Posts

Showing posts from July, 2013

Nabi Isa (Yesus) Adalah Tokoh Revolusioner, yang Dihukum Mati Karena Dianggap Melawan Penguasa Romawi (Dari Buku Reza Aslan)

Image
Reza Aslan adalah seorang profesor ahli agama di Amerika. Awalnya ia Muslim, lalu dalam proses pencarian pindah menganut Kristen. Kemudian dalam proses pencarian berikutnya ia kembali ke Islam, agama yang dianut para leluhurnya. Itu urusan pribadi sebetulnya.

Namun ia diserang habis oleh presenter TV Fox, yang mempertanyakan latar belakang Islamnya, ketika Reza menulis buku tentang Nabi Isa (Yesus) yang kini menjadi best seller di Amerika. Buku itu berjudul "Zealot: The Life and Times of Jesus of Nazareth." Presenter Fox seolah-olah menutup mata terhadap fakta bahwa banyak akademisi non-Muslim juga menulis buku tentang Islam atau Nabi Muhammad SAW, dan mereka tidak pernah dipersoalkan.

Di Amerika, akademisi yang diakui tahu banyak tentang Islam adalah John L. Esposito, seorang Katolik. Buku-buku karya Esposito tentang Islam sudah banyak diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Belum lama juga datang ke Indonesia Karen Armstrong, juga seorang biarawati Katolik yang menulis buku t…

TNI Bosan Menjadi "Macan Ompong"

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Tentara tanpa senjata, itu omong kosong. Setelah sekian lama merasa terhina sebagai “macan ompong” di tengah superioritas kekuatan militer negara-negara tetangga, Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara perlahan kini tampil semakin percaya diri.

Hal ini terkait dengan mulai mengalirnya alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru melengkapi jajaran TNI. Ini adalah bagian dari tekad pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mentransformasi TNI, agar menjadi kekuatan andal, tangguh, profesional, dan sanggup menghadapi berbagai ancaman, tantangan, dan gangguan dari lingkungan strategisnya.

Penambahan kekuatan persenjataan TNI meliputi matra darat, laut, dan udara. Untuk TNI Angkatan Darat, mulai Oktober 2013 akan mulai berdatangan 104 tank tempur utama Leopard 2A4 eks-Jerman, yang rencananya sebagian akan ditempatkan di dekat perbatasan RI dengan Malaysia di Kalimantan Timur.

Selama ini TNI tidak memiliki tank tempur utama tetapi hanya tank ringan seke…

Ketika Jenderal Rudini Galau

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Rudini, yang kemudian menjadi Menteri Dalam Negeri (1988-1993) di era pemerintahan Presiden Soeharto, pernah menyatakan kegalauan atau keprihatinan tentang sikap perwira-perwira menengah ABRI di zamannya.

Dalam suatu diskusi dengan kalangan media di tahun 1990-an, Rudini menuturkan, ketika ia menjabat sebagai Mendagri, ada sejumlah perwira menengah –berpangkat setingkat mayor, letnan kolonel, kolonel—yang menemuinya. Mereka minta dibantu agar bisa menduduki sejumlah jabatan di lingkungan sipil, seperti menjadi camat, bupati, walikota, dan sebagainya.

Apa pasalnya? Di era berjayanya “Dwi Fungsi ABRI” saat itu, jabatan-jabatan sipil memang menjanjikan tingkat kesejahteraan yang jauh lebih baik ketimbang sekadar mengandalkan jabatan di militer. Jabatan sipil seperti camat, bupati, walikota, dan gubernur, bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat yang terkait dengan transaksi ekonomi.

Rudini menjelaskan, ji…

Kisah Penyadapan SBY Oleh Intel Inggris (Joke Politik)

Image
Alkisah dalam kunjungan Presiden SBY ke Inggris, tempat penginapan SBY disadap oleh intelijen Inggris. Karena kerjasama erat intelijen Inggris dengan intelijen Australia, yang selalu ingin tahu apa yang akan dikerjakan Indonesia dalam strategi politiknya, rekaman penyadapan itu akhirnya dikirim ke Canberra. Ada staf khusus yang mencatat isi sadapan itu lalu melapor ke PM Australia, Kevin Rudd.

"Lapor, Sir. Ada hal penting dan baru yang mau dilaporkan. Hal ini bahkan belum diketahui oleh para diplomat dan pejabat RI, apalagi media Indonesia. Kita lebih dulu tahu dari mereka," ujar staf intel tersebut. Bersemangat sekali.

Kevin Rudd merasa surprise dan antusias mendengar ucapan stafnya. Dia pikir, ini pasti menyangkut politik internasional atau krisis dalam negeri Indonesia, yang bisa berdampak genting ke Australia. "Coba jelaskan, apa yang baru itu?"

"Begini, Sir. Dari hasil sadapan, di kamar Presiden SBY, kami dengar SBY menyenandungkan nada-nada tertentu. Wak…

Benarkah Tanpa Agama, Dunia Akan Damai?

Image
Ada cukup banyak orang bilang, kalau semua agama dihapuskan, dunia akan damai. Bahkan musisi top The Beatles, John Lennon, implisit juga bilang begitu dalam syair salah satu lagunya, "Imagine." Komentar saya: Pernyataan itu menarik, enak dikutip, enak dijual sebagai tema seminar, sekaligus romantis. Tetapi sayang sekali, isi pernyataan tidak benar.

Tanpa agama, dunia ini akan tetap penuh konflik karena pada dasarnya semua orang memang berbeda, punya kepentingan berbeda, dan selalu ada orang yang ingin mendahulukan kepentingannya sendiri dengan menginjak kepentingan orang lain.

