Posts

Showing posts from October 10, 2013

Media Perjuangan Sektor Informal Pendukung Jokowi

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Relawan pendukung Jokowi bekerjasama dengan Harian Umum Sentana, untuk menggalang suara dari kalangan menengah ke bawah. Penggalangan dukungan lewat media cetak, media online, dan media sosial diharapkan makin memantapkan posisi Jokowi, untuk diajukan sebagai calon presiden 2014.


Kalau dalam ekonomi dikenal adanya sektor formal dan informal, dalam penggalangan dukungan untuk kandidat pemilihan presiden 2014 rupanya juga ada hal serupa. Penggalangan formal adalah yang dilakukan oleh partai politik beserta jajaran dan struktur kelembagaannya. Sedangkan penggalangan informal adalah yang dilakukan oleh rakyat, tanpa keterkaitan dengan struktur organisasi partai politik.

Penggalangan dukungan resmi lewat partai politik mungkin makan waktu lama, karena harus melalui birokrasi internal. Ia juga butuh restu sana-sini dari jajaran elite partai untuk leluasa bergerak. Namun prakarsa rakyat bisa jalan sendiri secara otonom, dan bisa lebih sigap dari langkah partai. Itu…

Hubungan RI-Australia: Sahabat yang Butuh Selalu Diyakinkan

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Meski cukup dekat, hubungan Indonesia dan Australia masih mengalami beberapa ganjalan. Rencana Australia mengusir para pencari suka dengan cara “keras” di perairan perbatasan, serta isu separatisme Papua, telah memicu sentimen kedaulatan nasional Indonesia.

Ini bukan serangan teroris, tetapi cukup mengejutkan petugas Konsulat Australia di Bali. Tiga pemuda asal Papua memanjat pagar tembok, lalu menduduki gedung konsulat itu hari Minggu pagi, 6 Oktober 2013. Saat itu di Pulau Dewata sedang akan berlangsung hajatan besar, yaitu pertemuan puncak pemimpin APEC (Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik). Banyak wartawan media asing datang, sehingga aksi Markus Jerewon (29), Yuvensius Goo (22), dan Rofinus Yanggam (30) ini memang sengaja untuk mencari perhatian internasional.

Dalam surat yang diserahkan kepada staf konsulat, tiga anggota Aliansi Mahasiswa Papua ini tidak terang-terangan menuntut kemerdekaan Papua, tapi cuma meminta pemerintah Australia di bawah Perdana Mente…

Malam Pengantin Seorang Pengamat Politik

Image
Bulan di atas Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, malam itu tampak temaram. Laki-laki paruh baya, yang sering jadi komentator politik di Facebook dan pembicara di sejumlah seminar tentang politik nasional itu tampak gelisah. Malam ini harusnya jadi malam pengantinnya. Tamu-tamu sudah pulang. Dia sudah berdua di kamar dengan istrinya, yang baru menjalani akad nikah tadi pagi.

Sang istri ikut bingung dengan perilaku suaminya. "Mas, kamu mikiran apa sih? Dari tadi kok seperti mumet gitu?"
"Aku resah memikirkan, negara ini mau jadi apa ya? Bagaimana nasib rakyat jika semua elite politiknya rusak? Terakhir bahkan Ketua Mahkamah Konsitusi pun ditangkap karena kasus suap..." ujar laki-laki itu.

"Sudah jangan bicara politik lagi," tukas istrinya. "Bicara yang lain saja."
"Bicara apa?" tanya laki-laki itu sambil menatap istrinya.

"Untuk malam ini, aku hanya ingin kamu bicara tentang satu hal saja. Tentang Cinta," ujar istrinya.

J…