Posts

Showing posts from 2014

Model-model Bisnis Media Online Islam dan Prospeknya

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Saat ini sudah begitu banyak media Islam yang bisa kita jumpai di pasar. Salah satu media yang berkembang pesat adalah media online, baik media online berbasis berita (majalah) maupun blog-blog dengan konten Islami. Perkembangan ini, yakni semakin banyaknya kalangan Islam yang terjun ke aktivitas atau bisnis media online, sebenarnya patut diapresiasi.

Yang disayangkan, karena berbagai faktor yang melatarbelakanginya, banyak dari media Islam online itu belum cukup berkembang dilihat dari aspek finansial. Perkembangan media online Islam masih jauh di bawah media online “sekuler,” seperti www.kaskus.co.id, detik.com, kompas.com, okezone.com, dan sebagainya. Kemajuan sebuah media atau bisnis apapun sangat terkait dengan model bisnis yang diterapkan, yakni apakah model yang dipilih itu sudah tepat atau memenuhi kebutuhan khalayaknya.

Sebuah model bisnis menjabarkan pemikiran yang rasional, tentang bagaimana sebuah organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap…

Problematika Pemanfaatan Simbol Islam

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Kalangan pers Indonesia baru-baru ini terkejut dan prihatin dengan dijadikannya Pemimpin Redaksi The Jakarta Post, Meidyatama Suryodiningrat (MS), sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. Hal itu terkait dengan pemuatan gambar karikatur tentang ISIS (Islamic State in Iraq and Syria) di harian berbahasa Inggris tersebut pada edisi Kamis, 3 Juli 2014.

Korps Mubaligh Jakarta pada 15 Juli 2014 melaporkan Harian The Jakarta Post ke Bareskrim Polri, karena menganggap pemuatan kartun itu “menghina Islam.” Harian ini dituduh melanggar pasal 156a KUHP, tentang Penghinaan dan Penistaan Agama yang ancaman hukumannya lima tahun penjara. Kasus ini oleh Bareskrim Polri lalu dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Kartun bermasalah itu menggambarkan seorang milkisi ISIS sedang menaikkan bendera hitam bergambar tengkorak putih, dengan dua tulang bersilang di bawahnya, mirip bendera bajak laut. Di latar belakang terlihat seorang pejuang ISIS akan mengeksekusi lima tawanan,…

Rupiah Ambruk, Untunglah Bangkit Lagi (Aktual Review)

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Berita yang paling bikin heboh dalam seminggu terakhir, tentu saja adalah ambruknya nilai rupiah sampai ke titik terendah, terutama akibat pengaruh eksternal. Ekonomi masing-masing negara, termasuk Indonesia, kini memang sudah terintegrasi secara global, sehingga bila ada gejolak di satu negara –apalagi negara dengan ekonomi yang sangat besar seperti Amerika-- pasti ada dampaknya ke negara lain.

Bukan cuma Indonesia yang mengalami gejolak ini. Namun nilai tukar rupiah sempat melemah drastis hingga mendekati Rp 13.000 per dollar AS. Padahal, menurut catatan media, Rupiah terakhir kali menyentuh level Rp 12.900 per dollar AS adalah di akhir era Orde Baru, tepatnya pada 17 Agustus 1998.

Gejolak politik setelah Presiden Soeharto terjungkal dari kekuasaan pada Mei 1998, sempat membuat rupiah melemah, sampai di level Rp 16.650 per dolar AS pada 17 Juni 1998. Kondisi 2014 sekarang tentu jauh berbeda dengan kondisi ekonomi-politik 1998, yang menyusul krisis moneter …

Puisi Mini Multimedia sebagai Genre Baru

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Akhir-akhir ini di sejumlah media sosial mulai bermunculan bentuk karya puisi pendek, yang dilengkapi visual tertentu. Ini berawal dari Denny JA, yang pada pertengahan Agustus 2014 mengajukan ide tentang lahirnya genre puisi baru. Jenis puisi itu untuk sementara dinamakan “Puisi Mini Multimedia” (PMM). Berbagai tanggapan, komentar, masukan, kritik, dan saran pun dilontarkan terhadap konsep Denny tentang PMM.

