Posts

Showing posts from November 18, 2013

Mengapa Yasser Arafat Harus Dibunuh?

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Pemimpin Palestina Yasser Arafat kini terbukti meninggal bukan karena sebab alamiah, tetapi karena diracun. Meninggalnya Arafat menyebabkan ambruknya gerakan nasional Palestina, pecahnya konflik terbuka Fatah-Hamas, dan makin melestarikan penjajahan oleh rezim Zionis Israel.

Kecurigaan lama itu akhirnya terbukti. Para ilmuwan Swiss, November 2013 ini menemukan bukti konkret dari sisa jenazah pemimpin besar Palestina, Yasser Arafat, bahwa mantan pemimpin PLO (Organisasi Pembebasan Palestina) itu meninggal bukan karena sebab-sebab alamiah. Dalam tubuhnya ditemukan isotop radioaktif, polonium-210, yang bersifat racun, dalam kadar yang jauh di atas normal.

Ketika kini terbukti bahwa pejuang nasionalis Palestina itu tewas akibat racun, banyak kalangan sudah menyimpulkan sendiri, siapa pelaku di balik pembunuhan itu. Pihak yang paling berkepentingan untuk melenyapkan Arafat adalah Israel. Tudingan ini bukan cuma muncul dari kalangan Palestina, tetapi juga dari kalan…

Guruh Soekarnoputra dan Jokowi

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Mengeritik Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) bukanlah hal tabu, karena Jokowi adalah manusia biasa yang bisa salah, bisa keliru, dan bisa saja menyimpang. Jokowi bukan nabi dan bukan malaikat. Jokowi sendiri juga figur yang tahu diri. Ia tidak pernah menolak dikritik oleh siapapun. Di negara demokrasi ini, semua orang bebas mengeritik dan bebas untuk dikritik.

Maka, tidak ada yang salah ketika putra bungsu Bung Karno dan politisi PDI Perjuangan Guruh Soekarnoputra menilai, Jokowi selaku kader PDI-P belum layak menjadi calon presiden. Menurut Guruh, Jokowi masih harus banyak belajar dan menyelesaikan tugasnya sebagai pemimpin Ibu Kota.

"Tapi itu murni pendapat saya pribadi. Jangan dibuat seolah-olah ada yang mengendalikan saya. Tidak ada satu partai pun atau organisasi atau pihak mana pun yang bisa mengendalikan saya," kata Guruh, di Jakarta, 25 Oktober 2013.
Menurut anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat RI ini, untuk menjadi presiden, ses…

Tujuh Tahun Lagi "Kiamat Iklim" Melanda Indonesia

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Perubahan iklim radikal akan melanda dunia dengan dampak kerusakan yang meluas. Bagi wilayah Indonesia, menurut hasil studi ilmiah, perubahan malah akan terjadi lebih cepat dibandingkan di negara lain: Untuk Jakarta pada 2029 dan Manokwari, Papua, pada 2020.

Walaupun sudah diperingatkan dengan serius, manusia sering menganggap remeh ancaman bencana. Hal ini karena mereka memang tidak bisa melihatnya secara langsung, ketika itu belum terjadi. Sampai akhirnya, semua persiapan sudah terlambat dan bencana hadir di depan mata. Itulah yang menimpa umat Nabi Nuh, dan juga bisa menimpa warga Indonesia jika berleha-leha.

Sebuah studi baru yang diterbitkan di jurnal ilmiah terhormat Nature, Oktober 2013, menyatakan, dunia umumnya akan mengalami perubahan iklim yang radikal sekitar tahun 2047. Dampak kerusakan dan penderitaan manusia akibat perubahan iklim itu belum terbayangkan. Menurut studi Mora –dinamai berdasarkan nama peneliti pertamanya, Dr. Camilo Mora—wilayah In…