Benar, tanpa agama tidak ada lagi konflik antar agama atau antar-sekte atau aliran agama. Tetapi orang akan tetap berkonflik bahkan siap perang karena rebutan harta, rebutan tanah, rebutan uang, rebutan kekuasaan, rebutan perempuan, atau rebutan laki-laki (untuk yang perempuan atau yang homo), dan seterusnya. Jangankan orang lain, kakak-beradik yang satu keluarga, satu agama, satu etnis/ras yang sama…

Penampilan Politisi dan Dua Jenis Pencitraan

Image
Rakyat Indonesia sekarang lebih senang dengan figur-figur politisi yang sederhana, apa adanya dalam penampilan. Tidak dibuat-buat. Tidak artifisial. Itu rasanya lebih pas dengan suasana zaman yang serba susah sekarang. Harga-harga kebutuhan pokok naik. Harga BBM naik. Biaya masuk sekolah dan berobat ke dokter sangat mahal.

Itulah sebabnya figur-figur seperti Jokowi, Dahlan Iskan, Ahmadinejad, Hugo Chavez, Evo Morales, Jose Mujica (Presiden Uruguay,) dan Fernando Lugo (Presiden Paraguay). Bahkan Mujica dan Lugo mendapat julukan presiden termiskin di dunia. Figur-figur semacam ini terasa lebih nyambung dengan suasana batin rakyat.

Mantan Presiden Iran Ahmadinejad yang kalau ngantor suka makan bekal sederhana, yang dimasak istrinya sendiri dari rumah, adalah salah satu contohnya. Rakyat bisa menilai, mana kesederhanaan yang asli dan mana yang dibuat-buat. Ahmadinejad sebelum jadi Presiden dan sesudah jadi Presiden, tampilannya sama sederhana. Artinya itu memang asli dari kepribadian di…

Rakyat Pendukung Jokowi Dianggap "Tidak Punya Imajinasi"

Image
Saya beberapa kali membaca komentar kritis dari pengamat atau akademisi atau facebooker, yang mengritik fenomena seolah-olah masa depan Indonesia tergantung pada figur atau tokoh tertentu. Entah tokoh itu SBY, Prabowo Subianto, Wiranto, Megawati, Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, Pramono Edhie Wibowo, Hatta Rajasa, Dahlan Iskan, dan terakhir yang digadang-gadang sebagai tokoh populer yang elektabilitasnya sangat tinggi adalah Jokowi.

Membanjirnya dukungan kepada Jokowi dari masyarakat awam dinilai sebagai bukti bahwa rakyat Indonesia belum matang, belum dewasa, masih terbawa romantisme ketokohan. Rakyat dianggap "tidak punya imajinasi" politik untuk mampu melihat melampaui fenomena ketokohan tersebut. Popularitas Jokowi disamakan atau diidentikkan dengan popularitas SBY tahun 2004 dan 2009 ketika SBY menang telak, mengalahkan capres-capres lain. Terbukti kepemimpinan SBY mengecewakan dan rakyat sekarang dituding akan mengulangi kesalahan masa lalu, memilih pemimpin hanya berdasa…

Presiden SBY Pasti Pusing Gara-gara "Kafe Nazi" di Bandung

Image
Ketika kasus The Soldatenkaffee (Kafe Prajurit) yang banyak memasang atribut Nazi Jerman jadi pemberitaan dunia, dan muncul kecaman dari organisasi-organisasi Yahudi/Zionis, Presiden SBY pasti pusing tujuh keliling. Baru saja dapat penghargaan dari lembaga Yahudi di Amerika, yang diserahkan langsung oleh tokohnya Henry Kissinger, sekarang sudah ketiban masalah.

Sebenarnya kafe yang berlokasi di Jl. Pasir Kaliki, Bandung ini sudah berdiri dua tahun sejak 2011 dan tak pernah ada problem berarti. Gara-gara diberitakan di The Jakarta Globe yang berbahasa Inggris (artinya, akhirnya keberadaan kafe unik itu dibaca di situs, dan mudah diakses oleh khalayak pembaca di luar negeri), kasusnya jadi besar. Berbagai protes dilancarkan dari dalam dan luar negeri, termasuk oleh lembaga Yahudi di Amerika. Pemilik kafe malah sempat mendapat ancaman-ancaman fisik.

Karena trauma warisan Perang Dunia II, yang dipicu oleh serangan dan pendudukan oleh Nazi Jerman di bawah komando Adolf Hitler, penggunaan…

Anak Indonesia yang Bermartabat

Image
AKU BANGGA JADI ANAK INDONESIA YANG PUNYA MARTABAT, PUNYA HARGA DIRI.
AKU TIDAK MENGEMIS, AKU TIDAK KORUPSI, AKU TIDAK MENCURI.
SEPERTI KATA BUNG KARNO: "SUDAH MENJADI HUKUM BESI SEJARAH, BAHWA TIDAK ADA SUATU BANGSA YANG BISA MAJU TANPA KERINGAT, TANPA KERJA..."
LIHAT JEPANG, KOREA, CINA, ITU BANGSA-BANGSA YANG KERJA KERAS.
HIDUP MEWAH DARI KORUPSI ATAU UTANG LUAR NEGERI ATAU MENJUAL MURAH ASET BANGSA BUKANLAH PERILAKU YANG BERMARTABAT, DAN HANYA MEMBERI KESAN KEMAJUAN SEMU (MENIPU DIRI SENDIRI)...

