Posts

Showing posts from October, 2013

Membangun "Kekuatan Senyap" TNI Angkatan Laut di Perairan Indonesia

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Rusia menawarkan hibah 10 kapal selam bekas ke Indonesia. Meskipun TNI-AL sangat butuh tambahan kapal selam, agar memberi dampak penangkal yang kuat di kawasan, pemerintah harus cermat agar “transaksi hibah” ini tidak merugikan Indonesia.

Persaingan pengaruh antar negara, untuk menjalin ikatan jangka panjang dengan negara mitra yang potensial menguntungkan, adalah hal biasa. Maka, tidak mengherankan jika langkah pemerintah Amerika, yang pada 2011 menawarkan hibah 24 pesawat tempur F-16 bekas untuk Indonesia, kini diimbangi oleh Rusia. Rusia menawarkan hibah 10 kapal selam bekas milik Angkatan Laut Rusia. Sepintas, tawaran ini amat menggiurkan.

TNI Angkatan Laut memang sangat membutuhkan kapal selam, sebagai alat utama sistem persenjataan yang memiliki sifat taktis khusus. Kapal selam memiliki reka bentuk dan tingkat teknologi, yang dapat melaksanakan berbagai operasi dengan tingkat kerahasiaan dan risiko tinggi. Kapal selam adalah “kekuatan senyap” yang memili…

Retaknya Kemesraan Antara Dua Sekutu Lama (Amerika dan Arab Saudi)

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Gusar karena merasa “dikhianati” Amerika, Arab Saudi menolak posisi sebagai anggota tak-tetap di Dewan Keamanan PBB. Sumber utama kegusaran Saudi adalah kegagalan AS mewujudkan aksi militer ke Suriah dan terjadinya pendekatan diplomatik AS-Iran.

Marah, kecewa, dan frustrasi. Itulah yang kini dirasakan oleh penguasa monarki Arab Saudi. Negara yang kaya minyak ini biasanya selalu mengandalkan keselamatan rezimnya, serta perlindungan dari ancaman tetangga-tetangganya, pada payung militer Amerika Serikat. Tetapi dalam langkah yang tidak biasa, kali ini Saudi menyatakan kegusaran pada Washington.

Pada 23 Oktober 2013, pimpinan intelijen atau Sekjen Dewan Keamanan Nasional Saudi, Pangeran Bandar bin Sultan, menginformasikan pada sejumlah diplomat Eropa di Jeddah bahwa Saudi akan melakukan “pergeseran strategis” dan membatasi interaksi dengan sekutu lamanya, Amerika. Kalau Bandar sampai bicara begitu, pasti bukan asal bicara.

Bandar, yang selama 22 tahun menjabat seb…

Undangan Menulis tentang Jokowi di Suratkabar "Sentana"

Image
ANDA TERMASUK WARGA PENDUKUNG JOKOWI? ANDA DIAJAK UNTUK MENULIS ARTIKEL TENTANG JOKOWI DI SURATKABAR SENTANA --

Kerja sama dengan HU Sentana, Relawan Jokowi setiap hari mengisi rubrik Jokowi Capres, di halaman satu kiri atas (kuping kiri), sudah terealisasi.

Tulisan pertama sudah dimuat Jumat (25/10). Relawan Jokowi diminta berpartisipasi. Panjang tulisan, 4.000 sampai 5.000 karakter. Usahakan ada foto yang sifatnya memperkuat isi tulisan (tidak harus). Isi, apa saja tentang Jokowi, mulai dari kesan, masukan, harapan, analisis, atau apa saja yang sekitar Jokowi sebagai Capres.

Kirim naskah ke sihol.manullang@gmail.com. Email jangan berupa lampiran, langsung saja sebagai teks.

Apa hebatnya menulis Jokowi di Sentana? Kehebatan terletak pada target pembaca Sentana yang menengah ke bawah, kelompok yang hanya sedikit terjangkau oleh media sosial. Melalui rubrik ini, kita mempunyai media untuk berdialog dengan mereka.

Pada hari yang sama, tulisan juga akan dimuat dalam sentanaonline.com, da…

Ketika Presiden SBY Sudah Tidak Punya Rahasia Lagi

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Badan Keamanan Nasional Amerika telah menyadap komunikasi telepon 35 pemimpin dunia, yang nomor kontaknya diberikan oleh pejabat pemerintah AS. Patut diduga, Presiden Indonesia termasuk salah satu yang menjadi korban penyadapan.

Di kalangan intelijen Amerika, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tampaknya sudah tidak punya rahasia lagi. Pembocoran berbagai dokumen rahasia oleh Edward Snowden, mantan karyawan CIA (Badan Intelijen Pusat AS) yang kini “mengungsi” ke Rusia, mengisyaratkan hal itu.

Menurut bocoran isi dokumen yang dilaporkan Guardian, Oktober 2013, Badan Keamanan Nasional Amerika atau NSA (National Security Agency) telah memantau percakapan telepon 35 kepala negara di dunia. Sangat mungkin, salah satu kepala negara yang disadap itu adalah SBY.

Menurut memo rahasia bertanggal Oktober 2006 yang dibocorkan Snowden, NSA mendorong pejabat-pejabat senior di departemen-departemen yang menjadi “pelanggan” data NSA --seperti Gedung Putih, Departemen Luar Nege…

Joke - Kegigihan Wartawan Menghadapi Pejabat yang Membantah 1.000 Persen

Image
Seorang petinggi negara marah-marah, disebut dekat dengan seorang perempuan, yang konon broker politik dan pelaku korupsi kelas atas. "Itu salah 1.000 persen!" tegasnya.
Untung si wartawan tidak menerima begitu saja. "Mungkin tuduhan itu salah, tapi tidak sepenuhnya salah. Bisa jadi ada 900 persen benar?" tanyanya lagi.

