Posts

Showing posts from July 9, 2013

Pentingnya Punya Niat Baik (Renungan Ramadhan)

Image
Ini adalah sebuah kisah rekaan, tetapi mungkin masuk akal juga. Alkisah, sesudah kiamat dan pengadilan akhirat, seorang karyawan kecil --yang selama di dunia selalu hidup pas-pasan (untuk tidak mengatakan hidup serba kekurangan) – dinyatakan masuk surga.

Oleh malaekat dikatakan padanya: “Inilah balasan atas amal ibadah kamu selama hidup di dunia. Kamu sudah membangun banyak rumah untuk fakir miskin, kamu menyantuni anak-anak yatim piatu, membuat panti asuhan untuk orang jompo, memberi lapangan kerja buat kaum difabel yang ditolak kerja di tempat lain, kamu membangun ekonomi kerakyatan yang berguna untuk kemaslahatan masyarakat, dan banyak kebaikan lainnya..”

Orang itu bingung dan terheran-heran, karena merasa tidak pernah melakukan semua amal itu di dunia. “Maaf, apakah tidak ada kekeliruan? Selama hidup di dunia, saya ini miskin. Boro-boro membangun rumah untuk fakir miskin, lha saya saja tidak punya rumah sendiri. Sampai meninggal, status rumah saya adalah mengontrak!” ujar orang …

Hanya 30-40 Persen Wartawan yang Digaji Layak

Image
Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen Eko Maryadi menyebutkan hanya ada sekitar 30%-40% wartawan Indonesia yang menerima gaji layak. Kesejahteraan wartawan pun masih sangat rendah. "Artinya ada 60%-70% wartawan Indonesia yang tidak mendapat kesejahteraan yang layak. Ini ironis karena kinerja wartawan hampir setara dengan legislatif. Bahkan disebut pilar keempat negara," ujar Eko dalam rapat dengan Komisi IX DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (9/7).

Ia juga menambahkan pertumbuhan media masa kini tidak berbanding lurus dengan kesejahteraannya. "Banyak wartawan tidak digaji memadai. Pertumbuhan media televisi dan online tidak sejajar dengan kesejahteraan wartawan," tambahnya.

Eko menyebut, kesejahteraan wartawan berada di titik nadir. "Kesejahteraan wartawan di titik nadir. Bahkan, di kampus-kampus, jurusan jurnalistik sudah tidak diminati lagi. Mengapa? Karena mereka melihat wartawan itu miskin! Siapa yang mau anaknya atau menantunya berprofesi wartawan d…

Mengapa Kudeta Militer Terhadap Presiden Morsi di Mesir oleh Barack Obama Tidak Disebut Sebagai "Kudeta?"

Image
Ternyata ada undang-undang di AS yang menyatakan, pemerintah AS tidak boleh memberi bantuan kepada pemerintah negara asing, yang melakukan kudeta terhadap pemerintah yang terpilih secara demokratis (baca: pemerintahan Presiden Mohammed Morsi, yang kebetulan orang Ikhwanul Muslimin).

Jika AS secara terbuka menyebut langkah militer Mesir itu sebagai "kudeta," berarti pemerintah AS (baca: CIA, NSA, dan berbagai badan intelijen Amerika lainnya) harus menyetop setoran uang kepada para jenderal, politisi, pengamat, dan agen-agen kompradornya di Mesir, yang sejak zaman Presiden Hosni Mubarak sudah menjadi antek Amerika.

Kita tahu sejak tercapainya perdamaian Mesir-Israel, banyak jenderal Mesir yang disekolahkan di AS dan lalu direkrut menjadi agen-agen Amerika. Ketika Morsi jadi Presiden, aparat lama warisan rezim Mubarak ini masih bercokol kuat (kira-kira sama seperti Golkar, yang masih bertahan di berbagai lembaga pemerintahan ketika Soeharto dipaksa berhenti jadi Presiden).

Ku…

Pemerintah (Menteri Kehutanan) Harus Segera Menyelamatkan Melani

Image
Namanya Melani, seekor Harimau Sumatera di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Ia kurus, hanya seperti tulang berbalut kulit. Pada usianya, seharusnya berat normal Melani adalah 100kg, namun beratnya hanya mencapai 60kg. Satu-satunya yang masih mengesankan adalah sorot matanya yang tajam namun butuh pertolongan. Ia tak berdaya dan memilih selalu berbaring di lantai dan rumput. Hampir semua makanan yang ia telan tak dicerna. Selain memuntahkan makanannya, ia juga menderita diare.

