Penyakit Bangsa Kita: Mengurusi Hal Remeh Temeh, Mengabaikan Hal Penting

Salah satu problem bangsa ini (dan mungkin termasuk saya sendiri) adalah menyibukkan diri dengan hal-hal remeh temeh dan tidak penting, tetapi justru tidak memikirkan bahkan mengabaikan hal-hal penting.

Terakhir bahkan seorang Menteri, Roy Suryo, ikut berkomentar dan menjamin keaslian foto buatan Ibu Ani Yudhoyono yang dimuat di Instagram. Sempat terjadi perdebatan antara Ibu Ani dengan sejumlah orang, yang meragukan keaslian karya foto Ibu Ani, yang dianggap mirip rekayasa photoshop.

Ini sebetulnya soal remeh dan personal saja, tidak ada hubungannya dengan urusan negara. Posisi Roy Suryo sekarang adalah Menteri kabinet, bukan sekadar analis foto pinggir jalan, yang selalu mengomentari foto-foto skandal artis/selebriti.

Contoh lain: Pemerintah sibuk "menyiapkan mental masyarakat" agar tidak resah dengan kenaikan harga BBM. Tetapi bahkan sebelum harga BBM dinaikkan, harga-harga kebutuhan pokok sudah naik duluan karena sikap maju-mundur pemerintah, yang membuat para pelaku ekonomi berspekulasi.

Pemerintah justru tidak mengatasi sumber masalah sektor migas yaitu korupsi, penyimpangan, kebocoran, inefisiensi, dan ulah mafia migas, yang seolah-olah keberadaannya memang dipertahankan dan "direstui."

Alhasil setelah harga BBM naik, ekonomi justru terpuruk, nilai rupiah anjlok terhadap dollar AS, dan muncul kekhawatiran terjadi pelarian modal ke luar negeri, dan Indonesia terjerembab ke dalam krisis ekonomi baru.

Jakarta, 27 Agustus 2013
Satrio Arismunandar

Comments

Popular posts from this blog

MEMAHAMI KONVERGENSI MEDIA (MEDIA CONVERGENCE)

TANYA-JAWAB SEJARAH FILSAFAT YUNANI

Strategi dalam Industri Media (Contoh Model Five Forces Michael E. Porter)