Soal UTS Etika Komunikasi - Dosen: Ir. Satrio Arismunandar, M.Si, MBA

Mata Kuliah : ETIKA KOMUNIKASI (Ujian Tengah Semester)
Hari, tanggal : Selasa/ 1 April 2014
Waktu Ujian : 8.30 – 11.00
Dosen : Ir. Satrio Arismunandar, M.Si, MBA
SIFAT UJIAN : Closed Book

1.Dalam menghadapi suatu problem/dilema etis, ada tiga pendekatan etika yang bisa kita gunakan untuk mengambil keputusan. Yaitu, pendekatan Etika Deontologis, Etika Teleologis, dan Golden Mean (prinsip “jalan tengah”) Aristoteles. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pendekatan Deontologis, Teleologis, dan Golden Mean (prinsip “jalan tengah”) Aristoteles itu dan berilah contoh untuk masing-masing pendekatan ini!

2.Eric bekerja sebagai staf Humas di sebuah perusahaan kimia. Perusahaan ini membuang limbah beracun ke sungai sehingga ikan-ikan mati dan air sungai itu tak sehat untuk mandi/cuci/minum. Ketika muncul protes dari masyarakat, Eric disuruh oleh atasannya untuk membuat siaran pers yang isinya menyatakan: limbah perusahaan itu aman buat lingkungan, sebab sudah diproses sebelum dibuang ke sungai. Eric tahu itu bohong, dan ia tak suka membuat siaran pers berisi kebohongan. Namun sebagai staf Humas ia wajib menjalankan tugas dan setia pada perusahaan tempat ia bekerja. Jika melawan perintah atasan ia juga bisa dipecat. Jika Anda adalah Eric, pilihan tindakan apa yang bisa Anda lakukan? Berilah 3 jawaban berdasarkan pendekatan Deontologis, Teleologis, dan Golden Mean (“jalan tengah”) Aristoteles!

3.Jansen adalah wartawan desk kota Harian Sunter Pos. Oleh redaktur, Jansen disuruh membuat profil kehidupan Sherly, seorang PSK (pelacur kelas atas) yang terkenal di kalangan pejabat dan pengusaha. Ketika bertemu Sherly, Jansen terkejut karena Sherly ternyata adalah mantan pacarnya di SMA dulu, yang nama sebenarnya adalah Kiki. Kiki mengaku, dia jadi pelacur karena frustrasi sejak diputus cintanya oleh Jansen dulu. Jansen menghadapi dilema. Sebagai wartawan profesional, dia wajib meliput sesuai tugas redaktur dan memberitakan apa adanya. Tetapi hatinya bimbang karena merasa berdosa atas terjerumusnya Kiki ke lembah pelacuran. Bukankah sangat kejam rasanya, secara tak langsung membuat mantan pacar menjadi pelacur dan lalu membuka pula aibnya di depan publik. Jika Anda adalah Jansen, pilihan tindakan apa yang bisa Anda lakukan? Berilah 3 jawaban berdasarkan pendekatan Deontologis, Teleologis, dan Golden Mean (“jalan tengah”) Aristoteles!


4.Anita bekerja sebagai sekretaris pribadi Jordi. Jordi adalah Direktur Pemberitaan di stasiun TV Trans-9. Jordi, yang sudah punya istri setia bernama Violenda, ternyata berselingkuh dengan Windy, presenter cantik di Trans-9. Anita sudah lama tahu tentang perselingkuhan ini. Suatu malam, seusai siaran berita, Jordi pergi berkencan dengan Windy. Sebelum pergi ia berpesan pada Anita, “Kalau istriku Violenda menelepon, bilang saja aku sedang sibuk rapat Programming dengan pimpinan Trans-9 sampai jam 23.00 nanti!” Anita jadi gundah. Dia merasa bersalah jika harus membohongi Violenda, istri yang setia. Sedangkan sebagai sekretaris pribadi dan bawahan, dia wajib menjalankan perintah atasannya Jordi. Jika ia bicara terus terang tentang perilaku Jordi pada Violenda, ia pasti akan berkonflik besar dengan Jordi dan membahayakan kariernya. Jika Anda adalah Anita, pilihan tindakan apa yang bisa Anda lakukan? Berilah 3 jawaban berdasarkan pendekatan Deontologis, Teleologis, dan Golden Mean (“jalan tengah”) Aristoteles!