Berlatih Kungfu Shaolin di KRL Commuter Jakarta-Bogor

Image
Siapa nyana, KRL Commuter Jakarta-Bogor akhir-akhir ini setiap pagi, saat jam berangkat ke kantor, ternyata telah menjadi sarana ideal untuk berlatih kungfu Shaolin. Terutama sejak berlakunya tarif progresif, yang membuat tarif terasa murah, dan penumpang kereta jadi membludak. Akan saya jelaskan jurus-jurus yang bisa dilatih di KRL tersebut:

Pertama, jurus lari “Terbang di Atas Rumput.” Bagi Facebooker “generasi tua,” yang menggemari komik silat Panji Tengkorak karya Hans Jaladara, mungkin ingat bahwa Panji pernah mengajarkan ilmu lari ini pada muridnya. Nah, ilmu lari ini perlu jika kita ingin mengejar kereta yang terlihat baru mau masuk ke stasiun, sedangkan kita masih sekitar 50 meter dari stasiun.

Kedua, jurus “Sabar Seribu Tahun.” Jurus ini dipraktikkan ketika Anda harus antri di gerbang tempat menempelkan kartu elektronik Commet (Commuter Electronic Ticketing) yang ternyata sangat lambat responsnya itu (lebih cepat yang manual). Apalagi jumlah gerbangnya sedikit, cuma 2-3 buah,…

Shalawat, Salam, dan Doa untuk Nabi Muhammad SAW

Image
Shalawat, Salam, dan Doa untuk Nabi Muhammad SAW

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam untuk Nabi Muhammad
Sebanyak orang yang memberi shalawat padanya
Dan sebanyak orang yang tidak memberi shalawat padanya

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam untuk Nabi Muhammad
Sebanyak ikan-ikan, hewan, dan tumbuhan yang pernah hidup di bumi ini

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam untuk Nabi Muhammad
Sebanyak sel-sel dari makhluk-makhluk hidup tersebut

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam untuk Nabi Muhammad
Sebanyak bintang-bintang yang ada di langit

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam untuk Nabi Muhammad
Sebanyak atom-atom yang membentuk benda-benda langit tersebut

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam untuk Nabi Muhammad
Sebagaimana yang sepantasnya dan secukupnya untuk beliau

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam untuk Nabi Muhammad
Sebanyak pintu-pintu rezeki yang Engkau bukakan

Ya Allah, berilah tempat kedudukan dan derajat yang tertinggi untuk Nabi Muhamma…

Inilah Contoh Lingkaran Setan (Soal Upah Buruh & Harga)

Image
Presiden KSPI yang juga Sekjen KAJS Said Iqbal menyatakan, dalam menyikapi turunnya daya beli buruh 30 persen akibat kenaikan harga BBM dan diperparah dengan inflasi yang meningkat tajam, serta akibat mahalnya harga-harga barang pada saat Ramadhan, lebaran, Natal dan Tahun Baru, maka serikat pekerja akan memperjuangkan kenaikan upah minimum 2014 adalah sebesar 50 persen.....

Komentar saya:
Inilah contoh "lingkaran setan." Dengan alasan upah buruh naik 50 persen (dan karena pengusaha diporotin/diperas terus oleh para pejabat/penguasa korup), pengusaha akan menaikkan harga jual produknya ke konsumen. Mereka tak mau rugin dong...

Akibatnya, harga-harga barang pun naik (dan buruh --yang juga termasuk konsumen-- harus membayar harga lebih mahal). Dalam prosesnya kemudian, dengan alasan harga-harga sudah naik, terus buruh akan minta upahnya dinaikkan lagi. Upah naik, dan pengusaha pun lalu menaikkan lagi harga jual produk-produknya. Dan begitulah seterusnya.... menjadi lingkaran s…

Istri Saya di Tempat Wisata

Image
Istri saya Yuliandhini kadang-kadang suka nggak sadar bahaya kalau lagi keasyikan di tempat wisata. Banyak makhluk buas di mana-mana. Namun, seganas-ganasnya ikan hiu di laut, masih lebih berbahaya buaya darat...he...he...he...

(Ini adalah foto yang dipulas dengan photoshop oleh putri saya, Syarifa Amira, yang baru naik ke kelas II SMP di pesantren di Anyer).

Jakarta, 17 Juli 2013
Satrio Arismunandar

Syarifa Amira (Rifa), Putri Saya yang Penggemar UFO dan Aliens

Image
Hari minggu, 14 Juli 2013, saya dan istri mengantar putri saya nomor 2, Syarifa Amira, ke pesantrennya di Anyer, Banten. Rifa naik ke kelas II SMP sehingga pindah asrama, dari asrama Fatimah ke asrama Ruqoyyah. Selain membawa berbagai perlengkapan yang dibutuhkan untuk sampai 2 minggu mendatang (menjelang Idul Fitri, pesantren akan libur lagi), Rifa membawa buku-buku buat bacaan.

Selain Al-Quran yang bacaan wajib, dia meminjam buku-buku saya berbahasa Inggris, yang mungkin agak "tidak lazim" untuk siswa kelas II SMP. Yaitu, buku tentang fenomena UFO dan aliens, seperti UFO Encyclopedia, Gulf Breeze Sightings (laporan penampakan UFO), Dimensions (penculikan manusia bumi untuk eksperimen dan mutilasi hewan ternak oleh yang diduga aliens), Area 51 Roswell (lokasi rahasia pesawat UFO yang jatuh dan disembunyikan militer AS).

