Singapura marah-marah, negaranya tertutup kabut asap akibat kebakaran hutan atau pembakaran hutan di Riau, Sumatera. Pemerintah Singapura menuntut Indonesia menyebutkan, siapa pihak yang bertanggung jawab atas pembakaran hutan itu.

Sebaliknya, Indonesia tidak marah-marah bahwa trilyunan uang hasil korupsi para pejabat Indonesia dan kroni disimpan di bank-bank Singapura dan dibelikan berbagai properti dan aset di Singapura.

Pemerintah Indonesia juga tidak menuntut Singapura membeberkan, siapa-siapa saja pejabat dan kroninya yang menyimpan uangnya dan memborong aset-aset di Singapura.

Jakarta, 21 Juni 2013
Satrio Arismunandar

Joke tentang Tiga Preman di Yogya

Image
(MOHON MAAF, INI SEKADAR JOKE. BUKAN UNTUK MOJOKIN SIAPA-SIAPA)

Alkisah ada 3 orang preman yang karena perbuatan kriminal mereka lalu masuk penjara di sebuah Lapas di Yogya. Preman itu namanya kebetulan mirip: Joni, Janu, dan Jana. Nah, di dalam bui itu terjadilah dialog, tentang momen apa yang paling membahagiakan dalam pengalaman mereka sebagai preman. Masing-masing punya cerita, sebagai berikut:

Jana: Momen yang paling bikin bahagia adalah suatu hari, sehabis ngompas seseorang di lokasi dekat kampus UGM, terus duitnya aku pakai untuk main kartu sambil ngebir semalam suntuk. Nikmat banget. Kamu setuju, Janu?

Janu: Aahh, itu sih biasa. Menurut aku, momen yang paling membahagiakan adalah ketika suatu hari, sehabis ngompas orang, duitnya yang lumayan besar aku pakai pacaran sama Wati, itu tuh cewek cakep, anaknya Pak Paijo si pedagang soto itu. Terus kami jalan-jalan di Malioboro. Asyiik deh. Kalau kamu, Joni?

Joni: Itu sih tidak luar biasa. Aku cerita dulu: Suatu malam ketika sedang t…

Salah Satu Butir Kesepakatan Calon Menteri, yang Harus Dipatuhi

Image
Para menteri harus:
1. Bersedia menjadi BEMPER presiden, jika harus mengumumkan hal-hal yang tidak populer di mata rakyat, seperti: kenaikan harga BBM, kenaikan tarif PLN, kenaikan tarif transportasi, peningkatan pajak baru, dll...
2. Bersedia dijadikan KAMBING HITAM jika terjadi kesalahan kebijakan yang diputuskan oleh presiden...
3. Apabila isi kesepakatan ini bocor ke media dan ditanyai wartawan, jawabannya harus: "Ah, itu kan pendapat wartawan saja.... Jangan buruk sangka ah!"

Jakarta, 21 Juni 2013
Satrio Arismunandar

Bensin Premium Naik 44,4 %, Tarif Angkot Depok Naik 60 %

Image
Hari ini, Senin (24 Juni 2013), dari rumahku di Depok II Tengah ke terminal Depok Baru, tarif angkot yang harus kubayar Rp 4.000, naik dari semula Rp 2.500. Walaupun ada tempelan kertas pengumuman di kaca belakang, yang menyatakan ini masih harga sementara (menunggu ketentuan resmi dari Pemkot Depok dan Organda). Penumpang di dalam angkot mengeluh, merasa kenaikan ini terlalu tinggi dan memberatkan.

Kenaikannya Rp 1.500 alias 60 persen. Padahal harga bensin premium naiknya dari harga Rp 4.500 ke Rp 6.500, atau naik Rp 2.000 alias 44,4 persen. Jelas bahwa tarif angkot D02 jurusan Depok II Tengah - Terminal persentase naiknya sudah melebihi kenaikan harga BBM (60 persen dibandingkan 44,4 persen).

