Anak-anak saya yang Masih Siswa TK dan SMP Ternyata "Lebih Rasional" daripada Saya

Saya yang sudah berusia 50-an tahun ternyata "kalah rasional" dengan anak-anak saya, yang masih ABG dan yang masih sekolah di Playgroup dan TK. Sebetulnya sebagai mantan penulis cerpen, saya selalu mencoba membangkitkan daya imajinasi anak-anak. Jadi jika bepergian dengan mobil dan sedang bersama anak-anak, saya suka "bermain imajinasi."

Misalnya, saya pura-puranya sedang naik perahu di sungai yang luas atau naik kapal di lautan. "Awassss, di belakang ada ikan hiu gede! Ayo, Fathan, kabuurrr! Fawwaz, di sebelah kanan ada buaya gede! Tubruk saja dengan kapal!" kata saya pada Fathan dan Fawwaz, anak saya yang di Playgroup dan TK. Tetapi mereka tidak merespon. "Papa, kita sedang di jalan raya, bukan di laut," kata Fawwaz.

Kebetulan ada menara saluran listrik tegangan tinggi, terlihat di depan sebelah kanan mobil. Saya bilang ke Fathan (yang saya tahu penggemar film anak Samurai Rangers dan Ultraman), "Itu menara Akebono! Awas, nanti menaranya disihir dan berubah jadi monster!" Fathan dengan tampang culun bilang: "Papa, itu bukan menara Akebono. Itu menara listrik."

Kalau untuk putriku Rifa (yang sudah kelas 8 atau SMP di pesantren Nurul Fikri), aku suka mengumpamakan mobil yang kami tumpangi sebagai pesawat luar angkasa. Aku pura-puranya sebagai pilot pesawat luar angkasa, seperti Hans Solo di film Star Wars, yang menghubungi stasiun angkasa yang menjadi markas besar.

"Headquarter 6, di sini pesawat angkasa Thunderbird 1, minta izin untuk mendarat di hanggar. Navigator Rifa! Bagaimana kondisi mesin pesawat? Siap untuk landing? Turunkan kecepatan Warp ke 2 kali kecepatan cahaya!" Rifa yang duduk di belakang cuma berkomentar: "Papa ini lagi ngapain sih?"

Memang payah! Anak-anak sekarang tidak punya imajinasi. Mereka mungkin tidak pernah diajari atau dirangsang untuk mengembangkan daya imajinasi di sekolah. Atau memang saya yang terlalu suka berkhayal? Entahlah.

Jakarta, 16 September 2013
Satrio Arismunandar.

Comments

Popular posts from this blog

MEMAHAMI KONVERGENSI MEDIA (MEDIA CONVERGENCE)

TANYA-JAWAB SEJARAH FILSAFAT YUNANI

Strategi dalam Industri Media (Contoh Model Five Forces Michael E. Porter)