Saya memang hobi mengkoleksi buku-buku macam itu (misteri piramid, UFO, aliens, rahasia peradaban kuno, segitiga Bermuda, Atlantis, dan sebagainya).

Dari em…

Percakapan Anak Saya, Rifa, dan Istri Saya

Image
Ini peristiwa dalam perjalanan dengan mobil, dari Depok menuju Anyer, saat saya dan istri mengantar putri saya, Syarifa Amira (Rifa) ke pesantrennya, hari Minggu (14 Juli). Istri saya memulai percakapan soal puasa: "Puasa bulan ini enak ya? Banyak hujan turun, jadi tidak panas. Puasa rasanya lebih ringan..."

"Hati-hati, Mama. Banyak hujan itu justru berarti menunjukkan kekacauan cuaca. Ada global warming. Entah nanti akan terjadi apa," tukas Rifa.
"Kamu tahu dari mana semua itu?" tanya istri saya.
"Dari internet, Ma. Kan tinggal browsing saja, banyak yang bisa diketahui," jawab Rifa.

Saya diam saja, cuma berpikir-pikir. Tampaknya generasi muda sekarang akan mengalahkan orangtuanya dalam mengetahui informasi, dan beradaptsi, menyiapkan diri menghadapi masa depan.

Juli 2013
Satrio Arismunandar.

Menyimak "Gerakan Besar" untuk Menghambat Jokowi Jadi Capres 2014

Image
Saya perhatikan, saat ini banyak politisi, "pengamat" atau "peneliti survey" yang bicara seolah-olah penuh pertimbangan rasional dan balanced, seolah-olah obyektif, seolah-olah tidak punya kepentingan atau mewakili kepentingan tertentu, seolah-olah bicara untuk kebaikan Jokowi dan untuk kebaikan rakyat. Mereka bicara soal prospek Jokowi maju sebagai capres 2014.

Ada yang bilang, sebaiknya Jokowi menyelesaikan masa jabatan Gubernur DKI dulu sebelum maju sebagai capres. Ada yang bilang, Jokowi harus jadi ketua partai dulu biar punya pengalaman "berpolitik" dan "berkomunikasi dengan pemimpin-pemimpin parpol." Argumennya ada yang seolah-olah masuk akal, tetapi menurut saya lebih banyak yang terkesan dibuat-buat, artifisial, dan mengada-ada. Ada yang bilang 2014 itu jatah untuk para tokoh senior, sedangkan Jokowi sebagai yang generasi muda sebaiknya maju 2019.

Tetapi ujung-ujungnya semua politisi, "pengamat, "analis survey" itu satu ke…

Hikmah Kejujuran dan Dua Bule Nyasar (Joke Ramadhan)

Image
Alkisah ada dua bule non-muslim terdampar di gurun pasir. Sebut saja nama mereka George dan Michael. Saat hampir mati kelaparan dan kehausan yang luar biasa, tiba-tiba mereka melihat ada mata air dan sebuah masjid. Mereka bertatap muka, mencari ide.

Michael punya ide. Dia berkata: "Hai, George. Kita harus pura-pura menjadi muslim. Kalau tidak, mungkin kita ditolak masuk masjid. Aku akan mengganti namaku menjadi Mahmud." Namun Goerge menolak usul Michael. "Aku tidak mau berpura-pura menjadi orang lain. Aku tetap George," ujarnya.

Mereka lantas menuju masjid itu dengan sedikit rasa khawatir. Imam masjid ternyata menerima mereka dengan senang hati dan tak lupa menanyakan nama mereka. "Salam, wahai musafir, siapa nama Anda?" kata imam masjid, sembari berjabat tangan dengan kedua bule itu.

"Nama saya Mahmud," kata Michael.
"Nama saya George," kata George.
Imam masjid itu berkata lagi: "Silakan kalian masuk untuk berteduh dan beristira…

Hobi Baru Ahok, Bolak-Balik ke Toilet

Image
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok boleh berani, vokal, galak dan tegas, tapi di bulan puasa saat ini terlihat kelemahannya. Seperti dilaporkan koran Tempo, sekarang Ahok sering bolak-balik ke toilet.

Apa pasal? Ternyata dia lemes dan menderita sekali jika nggak makan, padahal Ahok banyak harus memimpin rapat. Tetapi mau makan di depan pegawai-pegawai DKI yang berpuasa, sebagai non-muslim, dia merasa tidak enak hati. Jadilah Ahok sering bolak-bolak ke "toilet" (yang artinya, Ahok sedang "mengisi energi").

Hobi kedua, Ahok jadi bersemangat jika diminta menggantikan atau mewakili Gubernur Jokowi, yang diundang berbuka puasa di mana-mana. Jokowi tentu tak bisa menghadiri semua undangan itu. Nah, Ahok tampak gembira banget di acara buka puasa, apalagi jika ada makanan-makanan favoritnya. Selamat bekerja dan eh.. selamat makan, Pak Ahok!

Jakarta, 17 Juli 2013
Satrio Arismunandar

Percakapan Jokowi - Megawati (Rekaan dari Gerak Bibir)

Image
Mega: Kamu tenang aja, Wi. Nggak usah ikut konvensi capres Partai Demokrat yang nggak mutu itu. Kamu kan sudah jelas saya dukung buat maju pilpres 2014.

Jokowi: Terimakasih, Bu Mega, atas kepercayaannya. Saya sebetulnya tidak ambisi jadi presiden, wong tanggung jawab saya mengurus DKI Jakarta juga sudah berat kok. Tetapi sebagai kader PDI Perjuangan, saya nurut saja apa kata Bu Mega...

Mega: Tetapi ada syaratnya...