Ekonomi itu nyatanya bergerak liar, tidak bisa dikontrol pemerintah. Jadi kalau ada menteri atau pejabat bilang, kenaikan harga BBM tidak akan terlalu berpengaruh pada kenaikan harga kebutuhan pokok lain, ada beberapa kemungkinan. Mungkin meski tubuhnya berada di bumi Indonesia, sebetulnya di…

Joke - Artis yang Cuek dengan Kenaikan Harga BBM

Image
Seorang artis terkenal ditanyai wartawan soal setuju-tidaknya dengan kenaikan harga BBM.
Artis: Saya nggak masalah. Saya justru menyalahkan masyarakat yang terlalu meributkan kenaikan harga BBM.
Wartawan: BBM itu kan kebutuhan utama. Kok masyarakat yang salah?

Artis: Jangan tergantung pada BBM. kan banyak alternatif lain.
Wartawan: Maksud Anda dengan pengembangan energi alternatif, seperti panas bumi, tenaga matahari, tenaga angin, dsb?

Artis: ??##@@? Lho, apa hubungannya dengan energi? Maksud saya, kalau nggak sanggup beli Blackberry dengan fitur BBM-nya, kan bisa pakai ponsel-ponsel Android yang lebih murah? Saya saja selalu pakai Samsung...

Jakarta, Juni 2013
Satrio Arismunandar

Kasus Suriah dan Wacana Sunni VS Syiah

Image
Di Facebook dan milis terjadi pertarungan wacana dan opini antara mereka yang merasa Sunni (dan menganggap warga Syiah sudah sesat) melawan Syiah (yang merasa dipojokkan) + sebagian Sunni (yang merasa Syiah telah salah diinterpretasikan).

Ini terkait dengan konflik berdarah di Suriah di mana rezim Bashar Assad (penganut Alawite) melawan "mujahidin" (Sunni) dari berbagai negara yang masuk ke Suriah. Rezim Assad didukung Iran, Hizbullah, Rusia. "Mujahidin" didukung Qatar, Saudi, AS, Israel, Perancis, Inggris, dll.

Pertanyaan: Jika warga Sunni Vs Syiah berperang, siapa yang menang?
Jawab saya: Saya tidak tahu siapa yang menang. Tetapi yang jelas ISLAM kalah.

(Foto: Anak-anak Suriah yang jadi korban konflik)

Jakarta, 24 Juni 2013
Satrio Arismunandar

Paket UMROH HEMAT - Cuma Rp 18 Juta (9 hari)

Image
PAKET UMROH HEMAT – Rp 18 JUTA (9 HARI)
Belum termasuk Airport Tax + Perlengkapan + Handling

KUOTA TERBATAS: Berangkat MARET/APRIL 2014

SYARAT:

1. Mengisi Formulir Pendaftaran
2. Fotocopy KTP
3. Pas Foto 3 x 4 (background putih)

FASILITAS:

1. Pesawat: Lion Air/ SV / Emirates / Etihad
2. Hotel: Makkah : Djahabi / Al-Kholil (setara bintang 4)
Madinah: Royal Andalus / Markas Elyas (setara bintang 4)
3. Makan 3 x sehari, menu Indonesia
4. Bus AC
5. Guide / Muthawif yang berpengalaman
6. Bagasi 20 kg
7. Air Zamzam 5 liter / 1 Galon

HARGA TIDAK TERMASUK:
1. Pengeluaran pribadi, kelebihan bagasi, telepon & laundry.
2. Pembuatan Paspor
3. Penambahan nama pada Paspor menjadi 3 suku kata
4. Pembuatan Surat Mahrom, wanita usia di bawah 45 tahun (Rp 300.000)
5. Kartu kuning/ suntik Meningitis (Rp 300.000)
6. Tour/ ziarah di luar program.

