Posts

Showing posts from December, 2014

Model-model Bisnis Media Online Islam dan Prospeknya

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Saat ini sudah begitu banyak media Islam yang bisa kita jumpai di pasar. Salah satu media yang berkembang pesat adalah media online, baik media online berbasis berita (majalah) maupun blog-blog dengan konten Islami. Perkembangan ini, yakni semakin banyaknya kalangan Islam yang terjun ke aktivitas atau bisnis media online, sebenarnya patut diapresiasi.

Yang disayangkan, karena berbagai faktor yang melatarbelakanginya, banyak dari media Islam online itu belum cukup berkembang dilihat dari aspek finansial. Perkembangan media online Islam masih jauh di bawah media online “sekuler,” seperti www.kaskus.co.id, detik.com, kompas.com, okezone.com, dan sebagainya. Kemajuan sebuah media atau bisnis apapun sangat terkait dengan model bisnis yang diterapkan, yakni apakah model yang dipilih itu sudah tepat atau memenuhi kebutuhan khalayaknya.

Sebuah model bisnis menjabarkan pemikiran yang rasional, tentang bagaimana sebuah organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap…

Problematika Pemanfaatan Simbol Islam

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Kalangan pers Indonesia baru-baru ini terkejut dan prihatin dengan dijadikannya Pemimpin Redaksi The Jakarta Post, Meidyatama Suryodiningrat (MS), sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. Hal itu terkait dengan pemuatan gambar karikatur tentang ISIS (Islamic State in Iraq and Syria) di harian berbahasa Inggris tersebut pada edisi Kamis, 3 Juli 2014.

Korps Mubaligh Jakarta pada 15 Juli 2014 melaporkan Harian The Jakarta Post ke Bareskrim Polri, karena menganggap pemuatan kartun itu “menghina Islam.” Harian ini dituduh melanggar pasal 156a KUHP, tentang Penghinaan dan Penistaan Agama yang ancaman hukumannya lima tahun penjara. Kasus ini oleh Bareskrim Polri lalu dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Kartun bermasalah itu menggambarkan seorang milkisi ISIS sedang menaikkan bendera hitam bergambar tengkorak putih, dengan dua tulang bersilang di bawahnya, mirip bendera bajak laut. Di latar belakang terlihat seorang pejuang ISIS akan mengeksekusi lima tawanan,…

Rupiah Ambruk, Untunglah Bangkit Lagi (Aktual Review)

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Berita yang paling bikin heboh dalam seminggu terakhir, tentu saja adalah ambruknya nilai rupiah sampai ke titik terendah, terutama akibat pengaruh eksternal. Ekonomi masing-masing negara, termasuk Indonesia, kini memang sudah terintegrasi secara global, sehingga bila ada gejolak di satu negara –apalagi negara dengan ekonomi yang sangat besar seperti Amerika-- pasti ada dampaknya ke negara lain.

Bukan cuma Indonesia yang mengalami gejolak ini. Namun nilai tukar rupiah sempat melemah drastis hingga mendekati Rp 13.000 per dollar AS. Padahal, menurut catatan media, Rupiah terakhir kali menyentuh level Rp 12.900 per dollar AS adalah di akhir era Orde Baru, tepatnya pada 17 Agustus 1998.

Gejolak politik setelah Presiden Soeharto terjungkal dari kekuasaan pada Mei 1998, sempat membuat rupiah melemah, sampai di level Rp 16.650 per dolar AS pada 17 Juni 1998. Kondisi 2014 sekarang tentu jauh berbeda dengan kondisi ekonomi-politik 1998, yang menyusul krisis moneter …

Puisi Mini Multimedia sebagai Genre Baru

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Akhir-akhir ini di sejumlah media sosial mulai bermunculan bentuk karya puisi pendek, yang dilengkapi visual tertentu. Ini berawal dari Denny JA, yang pada pertengahan Agustus 2014 mengajukan ide tentang lahirnya genre puisi baru. Jenis puisi itu untuk sementara dinamakan “Puisi Mini Multimedia” (PMM). Berbagai tanggapan, komentar, masukan, kritik, dan saran pun dilontarkan terhadap konsep Denny tentang PMM.

Tujuan komentar dan kritik itu bukan untuk mematikan suatu gagasan kreatif, namun bagaimana agar gagasan dasar ini bisa semakin matang, semakin diperkaya, semakin jelas bentuknya, dan semakin mungkin diterapkan secara meluas untuk publik. Ada semangat demokratisasi di sini. Artinya, penulisan puisi bukan dianggap sebagai domain eksklusif terbatas untuk segelintir “penyair profesional,” tetapi ia adalah sesuatu yang juga bisa dilakukan oleh masyarakat banyak.

Lewat tulisan ini, saya mencoba menyumbangkan beberapa pemikiran terhadap gagasan awal Denny, unt…

Tan Malaka, Pejuang Revolusi yang Berakhir Tragis

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Kalau panggung politik nasional sekarang diramaikan oleh pertarungan antara kubu KMP (Koalisi Merah Putih) dan KIH (Koalisi Indonesia Hebat), pertarungan serupa dalam wujud yang lebih esensial dan ideologis juga terjadi pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Indonesia sudah memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, tetapi hal itu tak bisa diterima Belanda yang masih ingin menjajah Indonesia.