Tujuan komentar dan kritik itu bukan untuk mematikan suatu gagasan kreatif, namun bagaimana agar gagasan dasar ini bisa semakin matang, semakin diperkaya, semakin jelas bentuknya, dan semakin mungkin diterapkan secara meluas untuk publik. Ada semangat demokratisasi di sini. Artinya, penulisan puisi bukan dianggap sebagai domain eksklusif terbatas untuk segelintir “penyair profesional,” tetapi ia adalah sesuatu yang juga bisa dilakukan oleh masyarakat banyak.

Lewat tulisan ini, saya mencoba menyumbangkan beberapa pemikiran terhadap gagasan awal Denny, unt…

Tan Malaka, Pejuang Revolusi yang Berakhir Tragis

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Kalau panggung politik nasional sekarang diramaikan oleh pertarungan antara kubu KMP (Koalisi Merah Putih) dan KIH (Koalisi Indonesia Hebat), pertarungan serupa dalam wujud yang lebih esensial dan ideologis juga terjadi pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Indonesia sudah memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, tetapi hal itu tak bisa diterima Belanda yang masih ingin menjajah Indonesia.

Dalam perjuangan pasca proklamasi 1945 inilah muncul figur seperti Sjahrir dan Tan Malaka. Sjahrir dalam brosurnya “Perjuangan Kita” (diterbitkan November 1945) mengemukakan idenya tentang revolusi demokratis, yang menekankan arti penting demokrasi untuk melawan kecenderungan fasisme warisan Jepang yang masih membekas. Sjahrir menyimpulkan, satu-satunya jalan untuk menjamin kemerdekaan Indonesia adalah melalui “diplomasi yang lihai dan fleksibel, agar Amerika dan Inggris tidak terundang buat mendukung Belanda secara penuh.”

Selanjutnya secara logis, sikap Sj…

Membina “Keakraban” TNI dan Militer China

Image
Oleh: SATRIO ARISMUNANDAR

Kerjasama pertahanan Indonesia-China yang semakin meningkat punya arti penting dan strategis bagi kedua negara. Indonesia harus pintar memposisikan diri di tengah persaingan China dan Amerika.

Hubungan Indonesia dengan tetangganya yang raksasa Asia, China, telah memasuki dimensi baru dengan makin eratnya kerjasama pertahanan antara kedua negara. Hubungan diplomatik antara kedua negara memang sudah berlangsung cukup lama, 63 tahun. Kebangkitan militer Cina, seiring dengan pertumbuhan ekonominya, tentu menjadi pertimbangan bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memperkuat kerjasama militer dengan China.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyatakan, peningkatan kerjasama ini adalah demi menjaga stabilitas keamanan kawasan. Pada Februari 2014, Moeldoko yang tengah berkunjung ke China juga menegaskan, peningkatan kerjasama dengan China bisa terwujud sepanjang prinsip saling menghormati dan menjaga kesetaraan dijaga oleh kedua negara.

Moeldoko telah bertemu dengan…

Ketika Sang Naga Mengasah Cakarnya

Image
Oleh: SATRIO ARISMUNANDAR

China terus-menerus memodernisasikan kekuatan militernya. Pembangunan militer China yang dinilai semakin agresif ini menimbulkan kecemasan negara-negara tetangga, khususnya yang terlibat sengketa wilayah dengan Beijing.

Salah satu isu hangat yang terkait dengan bangkitnya China sebagai negara adidaya baru dunia, yang menggerogoti peran dan pengaruh negara adidaya Amerika Serikat, adalah modernisasi angkatan bersenjata China. Seiring dengan kemajuan ekonominya yang fenomenal, masuk akal jika China juga memperkuat militernya secara kuantitatif maupun kualitatif.