SELAIN PAKET HEMAT, JUGA ADA PAKET REGULER YANG KEBERANGKATANNYA LEBIH CEPAT:

UMROH REGULER:

QUARD (4 orang/kamar) : Rp 21,5 juta
TRIPLE (3 orang/kamar…

Paket UMROH TABARRU -A -- Cuma Rp 7,5 Juta (9 hari)

Image
PAKET UMROH TABARRU-A – CUMA Rp 7,5 JUTA (9 HARI)
Belum termasuk Airport Tax + Perlengkapan + Handling


SYARAT:
1. Mengisi Formulir Pendaftaran
2. Fotocopy KTP
3. Pas Foto 3 x 4 (background putih)

FASILITAS:
1. Pesawat: Lion Air/ SV / Emirates / Etihad
2. Hotel: Makkah : Djahabi / Al-Kholil (setara bintang 4)
Madinah: Royal Andalus / Markas Elyas (setara bintang 4)
3. Makan 3 x sehari, menu Indonesia
4. Bus AC
5. Guide / Muthawif yang berpengalaman
6. Bagasi 20 kg
7. Air Zamzam 5 liter / 1 Galon

HARGA TIDAK TERMASUK:
1. Pengeluaran pribadi, kelebihan bagasi, telepon & laundry.
2. Pembuatan Paspor
3. Penambahan nama pada Paspor menjadi 3 suku kata
4. Pembuatan Surat Mahrom, wanita usia di bawah 45 tahun (Rp 300.000)
5. Kartu kuning/ suntik Meningitis (Rp 300.000)
6. Tour/ ziarah di luar program.

VOUCHER/PENJAMINAN:
Peserta mendapat Voucher/Penjaminan berangkat.
Pemberangkatan di tahun ke-3 setelah pendaftaran disetujui, atau interval di 42 jamaah. Jadi, jika mendaftar pada tahun 2013,…

Jangan Perlakukan Jokowi Seperti Obama

Image
Ya, ini nasehat saya buat Anda semua yang "terlalu ngefans" sama Jokowi. Oh, jangan salah paham. Saya tidak benci Jokowi, malah saya mendukung dia jadi gubernur DKI Jakarta (walau sayangnya saya tak punya hak suara, karena sudah jadi warga Depok, Jawa Barat).

Saya percaya, Jokowi pada dasarnya baik. Tetapi biarkanlah dia bekerja dengan tenang. Biarkan dia membuktikan pada para pemilih bahwa dia memang layak dipilih jadi gubernur DKI. Terlalu banyak dielu-elukan dan dipuji kanan-kiri bisa membuat orang lengah, bahkan bisa kontraproduktif. Membuat film tentang Jokowi ketika beliau baru menjabat (belum setahun!) dan praktis belum membuktikan banyak hal (meski harus diakui, ada beberapa langkah terobosan), adalah langkah yang terlalu cepat. Alhamdulillah, belum ada yang berencana mau bikin patung Jokowi!

Cobalah lihat contoh (buruk) kasus Barack Obama. Ketika dia baru dipilih jadi Presiden AS, ujug-ujug sudah diberi hadiah Nobel Perdamaian! Bayangkan, Nobel Perdamaian itu buka…

Kuis Standar Perilaku Sopan Buat Pengguna KRL Commuter Jakarta-Depok

Image
Anda pekerja kantoran Jakarta, yang tinggal di Bogor, sehingga pulang lembur harus naik kereta Commuter yang tarifnya Rp 9.000 itu. Nah, suatu hari karena pulang terlambat (di atas pukul 21.30) kereta agak sepi, dan Anda bisa duduk nyaman. Di depan ada pasangan cowok-cewek (mungkin mahasiswa atau karyawan muda) yang duduk berdempetan mesra.

Si cewek yang lumayan cakep dan bertubuh "semlohei" bersender manja, seperti kucing kekenyangan, pada cowoknya. Si cowok menikmati kemesraan itu, tangannya meremas-remas tangan ceweknya. Kalau tidak ada orang lain, mungkin pasangan ini bisa berbuat lebih jauh, bukan sekadar pamer kemesraan lagi.

