Nasehat Almarhum Habib Munzir Al-Musawa tentang Makanan

Kutipan Pernyataan Habib dari blognya:
Curigalah, misalnya Anda selalu melakukan ibadah dengan taraf tertentu, lalu setelah makan di restoran fulan, atau beli gorengan dari penjual gorengan, atau setelah makan suatu makanan, maka saat anda ibadah terasa sangat berat, malas, dan serba gundah.

Lalu coba hindari makanan itu. Jika Anda kembali pada kesempurnaan ibadah yang biasa Anda capai, maka telah jelas makanan yang Anda makan saat itu mengandung hal yang haram.

Makanan halal memicu pada semangat beribadah, dan malas berbuat mungkar.

Sedangkan makanan haram memicu malas berbuat pahala dan semangat berbuat dosa.

Makanan syubhat ada ditengah2nya, bisa mengandung yang haram, bisa tidak. Maka saya tak mau spekulasi.

Jakarta, 16 September 2013
Satrio Arismunandar

Comments

Popular posts from this blog

MEMAHAMI KONVERGENSI MEDIA (MEDIA CONVERGENCE)

TANYA-JAWAB SEJARAH FILSAFAT YUNANI

Strategi dalam Industri Media (Contoh Model Five Forces Michael E. Porter)