Joke tentang Tiga Preman di Yogya

(MOHON MAAF, INI SEKADAR JOKE. BUKAN UNTUK MOJOKIN SIAPA-SIAPA)

Alkisah ada 3 orang preman yang karena perbuatan kriminal mereka lalu masuk penjara di sebuah Lapas di Yogya. Preman itu namanya kebetulan mirip: Joni, Janu, dan Jana. Nah, di dalam bui itu terjadilah dialog, tentang momen apa yang paling membahagiakan dalam pengalaman mereka sebagai preman. Masing-masing punya cerita, sebagai berikut:

Jana: Momen yang paling bikin bahagia adalah suatu hari, sehabis ngompas seseorang di lokasi dekat kampus UGM, terus duitnya aku pakai untuk main kartu sambil ngebir semalam suntuk. Nikmat banget. Kamu setuju, Janu?

Janu: Aahh, itu sih biasa. Menurut aku, momen yang paling membahagiakan adalah ketika suatu hari, sehabis ngompas orang, duitnya yang lumayan besar aku pakai pacaran sama Wati, itu tuh cewek cakep, anaknya Pak Paijo si pedagang soto itu. Terus kami jalan-jalan di Malioboro. Asyiik deh. Kalau kamu, Joni?

Joni: Itu sih tidak luar biasa. Aku cerita dulu: Suatu malam ketika sedang tidur di sel, tiba-tiba pintu sel didobrak dengan kasar sampai terbuka. Dalam suasana agak remang-remang dan menegangkan, aku melihat beberapa orang bertopeng, semua memegang senjata M-16 dengan laras tertuju ke arah kepalaku. Salah seorang dari mereka yang berambut cepak dan bertubuh kekar menghardikku, sambil bertanya: “Saudara yang bernama Rafael?” Aku menjawab: “Ooohh, maaf. Bapak-bapak salah orang. Rafael ada di sel sebelah!” Nah, teman-teman… Itulah momen yang kurasakan paling membahagiakan…..

(Diilhami oleh Mati Ketawa Cara Rusia)

Jakarta, 21 Juni 2013

Satrio Arismunandar

Comments

Popular posts from this blog

MEMAHAMI KONVERGENSI MEDIA (MEDIA CONVERGENCE)

Strategi dalam Industri Media (Contoh Model Five Forces Michael E. Porter)

TANYA-JAWAB SEJARAH FILSAFAT YUNANI