Sorot mata si cowok ke para penumpang lain di gerbong Commuter tidak menunjukkan rasa malu, tapi malah terkesan bangga dan menikmati sekali situasi yang "bikin iri hati" penumpang lain itu. Seolah-olah dia mau bilang: "He..he..he.. jangan salahkan aku ya, kalau aku punya pacar cantik dan sexy! Salahkan diri sendiri bahwa Anda ngga…

Wafatnya Wartawan Senior Dja'far Assegaf dan Kisah Keterlibatan di Intelijen

Image
Saya menyampaikan turut berbela sungkawa atas wafatnya Pak Dja'far Assegaf, Rabu (12 Juni 2013). Beliau adalah wartawan senior, pernah menjadi Wakil Pemimpin Umum LKBN Antara dan Dubes RI di Vietnam. Beliau mantan boss saya waktu saya masih bekerja sebagai Staf Litbang redaksi di Harian "Media Indonesia," 2000-2001, pasca penutupan Majalah D&R dan sebelum saya bergabung dengan Trans TV.

Orangnya ceplas-ceplos, kalau bicara to the point, akrab dan suka humor dengan cerita-cerita pengalamannya sendiri yang "kocak." Satu hal yang perlu dicatat, beliau dengan bangga beberapa kali bercerita bahwa dulu ia pernah bergabung di Opsus-nya Ali Moertopo. Ali Moertopo adalah pembantu dekat Presiden Soeharto.

Dari penuturannya itu, artinya, saya menafsirkan bahwa Pak Dja'far Assegaf tidak menabukan seorang jurnalis bekerja untuk intelijen negara. Mungkin, itu justru dipandang sebagai sesuatu hal yang nasionalis dan patriotis (ikut berkontribusi untuk kepentingan ne…

Lingkaran Setan yang Kita Hadapi Sekarang...

Image
Karena berlarut-larutnya proses mau menaikkan harga BBM, masyarakat dan juga para mafia ekonomi sudah sibuk berspekulasi. Harga-harga barang kebutuhan sudah naik, bahkan sebelum harga BBM dinaikkan.

Karena berbagai faktor dan adanya kebutuhan impor pula, uang dollar AS sulit ditemukan padahal sangat dibutuhkan untuk transaksi, yang berujung pada jatuhnya nilai rupiah terhadap US $. Rupiah sudah jatuh, sempat tembus ke nilai tukar Rp 10.000 per dollar AS.

Dalam kondisi begini, masih punya nyalikah pemerintah SBY menaikkan harga BBM? Apalagi bulan Ramadhan sudah di depan mata, yang tanpa ada kenaikan harga BBM pun sudah pasti akan mendorong naiknya harga kebutuhan pokok. Keresahan sosial sudah membayang, dan bisa jauh lebih dahsyat dari kerusuhan di Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Saudi, yang menewaskan seorang tenaga kerja RI baru-baru ini.

Dengan terus menunda-nunda kenaikan harga BBM, keadaan kian runyam. Tapi menaikkan harga BBM sekarang juga sudah jelas runyam! Jadi ini lingkaran…

Bernostalgia ke Kampus UI Salemba....

Image
Hari Minggu siang (9 Juni 2013) kemarin, aku kebetulan ke kampus UI Salemba, karena ada urusan mengambil buku-buku hasil fotocopy, untuk bahan penelitian S3 Filsafat UI. Entah kenapa, ada keinginan bernostalgia.

Sudah bertahun-tahun aku jarang ke kampus Salemba UI. Maka aku sempatkan ke gedung ex-Fakultas Teknik UI, tempat aku kuliah dulu, yang sekarang sudah jadi gedung Lembaga Psikologi Terapan UI. Di ujung gedung, ada warung penjual tahu goreng, yang sejak dulu memang sudah mangkal di situ.

Ternyata hari Minggu tetap buka. Aku pesan dua potong tahu goreng, dengan cabai rawit yang dirajang kecil-kecil dan dicampur kecap. Ini adalah makanan favorit ketika aku masih kuliah di Jurusan Elektro, tahun 1980-1989. Tentu saja, itu kurang kenyang. Maka kutambah dengan Indomie rebus plus telur.

