Bensin Premium Naik 44,4 %, Tarif Angkot Depok Naik 60 %

Hari ini, Senin (24 Juni 2013), dari rumahku di Depok II Tengah ke terminal Depok Baru, tarif angkot yang harus kubayar Rp 4.000, naik dari semula Rp 2.500. Walaupun ada tempelan kertas pengumuman di kaca belakang, yang menyatakan ini masih harga sementara (menunggu ketentuan resmi dari Pemkot Depok dan Organda). Penumpang di dalam angkot mengeluh, merasa kenaikan ini terlalu tinggi dan memberatkan.

Kenaikannya Rp 1.500 alias 60 persen. Padahal harga bensin premium naiknya dari harga Rp 4.500 ke Rp 6.500, atau naik Rp 2.000 alias 44,4 persen. Jelas bahwa tarif angkot D02 jurusan Depok II Tengah - Terminal persentase naiknya sudah melebihi kenaikan harga BBM (60 persen dibandingkan 44,4 persen).

Ekonomi itu nyatanya bergerak liar, tidak bisa dikontrol pemerintah. Jadi kalau ada menteri atau pejabat bilang, kenaikan harga BBM tidak akan terlalu berpengaruh pada kenaikan harga kebutuhan pokok lain, ada beberapa kemungkinan. Mungkin meski tubuhnya berada di bumi Indonesia, sebetulnya dia tidak pernah betul-betul hidup di Indonesia (entah di mana)...he..he...he...

Satrio Arismunandar

Comments

Popular posts from this blog

MEMAHAMI KONVERGENSI MEDIA (MEDIA CONVERGENCE)

TANYA-JAWAB SEJARAH FILSAFAT YUNANI

Strategi dalam Industri Media (Contoh Model Five Forces Michael E. Porter)