Pengembangan kekuatan militer lewat modernisasi merupakan sarana untuk melindungi kepentingan-kepentingan strategis China. Termasuk kebutuhannya pada berbagai sumberdaya, yang menopang pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut. Semakin jelas bahwa China sedang membangun dan mengembangkan kapabilitas militer yang berdampak melampaui kawasan Asia. Bahkan perkembangan terakhir mengindikasikan, China sedang …

Gonjang-ganjing Munas Golkar (Aktual Review)

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Ada dua peristiwa paling menarik untuk dibahas dalam sepekan terakhir. Pertama, adalah terpilihnya Dwi Sutjipto menjadi Dirut Pertamina, yang disertai dengan “penggusuran” sejumlah jabatan direktur di perusahaan minyak tersebut. Berbagai isu yang terkait dengan harga bahan bakar minyak (BBM) dan upaya pemberantasan mafia migas memang selalu menarik, dan membawa aura politik yang kental juga. Misalnya, penggalangan dukungan di DPR untuk melakukan interpelasi terhadap kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM.

Penggalangan dukungan untuk interpelasi pastilah melibatkan partai-partai besar yang kini berseberangan dengan pemerintah Jokowi. Salah satunya adalah Partai Golkar. Nah, hal inilah yang terkait dengan topik kedua, yakni pro-kontra penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar di Bali. Munas Golkar ini kontroversial, karena menjadi bagian dari pertarungan internal antar elite politik di dalam tubuh partai berlambang beringin tersebut. Aktual …

Memicu “Perang Agama” di Jerusalem

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Pemerintah Israel melancarkan kebijakan yang berpotensi membangkitkan “perang agama” di Jerusalem. Prospek perdamaian Palestina-Israel praktis sudah dibunuh lewat aksi-aksi provokasi tersebut.

Kehidupan di kota suci tiga agama, Jerusalem, sebulan terakhir ini panas oleh berbagai tindakan kekerasan yang melibatkan aparat keamanan Israel, warga Yahudi –khususnya yang termasuk kelompok ekstrem Yahudi—dan warga Palestina. Sejumlah warga Yahudi dan Palestina tewas dalam aksi saling serang, yang menjurus ke semacam “perang agama” karena dikaitkan dengan tempat suci agama.

Bermula dengan diizinkannya sebuah kelompok garis keras Yahudi oleh aparat Israel untuk memasuki komplek Masjid Al-Aqsa, tempat suci umat Islam di Jerusalem, aksi provokatif itu lalu memicu aksi balasan dari warga Palestina. Tindakan warga Palestina dibalas lagi dengan aksi dari warga Yahudi dan aparat keamanan, dan terjadilah kekerasan berkelanjutan.

Terkadang sulit memahami logika berpikir Israe…

Paket Wisata Muslim ke Beijing - Cuma 1.000 USD (6 hari)

Image
Paket Beijing Moslem Tour oleh DLM Travel
USD 1.000 (6 hari - pesawat non-Garuda), atau
USD 1.450 (6 hari - pesawat Garuda)


Kontak: 082122604791 (Ibu Dhini) atau 081286299061 (satrio)

Hari 1 : Tiba di Beijing (makan siang/makan malam)

Tiba di Beijing lalu dijemput. Mengunjungi Tiananmen Square yang merupakan kota terbesar di dunia yang didalamnya termasuk Great Hall of the People dan Chairman Mao’s Mausoleum. Kemudian menuju Forbidden City lalu makan siang di restoran setempat dan mengunjungi Masjid Niu Jie yang bergaya unik khas Cina di Beijing. Menonton pertunjukkan Akrobatik sebelum makan malam dan cek in hotel untuk beristirahat.