5.Anggraini adalah reporter di sebuah tabloid kecil Kelapa Gading Express. Anggraini adalah anak tunggal. Ayahnya Stephanus sudah meninggal karena kecelakaan, dan ibunya Charista menderita tumor dan butuh biaya besar untuk operasi. Anggraini resah karena tak punya uang untuk mengobati ibunya. Kantornya juga tak mau meminjamkan uang karena ini media kecil yang keuangannya pas-pasan. Kebetulan ketika meliput acara launching sebuah bank baru, ia diberi amplop berisi uang cukup besar oleh staf Humas bank itu. Anggraini bimbang. Peraturan perusahaan dan kode etik jurnalistik tegas mengatakan, wartawan tidak boleh menerima amplop. Tapi ia sangat butuh uang buat pengobatan ibunya. Jika Anda adalah Anggraini, pilihan tindakan apa yang bisa Anda lakukan? Berilah 3 jawaban berdasarkan pendekatan Deontologis, Teleologis, dan Golden Mean (“jalan tengah”) Aristoteles!

6.Mencintai seseorang adalah hak asasi manusia. Namun cinta juga bisa menimbulkan dilema. Itulah yang dialami Carissa, wartawati majalah wanita Gadisza Trendy. Ini bermula ketika atas penugasan majalahnya, ia meliput kunjungan Andre Tampubolon, Menteri Ekonomi Kreatif di kabinet Presiden Prabawa, ke beberapa negara Eropa. Andre, duda yang masih gagah di usia 45, ganteng, pintar, dan punya status jabatan tinggi di pemerintahan, dengan cepat memikat hati Carissa. Andre tampaknya punya perasaan yang sama. Dalam perjalanan ke Eropa, diam-diam mereka sempat bermesraan dan Andre membelikan hadiah perhiasan emas untuk Carissa. Hal ini akhirnya tersebar di kalangan wartawan dan sampai ke telinga Pemimpin Redaksi majalahnya. Carissa dipanggil dan ditegur. Kedekatannya yang terlalu intim dengan Andre –sehingga dibelikan perhiasan-- dianggap bisa mengurangi independensi sebagai jurnalis dan merugikan kredibilitas majalah Gadisza Trendy. Jika Carissa nekad terus berhubungan dengan Andre, ia diminta mundur sebagai jurnalis. Padahal Carissa sangat menyukai kerja sebagai jurnalis. Namun jika disuruh menghentikan atau membatasi hubungan dengan Andre, itu bertentangan dengan suara hatinya. Bukankah adalah hak asasi Carissa dan Andre untuk saling mencintai? Jika Anda adalah Carissa, pilihan tindakan apa yang bisa Anda lakukan? Berilah 3 jawaban berdasarkan pendekatan Deontologis, Teleologis, dan Golden Mean (“jalan tengah”) Aristoteles!

7.Olga Wisesa bekerja sebagai Produser Eksekutif program pemberitaan di stasiun TV PCTI (Panca Citra Televisi Indonesia). Pemilik PCTI, Henry Tono, adalah pengusaha kaya yang punya ambisi politik, karena ia bergabung dalam Partai Hanuba (Hati Nurani Bangsa). Henry bahkan sudah mendeklarasi diri sebagai kandidat wakil presiden RI bersama pasangannya Jenderal Wiranu, kandidat presiden RI yang dijagokan oleh Partai Hanuba. Saat itu di masyarakat ada tokoh yang sangat populer, yang diprediksi oleh para pengamat politik akan menjadi Presiden RI. Tokoh itu adalah Joko Slamet yang masih menjabat gubernur provinsi XYZ. Menjelang pemilihan presiden, Olga dipanggil oleh Pemimpin Redaksi PCTI dan diberi instruksi khusus pesanan Henry. Olga disuruh mengerahkan para wartawan PCTI untuk melakukan liputan investigatif, mencari-cari cacat, cela, dan kesalahan yang pernah dilakukan Joko. Jika keburukan Joko diungkap di pemberitaan, diharapkan popularitas Joko akan merosot drastis, dan peluang pasangan Henry-Wiranu akan meningkat di pemilihan presiden. Olga merasa serba salah. Sebagai jurnalis senior di PCTI dia harus menjalankan tugas sebaik-baiknya. Olga juga tahu, meskipun sangat populer, Joko adalah tokoh biasa yang mungkin punya kesalahan dan cacat di masa lalu. Sebetulnya wajar saja jika media berusaha mengungkap rekam jejak masa lalunya. Namun Olga juga sadar, liputan ini tidak murni jurnalistik karena ada kepentingan politik terselubung dari pemilik PCTI. Henry memperalat Olga dan media miliknya untuk kepentingan politiknya, bukan untuk kepentingan publik. Jika Anda adalah Olga, pilihan tindakan apa yang bisa Anda lakukan? Berilah 3 jawaban berdasarkan pendekatan Deontologis, Teleologis, dan Golden Mean (“jalan tengah”) Aristoteles!

Selamat bekerja!

Comments

Popular posts from this blog

MEMAHAMI KONVERGENSI MEDIA (MEDIA CONVERGENCE)

Strategi dalam Industri Media (Contoh Model Five Forces Michael E. Porter)

TANYA-JAWAB SEJARAH FILSAFAT YUNANI