Posts

Showing posts from April 4, 2013

Gerilya Pihak Asing untuk Memperpanjang Penguasaan Blok Migas Mahakam

Image
Kontrak blok sumur gas Mahakam di Kalimantan Timur akan berakhir 2017. Pihak asing yang takut pada ketidakpastian politik, di mana pemimpin baru RI 2014 mungkin akan tidak memperpanjang kontrak (dan bahkan mengalihkan pada Pertamina), kini "bergerilya" dengan memanfaatkan antek-anteknya di pemerintahan rezim SBY, supaya kontrak itu diperpanjang sekarang saja. Tidak perlu menunggu sampai mendekati 2017, ketika Presiden RI sudah berganti.

Pihak asing sudah melihat tren bangkitnya nasionalisme anak negeri. Lahirnya generasi baru yang percaya diri, yakin pada kemampuan bangsa sendiri untuk mandiri, tidak membebek di bawah ketiak asing.

Perusahaan minyak asing takut, penguasa baru tidak bisa disetir sesukanya lagi. Jadi mumpung rezim neoliberal SBY sekarang masih tunduk dan bisa dikendalikan, bagi mereka kini harus ada kepastian kelanjutan kontrak untuk pihak asing.

Kawan-kawan, jangan biarkan pihak asing menguras kekayaan alam Indonesia dengan menyisakan recehan untuk anak n…

Acara Perpisahan di News Trans TV, 17 Juli 2012

Image
Pada acara perpisahan crew News Trans TV yang mundur, Selasa sore (17 Juli 2012), teman-teman yang masih bertahan menyerahkan kenang-kenangan sebuah foto besar potret saya, yang didesain secara unik dari puluhan/ratusan foto kecil...

Ini surprise buat saya. Ternyata rasa kekeluargaan di News Trans TV sangat tinggi. Itu tampak ketika melihat betapa sulitnya acara perpisahan ini bubar. Secara spontanitas, tanpa diatur dan diorganisir, momen perpisahan ini mengalir alami begitu saja.

Ada tangis keharuan yang tidak dibuat-buat... Kebersamaan dan ikatan emosional/batin ini lebih tinggi nilainya dari sekadar pencapaian share/rating dan sales, meski owner media mungkin tidak sependapat... Ternyata kita tidak sendirian..... Dan kita tidak akan pernah sendirian.....

Jakarta, Juli 2012
Satrio Arismunandar
Mantan Executive Producer
HP: 081286299061

Joke Politik - Cita-cita Siswa SD 2013

Image
Alkisah, Ibu Guru berdialog dengan para siswa SD di kelas, tentang perlunya punya cita-cita tinggi. Kebetulan saja, nama siswa-siswa ini mirip nama sejumlah tokoh politik. Jadi tolong jangan dipolitisir.

Begini dialognya:
Ibu Guru: Angie, cita-cita kamu ingin jadi apa?
Angie: Jadi anggota DPR, Bu Guru....

Ibu Guru: Aduuh, bagus. Kalau kamu, Anas?
Anas: Ingin jadi Ketua Partai besar, Bu...

Ibu Guru: Wah, bagus juga. Andi, apa cita-citamu?
Andi: Ingin jadi menteri, Bu...

Ibu Guru: Hebat! Nah, bagaimana dengan kamu, Susilo?
Susilo: Saya ingin jadi Presiden, Bu Guru!

Ibu Guru: Ibu sangat salut. Sekarang kamu, Samad. Ingin jadi apa jika sudah dewasa nanti?
Samad: Ingin jadi Ketua KPK, Bu Guru.

Ibu Guru: Itu juga bagus. Tetapi kenapa ingin jadi Ketua KPK?
Samad: Sebab ditakuti oleh anggota DPR, Ketua Umum partai besar, menteri, dan presiden, Bu...."


Jakarta, 2013
Satrio Arismunandar

Orang Indonesia Bangga Bersahabat dengan Koruptor Besar

Image
Mengapa koruptor banyak dan seolah-olah tidak pernah berkurang di Indonesia? Sederhana kok. Sebab tidak ada hukuman sosial buat para koruptor.

Para koruptor tetap diundang di acara perkawinan, bahkan sering diminta jadi saksi pula di acara yang sakral tersebut. Kalau seorang koruptor datang ke acara yang berkaitan dengan agama, ia malah diberi forum untuk berkotbah atau pidato tentang etika dan moral. Kalau ada acara salaman, banyak yang berebut ingin mencium tangannya. Kalau ada momen foto bersama, orang berebut ingin difoto di samping koruptor besar. Orang bangga bersahabat dan dekat dengan koruptor kakap, tapi malu jika punya teman maling ayam!

Selain itu, saat ini ada sebutan pujian untuk politisi koruptor yang tampil "manis" di depan publik. Terus terang, saya suka heran jika ada orang yang memuji politisi tertentu di sebuah partai besar(dari kubu manapun) sebagai figur yang "halus" dan "santun."

Menurut saya, tampilan luar itu bisa sangat mengecoh…

Nasehat Eyang Tahun 2113

Image
"Cucuku, belajarlah dari para politisi perusak bangsa kita 100 tahun yang lalu....

Kalau mau korupsi, jangan tanggung-tanggung. Tetapi korupsilah secara halus, lemah-lembut, sopan, dan santun...

Sehingga ketika sudah korupsi gila-gilaan, banyak rakyat dan fans mereka yang tidak percaya dia korupsi.

"Tidak mungkin tokoh yang begitu santun melakukan korupsi," kata para fans.

Jadi, cucuku, bahkan untuk jadi bajingan paling busuk pun harus ada etiketnya..."

===================
Satrio Arismunandar