Sayang, tidak ada teman-teman lama yang hadir di situ, karena ini kan hari Minggu. Kampus sepi. Dan teman-teman lama sudah lulus semua dan tidak lagi nongkrong di kampus....

Jakarta, 10 Juni 2013
Ir…

Dampak Wafatnya Taufiq Kiemas

Image
Dengan wafatnya Taufiq Kiemas, apa pengaruhnya bagi PDI-Perjuangan? Dugaan saya, Megawati akan makin leluasa dalam mengarahkan PDIP pada pemilu dan pilpres 2014, karena biasanya TK adalah "penyeimbang" atau bisa dikatakan "pemberi opini berbeda" dari Mega dalam berbagai kebijakan PDI Perjuangan.

Ketika Mega memilih Jokowi agar maju sebagai kandidat Gubernur DKI, waktu itu TK punya suara berbeda. Presiden SBY sendiri kehilangan figur yang bisa dijadikan "jembatan" untuk masuk ke jantung PDI-P.

TK yang didukung penuh SBY menjadi Ketua MPR selama ini berfungsi sebagai penyambung, karena Mega betul-betul keukeuh tidak bisa dipengaruhi oleh SBY. Dinamika internal PDI Perjuangan akan berbeda cukup signifikan dengan wafatnya TK.

Jakarta, 10 Juni 2013
Satrio Arismunandar

Antara Eisenhower, Wismoyo Arismunandar, dan Pejabat RI Sekarang

Image
Beberapa bulan sesudah Presiden AS Dwight D. Eisenhower (masa jabatan 1953-1961) tidak lagi menjabat Presiden dan meninggalkan Gedung Putih, ia ditanya, apakah ada pengaruh dari posisi barunya --yang sudah tidak berkuasa lagi itu -- dengan permainan golf-nya? Eisenhower, yang pernah menjadi jenderal bintang lima di militer AS, ini menjawab, "Ya, ada pengaruhnya. Sekarang banyak orang yang mengalahkan saya di permainan golf!"

Ingat Eisenhower, saya jadi ingat Jenderal TNI (purn) Wismoyo Arismunandar, yang pernah memimpin Kopassus (1983-1985), Kostrad (1990-1993), dan jadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (1993-1995). Beliau sayangnya tak sempat jadi Panglima ABRI, karena Presiden Soeharto lebih memilih Jenderal Feisal Tanjung. Padahal Wismoyo sebenarnya masih terhitung kerabat (ipar Soeharto). Tidak jadi Panglima, Wismoyo ditunjuk menjadi Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia).

Sebagai Ketua KONI, Wismoyo sering mengundang kehadiran para konglomerat, yang dianggap bisa…

Perilaku Korupsi di Indonesia 1945-2013

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Perilaku korupsi adalah masalah yang sangat aktual saat ini. Bisa dibilang, tiada hari berlalu tanpa pemberitaan di media massa Indonesia tentang orang atau lembaga yang terkait perilaku korupsi. Baik korupsi yang dilakukan oleh kalangan eksekutif, legislatif, maupun yudikatif; dari tingkat pegawai rendah sampai pejabat tinggi; dari yang semata-mata cuma dilakukan oleh pejabat pemerintah maupun yang melibatkan pihak swasta; baik yang dilakukan di daerah maupun di pusat.

