Posts

Showing posts from August 14, 2013

Konvensi Capres Partai Demokrat = Pesta di Kapal yang Mau Tenggelam?

Image
Konvensi capres Partai Demokrat yang akan diselenggarakan Agustus 2013 itu ibaratnya bikin pesta meriah di kapal besar Titanic yang mau karam. Biar para penumpang diberi kamar mewah, dikasih makanan enak, dan dihibur musik merdu, semua akan sia-sia ketika kapal tenggelam sesudah menabrak gunung es.

Jika tertangkap tangannya petinggi SKK Migas Rudi Rubiandini dengan tuduhan terima suap merembet ke Menteri ESDM Jero Wacik, yang saat ini jadi tokoh Partai Demokrat, citra Demokrat yang sudah terpuruk akan makin hancur. Padahal Demokrat sudah bertubi-tubi tersungkur karena kasus korupsi para petingginya, mulai dari Angelina Sondakh, Nazaruddin, Andi Mallarangeng, Anas Urbaningrum, dan entah siapa lagi.

Tujuan memanfaatkan momen konvensi untuk mengangkat citra partai justru kontraproduktif saat ini. Repotnya, SBY memang sudah kehabisan opsi, tak tahu lagi apa strategi jitu yang bisa digunakan untuk mengangkat citra partai. Semua langkah seperti mati angin.

Tetapi ini mungkin memang "…

Betulkah Realitas Hidup akan Melemahkan/ Mengubah Karakter?

Image
Banyak orang terkaget-kaget dan tidak percaya, ketika seseorang yang awalnya dianggap baik, terpelajar, intelektual, idealis, kritis, tetapi tiba-tiba (ketika sudah memagang jabatan basah dan banyak godaan untuk korupsi) ditangkap oleh petugas KPK dengan tudingan menerima suap.

Isu semacam ini sempat mengemuka dari obrolan saya dengan rekan-rekan wartawan Aktual.co dan sobat fesbuker/eks jurnalis Tabloid DeTik Hendrajit beberapa minggu lalu. Waktu itu kebetulan saya mengangkat contoh seorang mantan aktivis buruh, yang dulu dikenal "radikal." Tetapi ketika ia sudah "dikooptasi" dan masuk ke kementerian tertentu, pernyataannya yang dikutip media jadi sangat lunak, dalam menyikapi pelanggaran aturan perburuhan.

"Jadi realitas (hidup pas-pasan ketika jadi aktivis sekian lama, dan akhirnya menikmati kenyamanan hidup di pemerintahan) itu benar-benar telah melemahkan atau mengubah karakter!" kata seorang wartawan.

"Bukan realitas mengalahkan atau menguba…

Perjalanan Panjang Profesionalisme TNI

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Sebagian kalangan sipil masih meragukan, apakah TNI betul-betul akan menarik diri dari politik dan berkomitmen pada profesionalisme. Tetapi "menarik diri" bukanlah berarti TNI akan duduk pasif, menyikapi berbagai momen besar yang berpengaruh pada kepentingan bangsa.


Profesionalisme militer Indonesia selalu menarik untuk dijadikan bahan diskusi. Pertama, karena dilihat dari berbagai kriteria obyektif, militer Indonesia belum pernah dianggap betul-betul profesional. Kedua, ada warisan sejarah pahit masa lalu di mana militer terlibat mendalam dalam politik dan kegiatan bisnis, khususnya di era Orde Baru. Hal ini membuat militer tidak fokus pada tugas utamanya, sehingga tidak mendorong mereka ke arah profesionalisme.

Keterlibatan dalam politik dan kegiatan bisnis lewat konsep Dwi Fungsi itu juga menghasilkan ekses-ekses negatif. Seperti, penguasaan jabatan-jabatan sipil di pemerintahan oleh anggota militer aktif, serta kasus-kasus pelanggaran hak asasi m…

FPI, Laskar Jihad, dan "Tradisi Kelaskaran" kita

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Masalah "laskar-laskar liar" sudah ada sejak zaman perang kemerdekaan. Waktu itu ada sejumlah laskar yang berafiliasi dengan partai politik, tetapi mereka tidak selalu tunduk pada kehendak elite partai bersangkutan.


Aksi-aksi kelompok keagamaan seperti Front Pembela Islam (FPI), yang melakukan sweeping terhadap tempat-tempat hiburan malam yang dianggap sebagai sarang perjudian atau kemaksiatan, sering memancing kontroversi. FPI dituding sebagai "milisi liar" yang melakukan aksi sepihak dan ilegal, terkadang disertai tindak kekerasan dan perusakan, meskipun mengklaim memiliki tujuan luhur memberantas kemungkaran. FPI sendiri selalu berdalih, mereka terpaksa melakukan aksi sendiri karena aparat keamanan atau polisi tidak bertindak tegas terhadap sarang kemaksiatan.

Terlepas dari pro-kontra aksi FPI, dan berbagai isu susulan, seperti seruan untuk membubarkan FPI sebagai "organisasi kemasyarakatan bermasalah," tulisan ini mencoba meng…