Jokowi: Apa itu, Bu?

Mega: Mbok kamu makan lebih banyak, biar agak gemukan gitu. Kan nggak pantes kalau jadi Presiden badannya kurus kering, nanti dikira orang luar kita ini negara miskin yang kekurangan pangan. Seperti saya gitu lho....

Jakarta, 12 Juli 2013
Satrio Arismunandar.

Mengapa Konvensi Capres Partai Demokrat Tidak Bergaung dan Tidak Punya Gereget?

Image
Konvensi untuk memilih calon presiden yang akan digelar Partai Demokrat terkesan tidak bergaung, tidak punya gereget, bahkan terkesan "tidak penting" di mata publik. Konvensi ini akan makin terasa tak bermakna jika calon-calon yang tampil tidak punya popularitas selevel Prabowo Subianto, Dahlan Iskan, dan Jokowi.

Satu-satunya yang membuat konvensi ini layak diliput (jika tidak ada keikutsertaan calon-calon populer tersebut) hanyalah bahwa karena jumlah kursinya di DPR yang mayoritas, maka Demokrat bisa memainkan kartu untuk mengajukan capres sendiri. Itu saja.

Ini beberapa faktor yang membuat konvensi itu kurang gereget:
1. Partai Demokrat sendiri sedang banyak dirundung masalah, tersangkut kasus korupsi yang menimpa kader-kadernya (Nazaruddin, Andi Mallarangeng, Anas Urbaningrum, Angelina Sondakh, dll). Jadi seumpama mau bikin pesta, tetapi karena gedung tempat pestanya kotor penuh sampah, jadi terkesan tidak menarik bagi publik.

2. Partai Demokrat sendiri tidak punya kade…

Barack Obama Kirim 4 Pesawat Tempur F-16 Buat Militer Mesir (yang Baru Saja Melakukan Kudeta)

Image
Presiden AS Barack Obama mengatakan, akan tetap mengirim 4 pesawat tempur F-16 untuk militer Mesir, sesuai kesepakatan pemberian bantuan lama antara AS dan militer Mesir. Padahal militer Mesir baru saja melakukan kudeta terhadap pemerintahan Presiden Mohammed Moursi, yang terpilih secara demokratis.

Pemerintah AS dengan tanpa malu-malu tidak menyebut tindakan militer Mesir itu sebagai "kudeta." Itu dilakukan untuk mengakali undang-undang AS sendiri, yang secara tegas melarang pemberian bantuan pada rezim/militer asing, yang melakukan kudeta terhadap pemerintah yang dipilih secara demokratis.

Militer Mesir, yang jenderal-jenderalnya adalah lulusan sekolah militer Amerika dan lama jadi binaan Amerika, memang beruntung. Nasib baik seperti ini tidak dialami oleh TNI, yang pernah terkena embargo militer bertahun-tahun oleh Amerika atas tuduhan pelanggaran HAM, sehingga pesawat F-16 milik TNI-AU tidak bisa terbang karena kehabisan suku cadang. Padahal dalam kasus kudeta di Mesir…

Godaan Bulan Puasa (Cewek-cewek Cakep Ngajak Kenalan)

Image
Kenapa sih banyak cewek cakep (biasanya dari fotonya terlihat bukan orang Indonesia) ngirim message ke inbox FB-ku ngajak kenalan. Belum apa-apa udah pake "kisses" segala seperti di bawah ini. Biasanya semua tidak aku tanggapi. Maksudnya apa ya?

--Nice profile of yours, my name is XXXX,a single girl and i will be please to make friends with you, here is my email XXXXXXX@yahoo.com so that we can correspond better on email and to send you photo,
bye and kisses!


Jakarta, 12 Juli 2013
Puasa Ramadhan hari keempat
Satrio Arismunandar

Rasanya Ingin Jadi Reporter dan Meliput Lagi di Timur Tengah...

Image
Gatal dan gemas rasanya. Melihat pergolakan politik di Mesir, kudeta militer terhadap Presiden Mohammed Moursi, dan berbagai aspek konflik politik lain di sana yang ramai jadi pemberitaan media internasional. Belum lagi konflik berdarah di Suriah yang memakan banyak korban.

Rasanya ingin jadi reporter lagi, terjun ke lapangan, meliput dan melaporkan langsung dari lokasi konflik di Timur Tengah. Seperti tahun 1990 dan 1991, ketika masih jadi reporter desk luar negeri Harian Kompas, aku meliput Perang Teluk antara Irak melawan pasukan multinasional yang dipimpin Amerika.

Bersama Rizal Mallarangeng dan Taufik Rahzen kami bergabung dengan kelompok perdamaikan Gulf Peace Team yang dipimpin Yusuf Islam (Cat Stevens), berdiam di perbatasan antara Arab Saudi dan Irak. Waktu itu semangatnya ingin mencegah perang. Agak romantis, memang.

Lalu mengalami pecahnya perang hari pertama dengan pemboman hebat oleh pesawat-pesawat tempur pasukan koalisi AS di kota Baghdad. Waktu itu kami menginap di Ho…

Pentingnya Punya Niat Baik (Renungan Ramadhan)

Image
Ini adalah sebuah kisah rekaan, tetapi mungkin masuk akal juga. Alkisah, sesudah kiamat dan pengadilan akhirat, seorang karyawan kecil --yang selama di dunia selalu hidup pas-pasan (untuk tidak mengatakan hidup serba kekurangan) – dinyatakan masuk surga.