Perilaku korupsi itu sendiri bukanlah hal yang sama sekali baru. Korupsi memiliki sejarah panjang di Indonesia. Korupsi sudah ada di pemerintahan sejak awal kemerdekaan yang diproklamasikan pada 1945. Pada periode demokrasi liberal parlementer (1950-59) dan selama Demokrasi Terpimpin di bawah Presiden Soekarno (1959-65), korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan biasa dilakukan lewat aliansi di antara patron-patron politis dan klien-klien bisnis, yang secara reguler diberi perlakuan khusus dalam ben…

Teknik Menulis Feature a'la Majalah Tempo (Bagian 5)

Image
TRANSISI

Anda sedang menulis feature dengan catatan panjang yang mencakup macam-macam fakta tentang pokok persoalan yang akan Anda tulis. Setiap potong informasi sama halnya dengan sebuah batu bata yang harus digabung dengan batu bata lain agar terbentuk bangunan cerita. Di antara sejumlah "batu bata" ada transisi -- "adukan semen" yang merekatkan batu bata-batu bata itu menjadi keseluruhan cerita.

Transisi bisa berwujud satu kata, rangkaian kata, kalimat, atau mungkin paragrap. Ia punya dua tugas.
1. Ia memberi tahu pembaca bahwa Anda pindah ke materi yang lain.
2. Ia meletakkan materi yang lain itu pada perspektif yang selayaknya.

Dalam penulisan berita, transisi mudah dilihat. Penulis memadu fakta-fakta menjadi pemaparan pendek-pendek yang satu sama lain direkatkan menjadi satu cerita.

Contohnya:
Para penjahat bertopeng yang mengacungkan senjata merampok bank 400 ribu dolar pagi ini.
Para bandit masuk pintu depan jam 09.15, memerintahkan langganan dan pegawai bank…

Teknik Menulis Feature a'la Majalah Tempo (Bagian 4)

Image
MENULIS LEAD

Sekali reporter memilih lead dan memilih pendekatan dasarnya, ia menghadapi problem memilih kombinasi kata-kata.
Bagaimanapun imajinatif dan menariknya gagasannya untuk satu lead yang bagus, ia masih bisa tergelincir dalam merenggut perhatian pembaca bila kombinasi kata-katanya payah.

Misalnya:
* Setiap pagi, sekitar pukul 07.30, ketika matahari masih bersinar merah di Percut, sebuah kota pantai 22 kilometer dari Medan, Hotman Sinaga, 32 tahun, memulai pekerjaannya sebagai penyadap tuak. Ia kayuh sepedanya menuju kebun kelapa....(TEMPO, 11 Juni 1994, "Ketika Minuman Keras Melekat Bersama Tradisi").

Lead tersebut terlalu panjang, tapi untunglah susunan kata-katanya bagus. Ide yang sama bisa ditulis lebih jelek oleh reporter yang kurang mampu:
Pagi-pagi, lebih kurang pukul 07.30. pagi, ketika matahari terlihat bersinar merah di Percut, yakni sebuah kota pantai yang terletak lebih kurang 22 kilometer dari Medan, seorang penyadap tuak bernama Hotman Sinaga, 32 tahun,…

Teknik Menulis Feature a'la Majalah Tempo (Bagian 3)

Image
Lead deskriptif.

Lead deskriptif bisa menciptakan gambaran dalam pikiran pembaca tentang suatu tokoh atau tempat kejadian. Lead ini cocok untuk berbagai feature dan digemari reporter yang menulis profil pribadi.
Lead yang bercerita meletakkan pembaca di tengah adegan atau kejadian dalam cerita, sedangkan lead deskriptif menempatkan pembaca beberapa meter di luarnya, dalam posisi menonton, mendengar, dan mencium baunya.

Pemakaian ajektif (kata sifat) yang tepat adalah kunci untuk lead deskriptif. Seorang reporter yang baik bisa membuat tokohnya "hidup", seolah-olah muncul di tengah-tengah barang cetakan yang dipegang pembaca.
Reporter sering mencoba memusatkan perhatiannya pada satu unsur yang paling mencolok dari sosok dan penampilan tokohnya untuk diilustrasikan.

* Wajah Syaiful Rozi bin Kahar samasekali tak mengesankan bahwa ia seorang bajak laut. Ia berpembawaan halus, sopan, dan ramah (TEMPO, 28 Agustus 1993, "Perompak yang Halus dan Ramah").
Untuk kebanyakan p…