Bulan lalu, harimau bernama Razak juga mati karena penyakit paru-paru yang disebabkan kandang kecil dan kotor. Sekarang Melani dikhawatirkan usianya tak lagi panjang dan bahkan akan menghadapi euthanasia. Padahal spesies Harimau Sumatera seperti Melani sudah kurang dari 600 ekor di hutan-hutan Sumatera.

Maret 2012 lalu, satu-satunya jerapah koleksi KBS mati di kandangnya karena perutnya penuh dengan plastik. Selain jerapah, nasib buruk juga dialami satwa lain yang hidup bersama puluhan hewan lain di kandang sempit…

Seandainya di Zaman Nabi Muhammad SAW Sudah Ada Satelit dan Observatorium Bintang

Image
Saya merenung dan bertanya-tanya, bagaimana ya cara Nabi Muhammad SAW menentukan awal masuk bulan puasa, termasuk jam-jam sholat setiap harinya, jika di masa beliau hidup sudah ada satelit dan observatorium pengamat bintang, matahari, bulan, dan benda-benda langit lainnya?

Untuk menentukan awal mulainya bulan Ramadhan, apakah beliau akan mengandalkan kesaksian visual (pandangan mata) seseorang, yang mengaku dan bersumpah sudah melihat bulan? Dan, manakala cuaca sedang mendung dan daya pandang visual melemah, apakah Rasulullah akan menunggu awan mendung lenyap sebelum memutuskan (dengan risiko awal bulan puasa jadi mundur satu hari)?

Ataukah Rasulullah akan memerintahkan petugas pengawas satelit dan observatorium untuk menentukan di mana posisi bulan, dan lalu membuat keputusan berdasarkan data pengamatan observatorium itu?

Kenapa saya bertanya seperti ini? Saya bertanya begini karena kita SEKARANG sudah memiliki satelit, observatorium pengamat bintang, gedung tertinggi di dunia di Du…

Mayoritas Umat Islam Indonesia Mengandalkan Iptek dalam Ritual Ibadah Sehari-hari

Image
Sebetulnya secara implisit, tanpa banyak gembar-gembor, mayoritas umat Islam Indonesia sudah sangat mengandalkan (baca: percaya) pada produk hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, dalam pelaksanaan praktis ibadah sehari-hari. Jadi bukan cuma dalam menentukan kapan saat memulai puasa Ramadhan, menentukan kapan saat Idul Fitri, dsb.

Indikasinya sangat sederhana:
(1) Berapa persen sih umat Islam sekarang yang jika mau sholat merasa perlu melihat dulu ke langit dan memastikan posisi matahari, sebelum menyerukan adzan dan sholat? Bukankah mayoritas mereka tinggal melihat jadwal waktu sholat yang diedarkan MUI, atau yang biasa dimuat di suratkabar Republika atau Pos Kota, atau yang dicantumkan di kalender-kalender Hijriyah?

(2) Berapa persen sih umat Islam sekarang, yang jika mau berbuka puasa harus memastikan adanya berkas cahaya merah terakhir di langit senja sampai terbenam matahari (tanda masuknya waktu maghrib)? Bukankah mayoritas kita tinggal menunggu adzan di depan pesawat TV…

Peringatan dari Allah SWT untuk Kita Semua yang Masih Hidup

Image
Menjelang bulan puasa 2013 ini, setidaknya ada tiga orang yang saya kenal dan cukup dekat meninggal dunia. Mulai dari pengasuh saya yang menjaga sejak kecil, tetangga saya satu RT yang saat subuh sering bertemu di masjid, lalu teman aktivis era 1980-an yang dulu gigih melawan rezim Soeharto lewat aktivitas pers mahasiswa.

Ketika orang-orang yang dekat itu meninggal, mau tak mau saya jadi terpikir, apakah ini bukan semacam pertanda atau peringatan buat saya juga (yang kini sudah berusia di atas 50 tahun)? Apalagi kematian tidak memandang usia. Dari yang meninggal itu, ada yang lebih muda dari saya. Saat kematian datang, kita tidak bisa menolak, siap atau tidak siap.

