PT. KAI Hanya Menambah Kemiskinan?


"PT. KAI HANYA BISA MENAMBAH KEMISKINAN." Begitulah kutipan dari bunyi pamflet yang dipasang pedagang di lorong menuju stasiun Universitas Indonesia, yang saya lihat ketika saya jalan kaki dari Jl. Margonda Raya menuju kampus UI Depok, kemarin. Mereka adalah korban penggusuran yang dilakukan PT. KAI, yang bertekad membersihkan jalur sekitar rel dari pedagang kelas bawah.

Tetapi karena pertimbangan ekonomi dan mengejar target pemasukan keuangan, PT KAI tampaknya akan terus memberi tempat untuk pedagang kelas atas yang bermodal kuat, yang bisa membuka gerai besar dan berharga sewa lumayan. Seperti: IndoMaret atau Alfa Mart.

Buntut dari perlawanan pedagang (yang didukung sebagian aktivis mahasiswa UI), sekarang KRL tidak berhenti di stasiun UI. Meskipun cuma sementara, ketika masih ada langkah penggusuran, ini merepotkan, karena bukan cuma mahasiswa yang perlu berhenti di stasiun UI (ada karyawan universitas, dosen, dan warga lain yang tinggal sekitar situ).

Kalau mau ke FISIP atau FIB dari stasiun Pondokcina sih bisa, tetapi lumayan jauh jika harus jalan kaki. Mungkin nanti akan lebih ramai bisnis ojek (yang memang sudah ada di kampus UI Depok).

Jakarta, 29 Mei 2013
Satrio Arismunandar

Comments

Popular posts from this blog

MEMAHAMI KONVERGENSI MEDIA (MEDIA CONVERGENCE)

TANYA-JAWAB SEJARAH FILSAFAT YUNANI

Strategi dalam Industri Media (Contoh Model Five Forces Michael E. Porter)