Beda "Kebenaran Ilmiah" dan "Kebenaran Politik"

Pada sebuah kuliah umum di Fakultas Pasca Sarjana Unsoed (Universitas Jenderal Soedirman) pertengahan September 2013, seperti diungkapkan seorang rekan di milis, dari dialog yang cukup ramai muncul istilah yang tampaknya sangat perlu kita fahami. Yaitu, perbedaan antara "kebenaran ilmiah " dan "kebenaran politik".

Dicontohkan: Secara ilmiah, kita semua sepakat bahwa matahari terbit dari arah Timur. Tapi kalau wakil-wakil rakyat di gedung DPR Senayan sana membikin voting, dan yang menang adalah pernyataan bahwa "matahari terbit dari arah Barat," ya itulah yang akan berlaku di negeri ini.

Walaupun "kebenaran politik" karya politisi DPR itu tidak waras sama sekali, tapi undang-undangnya bilang begitu dan semua rakyat harus mengikuti. Tampaknya itulah yang terjadi di Indonesia saat ini ya?

Jadi, tampaknya yang harus kita lakukan sekarang adalah: "Berjuang keras dan mengupayakan agar rakyat Indonesia bisa memilih dengan cerdas dan benar wakil-wakilnya yang akan duduk di Senayan." Pilihlah wakil rakyat yang waras, punya ilmu dan kemampuan, idealisme berbangsa dan bernegara, dan berhati-nurani. Semoga pada 2014 rakyat tidak ditipu lagi seperti pemilu 2009.

Jakarta, 23 Sept 2013
Satrio Arismunandar

Comments

Popular posts from this blog

MEMAHAMI KONVERGENSI MEDIA (MEDIA CONVERGENCE)

TANYA-JAWAB SEJARAH FILSAFAT YUNANI

Strategi dalam Industri Media (Contoh Model Five Forces Michael E. Porter)