Posts

Showing posts from July 24, 2013

Presiden SBY Pasti Pusing Gara-gara "Kafe Nazi" di Bandung

Image
Ketika kasus The Soldatenkaffee (Kafe Prajurit) yang banyak memasang atribut Nazi Jerman jadi pemberitaan dunia, dan muncul kecaman dari organisasi-organisasi Yahudi/Zionis, Presiden SBY pasti pusing tujuh keliling. Baru saja dapat penghargaan dari lembaga Yahudi di Amerika, yang diserahkan langsung oleh tokohnya Henry Kissinger, sekarang sudah ketiban masalah.

Sebenarnya kafe yang berlokasi di Jl. Pasir Kaliki, Bandung ini sudah berdiri dua tahun sejak 2011 dan tak pernah ada problem berarti. Gara-gara diberitakan di The Jakarta Globe yang berbahasa Inggris (artinya, akhirnya keberadaan kafe unik itu dibaca di situs, dan mudah diakses oleh khalayak pembaca di luar negeri), kasusnya jadi besar. Berbagai protes dilancarkan dari dalam dan luar negeri, termasuk oleh lembaga Yahudi di Amerika. Pemilik kafe malah sempat mendapat ancaman-ancaman fisik.

Karena trauma warisan Perang Dunia II, yang dipicu oleh serangan dan pendudukan oleh Nazi Jerman di bawah komando Adolf Hitler, penggunaan…

Anak Indonesia yang Bermartabat

Image
AKU BANGGA JADI ANAK INDONESIA YANG PUNYA MARTABAT, PUNYA HARGA DIRI.
AKU TIDAK MENGEMIS, AKU TIDAK KORUPSI, AKU TIDAK MENCURI.
SEPERTI KATA BUNG KARNO: "SUDAH MENJADI HUKUM BESI SEJARAH, BAHWA TIDAK ADA SUATU BANGSA YANG BISA MAJU TANPA KERINGAT, TANPA KERJA..."
LIHAT JEPANG, KOREA, CINA, ITU BANGSA-BANGSA YANG KERJA KERAS.
HIDUP MEWAH DARI KORUPSI ATAU UTANG LUAR NEGERI ATAU MENJUAL MURAH ASET BANGSA BUKANLAH PERILAKU YANG BERMARTABAT, DAN HANYA MEMBERI KESAN KEMAJUAN SEMU (MENIPU DIRI SENDIRI)...

Berlatih Kungfu Shaolin di KRL Commuter Jakarta-Bogor

Image
Siapa nyana, KRL Commuter Jakarta-Bogor akhir-akhir ini setiap pagi, saat jam berangkat ke kantor, ternyata telah menjadi sarana ideal untuk berlatih kungfu Shaolin. Terutama sejak berlakunya tarif progresif, yang membuat tarif terasa murah, dan penumpang kereta jadi membludak. Akan saya jelaskan jurus-jurus yang bisa dilatih di KRL tersebut:

Pertama, jurus lari “Terbang di Atas Rumput.” Bagi Facebooker “generasi tua,” yang menggemari komik silat Panji Tengkorak karya Hans Jaladara, mungkin ingat bahwa Panji pernah mengajarkan ilmu lari ini pada muridnya. Nah, ilmu lari ini perlu jika kita ingin mengejar kereta yang terlihat baru mau masuk ke stasiun, sedangkan kita masih sekitar 50 meter dari stasiun.

Kedua, jurus “Sabar Seribu Tahun.” Jurus ini dipraktikkan ketika Anda harus antri di gerbang tempat menempelkan kartu elektronik Commet (Commuter Electronic Ticketing) yang ternyata sangat lambat responsnya itu (lebih cepat yang manual). Apalagi jumlah gerbangnya sedikit, cuma 2-3 buah,…