Oleh malaekat dikatakan padanya: “Inilah balasan atas amal ibadah kamu selama hidup di dunia. Kamu sudah membangun banyak rumah untuk fakir miskin, kamu menyantuni anak-anak yatim piatu, membuat panti asuhan untuk orang jompo, memberi lapangan kerja buat kaum difabel yang ditolak kerja di tempat lain, kamu membangun ekonomi kerakyatan yang berguna untuk kemaslahatan masyarakat, dan banyak kebaikan lainnya..”

Orang itu bingung dan terheran-heran, karena merasa tidak pernah melakukan semua amal itu di dunia. “Maaf, apakah tidak ada kekeliruan? Selama hidup di dunia, saya ini miskin. Boro-boro membangun rumah untuk fakir miskin, lha saya saja tidak punya rumah sendiri. Sampai meninggal, status rumah saya adalah mengontrak!” ujar orang …

Hanya 30-40 Persen Wartawan yang Digaji Layak

Image
Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen Eko Maryadi menyebutkan hanya ada sekitar 30%-40% wartawan Indonesia yang menerima gaji layak. Kesejahteraan wartawan pun masih sangat rendah. "Artinya ada 60%-70% wartawan Indonesia yang tidak mendapat kesejahteraan yang layak. Ini ironis karena kinerja wartawan hampir setara dengan legislatif. Bahkan disebut pilar keempat negara," ujar Eko dalam rapat dengan Komisi IX DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (9/7).

Ia juga menambahkan pertumbuhan media masa kini tidak berbanding lurus dengan kesejahteraannya. "Banyak wartawan tidak digaji memadai. Pertumbuhan media televisi dan online tidak sejajar dengan kesejahteraan wartawan," tambahnya.

Eko menyebut, kesejahteraan wartawan berada di titik nadir. "Kesejahteraan wartawan di titik nadir. Bahkan, di kampus-kampus, jurusan jurnalistik sudah tidak diminati lagi. Mengapa? Karena mereka melihat wartawan itu miskin! Siapa yang mau anaknya atau menantunya berprofesi wartawan d…

Mengapa Kudeta Militer Terhadap Presiden Morsi di Mesir oleh Barack Obama Tidak Disebut Sebagai "Kudeta?"

Image
Ternyata ada undang-undang di AS yang menyatakan, pemerintah AS tidak boleh memberi bantuan kepada pemerintah negara asing, yang melakukan kudeta terhadap pemerintah yang terpilih secara demokratis (baca: pemerintahan Presiden Mohammed Morsi, yang kebetulan orang Ikhwanul Muslimin).

Jika AS secara terbuka menyebut langkah militer Mesir itu sebagai "kudeta," berarti pemerintah AS (baca: CIA, NSA, dan berbagai badan intelijen Amerika lainnya) harus menyetop setoran uang kepada para jenderal, politisi, pengamat, dan agen-agen kompradornya di Mesir, yang sejak zaman Presiden Hosni Mubarak sudah menjadi antek Amerika.

Kita tahu sejak tercapainya perdamaian Mesir-Israel, banyak jenderal Mesir yang disekolahkan di AS dan lalu direkrut menjadi agen-agen Amerika. Ketika Morsi jadi Presiden, aparat lama warisan rezim Mubarak ini masih bercokol kuat (kira-kira sama seperti Golkar, yang masih bertahan di berbagai lembaga pemerintahan ketika Soeharto dipaksa berhenti jadi Presiden).

Ku…

Pemerintah (Menteri Kehutanan) Harus Segera Menyelamatkan Melani

Image
Namanya Melani, seekor Harimau Sumatera di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Ia kurus, hanya seperti tulang berbalut kulit. Pada usianya, seharusnya berat normal Melani adalah 100kg, namun beratnya hanya mencapai 60kg. Satu-satunya yang masih mengesankan adalah sorot matanya yang tajam namun butuh pertolongan. Ia tak berdaya dan memilih selalu berbaring di lantai dan rumput. Hampir semua makanan yang ia telan tak dicerna. Selain memuntahkan makanannya, ia juga menderita diare.

Bulan lalu, harimau bernama Razak juga mati karena penyakit paru-paru yang disebabkan kandang kecil dan kotor. Sekarang Melani dikhawatirkan usianya tak lagi panjang dan bahkan akan menghadapi euthanasia. Padahal spesies Harimau Sumatera seperti Melani sudah kurang dari 600 ekor di hutan-hutan Sumatera.

Maret 2012 lalu, satu-satunya jerapah koleksi KBS mati di kandangnya karena perutnya penuh dengan plastik. Selain jerapah, nasib buruk juga dialami satwa lain yang hidup bersama puluhan hewan lain di kandang sempit…

Seandainya di Zaman Nabi Muhammad SAW Sudah Ada Satelit dan Observatorium Bintang

Image
Saya merenung dan bertanya-tanya, bagaimana ya cara Nabi Muhammad SAW menentukan awal masuk bulan puasa, termasuk jam-jam sholat setiap harinya, jika di masa beliau hidup sudah ada satelit dan observatorium pengamat bintang, matahari, bulan, dan benda-benda langit lainnya?

Untuk menentukan awal mulainya bulan Ramadhan, apakah beliau akan mengandalkan kesaksian visual (pandangan mata) seseorang, yang mengaku dan bersumpah sudah melihat bulan? Dan, manakala cuaca sedang mendung dan daya pandang visual melemah, apakah Rasulullah akan menunggu awan mendung lenyap sebelum memutuskan (dengan risiko awal bulan puasa jadi mundur satu hari)?