Mungkin Allah SWT masih sayang pada kita, sehingga mengingatkan untuk membuat persiapan-persiapan menyambut kematian yang entah kapan tapi pasti terjadinya. Perjalanan akhirat itu sangat jauh dan panjang, sedangkan perbekalan dan persiapan kita sangat minimal. Semoga Allah SWT memperkuat dan selalu melindungi kita semua. Am…

Kenapa Manajemen PT Kereta Api Layak Mendapat Pahala Besar? (Joke Menyambut Ramadhan)

Image
Begini ceritanya: sejak pemberlakuan tarif baru progresif, naik KA Commuter menjadi jauh lebih murah. Tapi akibatnya, KA Commuter jadi penuh sesak tiap pagi, saat saya berangkat ke kantor, seperti ikan sarden dipepes. Orang yang biasa naik angkot atau bus, beralih naik KA Commuter. Orang yang biasanya naik KA Ekonomi, beralih ke Commuter. Sedangkan jumlah KA dan gerbongnya tidak bertambah.

Maka, setiap saat pintu gerbong terbuka di tiap stasiun, berjubel orang yang mau masuk ke gerbong. Sementara di dalam gerbong juga sudah sangat padat, dan ada penumpang yang mau keluar. Terjadilah desak-desakan yang bikin orang seolah-olah mau mati terdesak dan kehabisan napas.

Maka saya amati, di tiap stasiun saat terjadi jejal-jejalan semacam itu, keluarlah seruan-seruan seperti: Ya, ampuunnn! Tobaattt! Ya, Tuhan! Masya Allah! Astagfirullah! Malah saya tadi pagi melihat sendiri, ada penumpang dalam gerbong yang menghambur ke pintu gerbong untuk keluar sambil berseru "Allahu Akbar!" (mu…

Happy Birthday, My Darling!

Image
Pagi ini, ketika mau berangkat ke kantor, istriku bertanya: "Kamu ingat nggak, hari ini hari apa?"
"Wah, hari ini hari apa ya? Hari Jumat?" ujarku. Tapi otakku langsung berputar, pasti ada yang penting kalau istri sampai bertanya begitu. Akhirnya aku ingat, ini hari ulang tahunnya, 5 Juli.
"Ya, aku ingat. Ini hari ulang tahun kamu," kataku sambil mencium pipinya dan dahinya di depan anak-anak...(kalau mencium bagian lain tentu tidak boleh di depan anak-anak!)
Anakku terkecil, Fathan (4 tahun), merengek. Minta dipeluk dan di-sun juga. Ya begitulah....
Kehidupan rumah tangga memang harus bisa menghargai momen-momen kecil seperti ini, supaya hidup terasa lebih ringan dan indah...(meski diterpa kenaikan harga BBM, kenaikan harga sembako, cicilan ini itu yang belum lunas juga, dst...dsb...)

Selamat ulang tahun, my darling!


Jakarta, 5 Juli 2013
Satrio Arismunandar.

(NB: Sampai sekarang aku suka bertanya-tanya, kenapa sih perempuan ini mau menikah dengan aktivis…

Nasehat Jokowi Buat Elite Politik

Image
JOKOWI MEMBERI NASEHAT DAN MASUKAN KEPADA PARA TOKOH/ELITE POLITIK TENTANG BAGAIMANA CARANYA MEMIMPIN UNTUK RAKYAT, SEKALIGUS HIDUP BERSAMA RAKYAT, MEMAHAMI DAN MEMPERJUANGKAN ASPIRASI RAKYAT (BUKAN MENDAHULUKAN ASPIRASI ELITE POLITIK DAN KEPENTINGAN ASING)....

Tukiyem, Pengasuh Saya, Telah Wafat

Image
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun.... Telah wafat Tukiyem pada hari Kamis, 4 Juli 2013, subuh tadi. Dia bukan "orang besar," bukan pejabat, bukan tokoh, hanya "orang biasa" saja asal Wonogiri, Jawa Tengah, dan saya yakin tidak banyak yang mengenalnya.

Lahir pada 14 Oktober 1945, Tukiyem, atau saya biasa memanggilnya Mbok Yem, adalah pembantu rumah tangga di keluarga kami yang telah ikut bersama kami sejak saya masih berumur balita. Maka jika usia saya sudah di atas 50 th sekarang berarti dia sudah bersama kami selama 50 tahunan. Dialah yang ikut mengasuh saya ketika saya masih kecil.

Hubungan kami bukan lagi seperti pembantu-majikan, tetapi sudah seperti keluarga. Pernah ada keluarganya yang dari kampung mengajak dia pulang ke Wonogiri, tetapi Mbok Yem tidak mau. Pernah pula dia tinggal di Wonogiri mengikuti sanak kerabatnya, tetapi baru beberapa hari sudah merasa tidak betah, dan akhirnya Mbok Yem kembali ke lingkungan keluarga kami.

Dalam beberapa tahun terak…