Hari 2 : Beijing (makan pagi/makan siang/makan malam)
Setelah sarapan pagi di hotel, Anda akan mengunjungi Museum Giok lalu melanjutkan ke Tembok Cina. Makan siang di restoran muslim dekat Tembok Cina. Belanja di Pusat Obat Luka Bakar. Berfoto di Olympic Stadiums – Bird Nest dan Water Cube dari luar. Menikmati Bebek Peking dan berbelanja di Wang Fu Jing dan…

Membandingkan Presiden Jokowi dan Mantan Boss Saya

Image
Ketika Presiden Jokowi dan istri ke Singapura naik pesawat kelas ekonomi, sejumlah haters (biasalah) langsung menuding Jokowi melakukan pencitraan. Apalagi ditambah "bumbu pemanas emosi" dengan dikaitkan kenaikan harga BBM. Saya pribadi lebih melihat itu sebagai gaya natural, yang sudah jadi bawaan Jokowi.

Orang sekali dua kali bisa pura-pura sederhana, tapi tak mungkin puluhan tahun pura-pura sederhana. Bawaan bisa juga dikaitkan dengan selera. Presiden Soeharto itu kabarnya senang makan sayur asem, menu makanan yang sederhana, tapi memang beliau suka. Jadi jangan bilang Pak Harto mau sok merakyat dengan makan sayur asem (padahal dia mampu beli menu yang jauh lebih mahal. Presiden RI kok!).

Contoh lain adalah musisi ST12 Charlie. Ketika masih hidup miskin, Charlie makannya nasi dan ikan teri asin. Rupanya itu jadi kebiasaan, sehingga sesudah jadi musisi top (dan banyak duit) Charlie sering makan nasi ikan asin. Apakah kita mau bilang si Charlie ini sok miskin dan sok mera…

Diplomasi Jokowi di Pentas Global

Image
Oleh SATRIO ARISMUNANDAR

Presiden Jokowi menyosialisasikan doktrin poros maritim dan diplomasi pro-rakyat, pada lawatan luar negeri pertamanya di forum APEC, ASEAN, dan G20. Namun, yang perlu diperhatikan, seberapa jauh diplomasi itu betul-betul mewakili kepentingan nasional.

Untuk seorang presiden baru, yang tidak memiliki latar belakang karir diplomat dan minim pengalaman politik luar negeri, Joko Widodo (Jokowi) ternyata melampaui semua perkiraan. Mengingat bekal pengalaman luar negerinya yang terbatas, sejumlah kalangan awalnya tidak berharap terlalu banyak dari Jokowi. Tetapi kini ada apresiasi baru terhadap “gebrakan” diplomasi Jokowi.

Pada pertengahan November 2014, Presiden Jokowi mengawali lawatan perdananya ke luar negeri dengan menghadiri tiga forum regional dan internasional. Pertemuan puncak itu adalah Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Beijing, China (10-11 November), Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN di Nay Pyi Taw, Myanmar (12-13 November), dan pertemuan G20 di Bris…

Bung Karno dan Nasi Goreng Megawati

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Kalau sekarang banyak demonstrasi mahasiswa, yang diorganisasikan untuk memprotes kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), itu sebenarnya tidak luar biasa. Rasa-rasanya semua Presiden RI pernah mengalami didemo oleh mahasiswa dalam berbagai isu atau kebijakan, yang dianggap kontroversial atau tidak pro-rakyat. Salah satunya adalah Presiden pertama RI, Bung Karno.

Bisa jadi setiap presiden bersangkutan –termasuk Bung Karno-- serius ingin memperjuangkan kepentingan rakyat, atau mungkin juga kebijakan yang tidak populer itu terpaksa mereka ambil karena kondisi dan situasi tertentu, yang di luar kendali presiden. Namun, apapun niat dan maksud presiden bersangkutan, kesulitan hidup yang dirasakan rakyat memang butuh solusi konkret. Tidak cukup dengan penjelasan verbal.

Meski demikian, ruang dialog antara pihak pengambil kebijakan –dalam hal ini Presiden selaku pemimpin pemerintahan—dan mahasiswa yang merasa mewakili sua…