Ataukah Rasulullah akan memerintahkan petugas pengawas satelit dan observatorium untuk menentukan di mana posisi bulan, dan lalu membuat keputusan berdasarkan data pengamatan observatorium itu?

Kenapa saya bertanya seperti ini? Saya bertanya begini karena kita SEKARANG sudah memiliki satelit, observatorium pengamat bintang, gedung tertinggi di dunia di Du…

Mayoritas Umat Islam Indonesia Mengandalkan Iptek dalam Ritual Ibadah Sehari-hari

Image
Sebetulnya secara implisit, tanpa banyak gembar-gembor, mayoritas umat Islam Indonesia sudah sangat mengandalkan (baca: percaya) pada produk hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, dalam pelaksanaan praktis ibadah sehari-hari. Jadi bukan cuma dalam menentukan kapan saat memulai puasa Ramadhan, menentukan kapan saat Idul Fitri, dsb.

Indikasinya sangat sederhana:
(1) Berapa persen sih umat Islam sekarang yang jika mau sholat merasa perlu melihat dulu ke langit dan memastikan posisi matahari, sebelum menyerukan adzan dan sholat? Bukankah mayoritas mereka tinggal melihat jadwal waktu sholat yang diedarkan MUI, atau yang biasa dimuat di suratkabar Republika atau Pos Kota, atau yang dicantumkan di kalender-kalender Hijriyah?

(2) Berapa persen sih umat Islam sekarang, yang jika mau berbuka puasa harus memastikan adanya berkas cahaya merah terakhir di langit senja sampai terbenam matahari (tanda masuknya waktu maghrib)? Bukankah mayoritas kita tinggal menunggu adzan di depan pesawat TV…

Peringatan dari Allah SWT untuk Kita Semua yang Masih Hidup

Image
Menjelang bulan puasa 2013 ini, setidaknya ada tiga orang yang saya kenal dan cukup dekat meninggal dunia. Mulai dari pengasuh saya yang menjaga sejak kecil, tetangga saya satu RT yang saat subuh sering bertemu di masjid, lalu teman aktivis era 1980-an yang dulu gigih melawan rezim Soeharto lewat aktivitas pers mahasiswa.

Ketika orang-orang yang dekat itu meninggal, mau tak mau saya jadi terpikir, apakah ini bukan semacam pertanda atau peringatan buat saya juga (yang kini sudah berusia di atas 50 tahun)? Apalagi kematian tidak memandang usia. Dari yang meninggal itu, ada yang lebih muda dari saya. Saat kematian datang, kita tidak bisa menolak, siap atau tidak siap.

Mungkin Allah SWT masih sayang pada kita, sehingga mengingatkan untuk membuat persiapan-persiapan menyambut kematian yang entah kapan tapi pasti terjadinya. Perjalanan akhirat itu sangat jauh dan panjang, sedangkan perbekalan dan persiapan kita sangat minimal. Semoga Allah SWT memperkuat dan selalu melindungi kita semua. Am…

Kenapa Manajemen PT Kereta Api Layak Mendapat Pahala Besar? (Joke Menyambut Ramadhan)

Image
Begini ceritanya: sejak pemberlakuan tarif baru progresif, naik KA Commuter menjadi jauh lebih murah. Tapi akibatnya, KA Commuter jadi penuh sesak tiap pagi, saat saya berangkat ke kantor, seperti ikan sarden dipepes. Orang yang biasa naik angkot atau bus, beralih naik KA Commuter. Orang yang biasanya naik KA Ekonomi, beralih ke Commuter. Sedangkan jumlah KA dan gerbongnya tidak bertambah.

Maka, setiap saat pintu gerbong terbuka di tiap stasiun, berjubel orang yang mau masuk ke gerbong. Sementara di dalam gerbong juga sudah sangat padat, dan ada penumpang yang mau keluar. Terjadilah desak-desakan yang bikin orang seolah-olah mau mati terdesak dan kehabisan napas.

Maka saya amati, di tiap stasiun saat terjadi jejal-jejalan semacam itu, keluarlah seruan-seruan seperti: Ya, ampuunnn! Tobaattt! Ya, Tuhan! Masya Allah! Astagfirullah! Malah saya tadi pagi melihat sendiri, ada penumpang dalam gerbong yang menghambur ke pintu gerbong untuk keluar sambil berseru "Allahu Akbar!" (mu…

Happy Birthday, My Darling!

Image
Pagi ini, ketika mau berangkat ke kantor, istriku bertanya: "Kamu ingat nggak, hari ini hari apa?"
"Wah, hari ini hari apa ya? Hari Jumat?" ujarku. Tapi otakku langsung berputar, pasti ada yang penting kalau istri sampai bertanya begitu. Akhirnya aku ingat, ini hari ulang tahunnya, 5 Juli.
"Ya, aku ingat. Ini hari ulang tahun kamu," kataku sambil mencium pipinya dan dahinya di depan anak-anak...(kalau mencium bagian lain tentu tidak boleh di depan anak-anak!)
Anakku terkecil, Fathan (4 tahun), merengek. Minta dipeluk dan di-sun juga. Ya begitulah....
Kehidupan rumah tangga memang harus bisa menghargai momen-momen kecil seperti ini, supaya hidup terasa lebih ringan dan indah...(meski diterpa kenaikan harga BBM, kenaikan harga sembako, cicilan ini itu yang belum lunas juga, dst...dsb...)

Selamat ulang tahun, my darling!


Jakarta, 5 Juli 2013
Satrio Arismunandar.