Dalam perjuangan pasca proklamasi 1945 inilah muncul figur seperti Sjahrir dan Tan Malaka. Sjahrir dalam brosurnya “Perjuangan Kita” (diterbitkan November 1945) mengemukakan idenya tentang revolusi demokratis, yang menekankan arti penting demokrasi untuk melawan kecenderungan fasisme warisan Jepang yang masih membekas. Sjahrir menyimpulkan, satu-satunya jalan untuk menjamin kemerdekaan Indonesia adalah melalui “diplomasi yang lihai dan fleksibel, agar Amerika dan Inggris tidak terundang buat mendukung Belanda secara penuh.”

Selanjutnya secara logis, sikap Sj…

Membina “Keakraban” TNI dan Militer China

Image
Oleh: SATRIO ARISMUNANDAR

Kerjasama pertahanan Indonesia-China yang semakin meningkat punya arti penting dan strategis bagi kedua negara. Indonesia harus pintar memposisikan diri di tengah persaingan China dan Amerika.

Hubungan Indonesia dengan tetangganya yang raksasa Asia, China, telah memasuki dimensi baru dengan makin eratnya kerjasama pertahanan antara kedua negara. Hubungan diplomatik antara kedua negara memang sudah berlangsung cukup lama, 63 tahun. Kebangkitan militer Cina, seiring dengan pertumbuhan ekonominya, tentu menjadi pertimbangan bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memperkuat kerjasama militer dengan China.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyatakan, peningkatan kerjasama ini adalah demi menjaga stabilitas keamanan kawasan. Pada Februari 2014, Moeldoko yang tengah berkunjung ke China juga menegaskan, peningkatan kerjasama dengan China bisa terwujud sepanjang prinsip saling menghormati dan menjaga kesetaraan dijaga oleh kedua negara.

Moeldoko telah bertemu dengan…

Ketika Sang Naga Mengasah Cakarnya

Image
Oleh: SATRIO ARISMUNANDAR

China terus-menerus memodernisasikan kekuatan militernya. Pembangunan militer China yang dinilai semakin agresif ini menimbulkan kecemasan negara-negara tetangga, khususnya yang terlibat sengketa wilayah dengan Beijing.

Salah satu isu hangat yang terkait dengan bangkitnya China sebagai negara adidaya baru dunia, yang menggerogoti peran dan pengaruh negara adidaya Amerika Serikat, adalah modernisasi angkatan bersenjata China. Seiring dengan kemajuan ekonominya yang fenomenal, masuk akal jika China juga memperkuat militernya secara kuantitatif maupun kualitatif.

Pengembangan kekuatan militer lewat modernisasi merupakan sarana untuk melindungi kepentingan-kepentingan strategis China. Termasuk kebutuhannya pada berbagai sumberdaya, yang menopang pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut. Semakin jelas bahwa China sedang membangun dan mengembangkan kapabilitas militer yang berdampak melampaui kawasan Asia. Bahkan perkembangan terakhir mengindikasikan, China sedang …

Gonjang-ganjing Munas Golkar (Aktual Review)

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Ada dua peristiwa paling menarik untuk dibahas dalam sepekan terakhir. Pertama, adalah terpilihnya Dwi Sutjipto menjadi Dirut Pertamina, yang disertai dengan “penggusuran” sejumlah jabatan direktur di perusahaan minyak tersebut. Berbagai isu yang terkait dengan harga bahan bakar minyak (BBM) dan upaya pemberantasan mafia migas memang selalu menarik, dan membawa aura politik yang kental juga. Misalnya, penggalangan dukungan di DPR untuk melakukan interpelasi terhadap kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM.

Penggalangan dukungan untuk interpelasi pastilah melibatkan partai-partai besar yang kini berseberangan dengan pemerintah Jokowi. Salah satunya adalah Partai Golkar. Nah, hal inilah yang terkait dengan topik kedua, yakni pro-kontra penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar di Bali. Munas Golkar ini kontroversial, karena menjadi bagian dari pertarungan internal antar elite politik di dalam tubuh partai berlambang beringin tersebut. Aktual …

Memicu “Perang Agama” di Jerusalem

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Pemerintah Israel melancarkan kebijakan yang berpotensi membangkitkan “perang agama” di Jerusalem. Prospek perdamaian Palestina-Israel praktis sudah dibunuh lewat aksi-aksi provokasi tersebut.

Kehidupan di kota suci tiga agama, Jerusalem, sebulan terakhir ini panas oleh berbagai tindakan kekerasan yang melibatkan aparat keamanan Israel, warga Yahudi –khususnya yang termasuk kelompok ekstrem Yahudi—dan warga Palestina. Sejumlah warga Yahudi dan Palestina tewas dalam aksi saling serang, yang menjurus ke semacam “perang agama” karena dikaitkan dengan tempat suci agama.

Bermula dengan diizinkannya sebuah kelompok garis keras Yahudi oleh aparat Israel untuk memasuki komplek Masjid Al-Aqsa, tempat suci umat Islam di Jerusalem, aksi provokatif itu lalu memicu aksi balasan dari warga Palestina. Tindakan warga Palestina dibalas lagi dengan aksi dari warga Yahudi dan aparat keamanan, dan terjadilah kekerasan berkelanjutan.

Terkadang sulit memahami logika berpikir Israe…