"900 persen juga salah!" bentak si pejabat.
"Mungkin 800 persen benar?" si wartawan tetap gigih.
"900 persen juga salah!" bantah si pejabat.
"Mungkin 800 persen benar?"
"800 persen juga salah!"
"Mungkin 700 persen benar?"
"700 persen juga salah!"
"Mungkin 600 persen benar?"
"600 persen juga salah!"
"Mungkin 500 persen benar?"
"500 persen juga salah!"
"Mungkin 400 persen benar?"
"400 persen juga salah!"
"Mungkin 300 persen benar?"
"300 persen juga salah!"
"Mungkin 200 persen benar?"
"200 …

Media Perjuangan Sektor Informal Pendukung Jokowi

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Relawan pendukung Jokowi bekerjasama dengan Harian Umum Sentana, untuk menggalang suara dari kalangan menengah ke bawah. Penggalangan dukungan lewat media cetak, media online, dan media sosial diharapkan makin memantapkan posisi Jokowi, untuk diajukan sebagai calon presiden 2014.


Kalau dalam ekonomi dikenal adanya sektor formal dan informal, dalam penggalangan dukungan untuk kandidat pemilihan presiden 2014 rupanya juga ada hal serupa. Penggalangan formal adalah yang dilakukan oleh partai politik beserta jajaran dan struktur kelembagaannya. Sedangkan penggalangan informal adalah yang dilakukan oleh rakyat, tanpa keterkaitan dengan struktur organisasi partai politik.

Penggalangan dukungan resmi lewat partai politik mungkin makan waktu lama, karena harus melalui birokrasi internal. Ia juga butuh restu sana-sini dari jajaran elite partai untuk leluasa bergerak. Namun prakarsa rakyat bisa jalan sendiri secara otonom, dan bisa lebih sigap dari langkah partai. Itu…

Hubungan RI-Australia: Sahabat yang Butuh Selalu Diyakinkan

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Meski cukup dekat, hubungan Indonesia dan Australia masih mengalami beberapa ganjalan. Rencana Australia mengusir para pencari suka dengan cara “keras” di perairan perbatasan, serta isu separatisme Papua, telah memicu sentimen kedaulatan nasional Indonesia.

Ini bukan serangan teroris, tetapi cukup mengejutkan petugas Konsulat Australia di Bali. Tiga pemuda asal Papua memanjat pagar tembok, lalu menduduki gedung konsulat itu hari Minggu pagi, 6 Oktober 2013. Saat itu di Pulau Dewata sedang akan berlangsung hajatan besar, yaitu pertemuan puncak pemimpin APEC (Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik). Banyak wartawan media asing datang, sehingga aksi Markus Jerewon (29), Yuvensius Goo (22), dan Rofinus Yanggam (30) ini memang sengaja untuk mencari perhatian internasional.

Dalam surat yang diserahkan kepada staf konsulat, tiga anggota Aliansi Mahasiswa Papua ini tidak terang-terangan menuntut kemerdekaan Papua, tapi cuma meminta pemerintah Australia di bawah Perdana Mente…

Malam Pengantin Seorang Pengamat Politik

Image
Bulan di atas Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, malam itu tampak temaram. Laki-laki paruh baya, yang sering jadi komentator politik di Facebook dan pembicara di sejumlah seminar tentang politik nasional itu tampak gelisah. Malam ini harusnya jadi malam pengantinnya. Tamu-tamu sudah pulang. Dia sudah berdua di kamar dengan istrinya, yang baru menjalani akad nikah tadi pagi.

Sang istri ikut bingung dengan perilaku suaminya. "Mas, kamu mikiran apa sih? Dari tadi kok seperti mumet gitu?"
"Aku resah memikirkan, negara ini mau jadi apa ya? Bagaimana nasib rakyat jika semua elite politiknya rusak? Terakhir bahkan Ketua Mahkamah Konsitusi pun ditangkap karena kasus suap..." ujar laki-laki itu.

"Sudah jangan bicara politik lagi," tukas istrinya. "Bicara yang lain saja."
"Bicara apa?" tanya laki-laki itu sambil menatap istrinya.

"Untuk malam ini, aku hanya ingin kamu bicara tentang satu hal saja. Tentang Cinta," ujar istrinya.

J…

Soal UTS Modern Media Writing - Menulis Feature Profil Seseorang

Image
Buatlah sebuah Feature tentang profil Dian Apriliani, berdasarkan hasil wawancara di bawah:

WAWANCARA DENGAN DIAN APRILIANI

Coba ceritakan tentang diri kamu!


Perkenalkan nama saya Dian Apriliani, biasa dipanggil Dian. Saya lahir pada 3 April 1990 di RSUD Ciamis, Jawa Barat. Berdasarkan horoskop, tanggal tersebut merupakan milik orang-orang Aries. Lebih tepatnya saya lahir Jumat pagi jam 6.00. Saya anak pertama dari empat bersaudara. Kata ibu, saya lahir dengan berat 3,3 kg dan panjang 33 cm. Lucu ya? Angkanya kebetulan serba 3. Saya terlahir secara normal. Sejak lahir sampai SMA, saya tinggal bersama orangtua di sebuah desa kecil. Persisnya Desa Leuwiliang No. 29 RT 07/04, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat.

Bagaimana latar belakang orangtua dan keluarga kamu?

Keluarga saya merupakan keluarga kecil yang Alhamdulillah sejahtera. Ayah saya Abriyanto dan ibu bernama Ratih Wiryanti. Ayah saya bekerja sebagai mandor di sebuah perkebunan teh, sedangkan ibu bekerja se…