(NB: Sampai sekarang aku suka bertanya-tanya, kenapa sih perempuan ini mau menikah dengan aktivis…

Nasehat Jokowi Buat Elite Politik

Image
JOKOWI MEMBERI NASEHAT DAN MASUKAN KEPADA PARA TOKOH/ELITE POLITIK TENTANG BAGAIMANA CARANYA MEMIMPIN UNTUK RAKYAT, SEKALIGUS HIDUP BERSAMA RAKYAT, MEMAHAMI DAN MEMPERJUANGKAN ASPIRASI RAKYAT (BUKAN MENDAHULUKAN ASPIRASI ELITE POLITIK DAN KEPENTINGAN ASING)....

Tukiyem, Pengasuh Saya, Telah Wafat

Image
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun.... Telah wafat Tukiyem pada hari Kamis, 4 Juli 2013, subuh tadi. Dia bukan "orang besar," bukan pejabat, bukan tokoh, hanya "orang biasa" saja asal Wonogiri, Jawa Tengah, dan saya yakin tidak banyak yang mengenalnya.

Lahir pada 14 Oktober 1945, Tukiyem, atau saya biasa memanggilnya Mbok Yem, adalah pembantu rumah tangga di keluarga kami yang telah ikut bersama kami sejak saya masih berumur balita. Maka jika usia saya sudah di atas 50 th sekarang berarti dia sudah bersama kami selama 50 tahunan. Dialah yang ikut mengasuh saya ketika saya masih kecil.

Hubungan kami bukan lagi seperti pembantu-majikan, tetapi sudah seperti keluarga. Pernah ada keluarganya yang dari kampung mengajak dia pulang ke Wonogiri, tetapi Mbok Yem tidak mau. Pernah pula dia tinggal di Wonogiri mengikuti sanak kerabatnya, tetapi baru beberapa hari sudah merasa tidak betah, dan akhirnya Mbok Yem kembali ke lingkungan keluarga kami.

Dalam beberapa tahun terak…

Perilaku Korupsi di Jajaran Birokrasi dan Aparat Pemerintah

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Pelayanan sipil di Indonesia adalah mata rantai yang lemah dalam rantai akuntabilitas publik. Kalangan pegawai negeri sipil sendiri mengakui bahwa korupsi di lingkungan mereka merupakan problem serius. Dalam sejumlah survey, hampir separuh dari seluruh pejabat publik dilaporkan menerima pembayaran tidak resmi. Hanya sebagian kecil dari pendapatan seorang pejabat berasal dari gajinya.

Sekian macam tunjangan dan pembayaran, yang tidak diatur secara transparan, digunakan untuk menjalankan sebuah sistem patronase dalam setiap organisasi. Sebagai tambahan, pegawai negeri sipil memiliki akses terhadap sumber-sumber pendapatan yang legal maupun ilegal, mulai dari tunjangan menghadiri rapat, komisi kontrak-kontrak, penghindaran pajak, dan penugasan yang didanai anggaran pembangunan.

Aparat pemerintah, khususnya yang mengurus perizinan dan pajak, punya banyak peluang untuk korupsi (1). Banyak uang suap disetor oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia terutama untuk …

Perilaku Korupsi, Politik Dinasti, dan Nepotisme di Daerah

Image
Perilaku korupsi di daerah sudah semakin jamak. Targetnya adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hasil penelitian KPK menunjukkan, APBD dijadikan sasaran korupsi oleh sebagian pejabat pemerintah daerah dan DPRD. Ini melibatkan cukong politik dan cukong finansial. Setidaknya tercatat 1.890 laporan korupsi terjadi di sejumlah daerah, termasuk daerah pemekaran. Banyak kongkalikong terjadi dalam pemanfaatan dana alokasi umum dan dana alokasi khusus.

Sebut saja, misalnya, kasus penyelewengan APBD Kabupaten Garut 2004-2007 sebesar Rp 6,9 miliar, dengan tersangka Agus Supriadi, mantan Bupati Garut. Lalu, penyalahgunaan APBD Kabupaten Langkat tahun anggaran 2000-2007 sebesar Rp 91 miliar. Tersangkanya adalah mantan Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin, yang saat kasus itu terjadi masih menjabat sebagai Bupati Langkat. Penggerogotan keuangan daerah merupakan bentuk kejahatan, yang mengakibatkan banyak hak rakyat gagal ditegakkan.

Contoh lain adalah kasus pemborosan oleh Gub…

Etika dan Moralitas Menurut Sartre dan Kant (Part 2)

Image
Etika Kebebasan Sartre

Kant dan Sartre masing-masing secara terpisah menawarkan "imperatif moral," yang seperti Aturan Emas (Golden Rule), merupakan panduan umum satu-kalimat, yang bisa diperlakukan sebagai sebuah kerangka etis (ethical framework).

Sartre menyatakan, dalam menciptakan manusia yang kita inginkan untuk menjadi (seperti manusia) itu, tidak ada satu pun dari tindakan-tindakan kita yang pada saat yang sama tidak menciptakan citra manusia, sebagaimana yang menurut pikiran kita seharusnya memang demikian.

Untuk memilih menjadi yang ini atau yang itu, adalah untuk menegaskan pada saat yang sama, nilai apa yang kita pilih, karena kita tidak akan pernah bisa memilih kejahatan. Kita selalu memilih kebaikan, dan tidak ada yang bisa menjadi baik bagi kita tanpa menjadi baik bagi semua manusia. Artinya, dalam setiap tindakan apapun, saya menciptakan citra tertentu manusia, dari pilihan saya sendiri. Dalam memilih diri saya sendiri, saya memilih manusia.

Dalam setiap sa…