Posts

Showing posts from March 5, 2014

UKM Mart: Geliat Koperasi dan UKM di Tengah Gilasan Ritel Modern

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Pemerintah memfasilitasi berdirinya ritel-ritel modern berbasis koperasi, untuk mengangkat derajat UKM serta mendukung pemasaran komoditas lokal. Ada potensi besar untuk berkembang. Tetapi masih butuh pembuktian untuk bertahan dalam jangka panjang.

Meskipun sering disebut bahwa perekonomian Indonesia disusun berdasarkan asas kekeluargaan, nyatanya pelaku koperasi dan usaha kecil dan menengah (UKM) di negeri ini terkesan cuma menjadi “anak tiri.” Sektor ini selalu berada di pinggiran. Koperasi dan UKM tidak pernah menjadi pemain utama dalam perekonomian Indonesia.

Ritel tradisional yang hampir seluruhnya dimotori pelaku koperasi dan UKM lebih diposisikan sebagai obyek penderita dari kehadiran ritel modem. Daya saing ritel tradisional yang rendah semakin tergilas oleh peritel modern masa kini yang dibekali dengan modal besar dan cara kerja efisien. Berbagai cara sudah dilakukan pemerintah untuk membina mereka, namun belum menunjukkan hasil berarti.

Itulah sebab…

Resensi Buku: Menjelajah Dunia Dinamis dari Bisnis Media Digital dan Elektronik

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Alan B. Albarran. 2013. Management of Electronic and Digital Media. Fifth Edition. USA: Wadsworth, Cengage Learning. Tebal: xxii + 307 hlm. ISBN-13: 978-1-111-83685-6.

Industri media elektronik dan digital terus mengalami perubahan cepat dan evolusi, berkat kombinasi dari kekuatan teknologi, ekonomi, regulasi, global, dan sosial. Para manajer media kontemporer pun menghadapi lingkungan kompetitif yang unik dan terus-menerus berubah. Buku ini memberi wawasan pada pembaca untuk masuk ke dalam profesi yang menantang, bersama dengan keterampilan yang dibutuhkan, untuk persiapan menduduki posisi manajerial.

Industri-industri media terus berkembang, di mana perusahaan-perusahaan media sekarang dipandang sebagai perusahaan multiplatform, yang menawarkan konten pada berbagai platform untuk menarik audiens dan pengiklan. Merger dan akuisisi terus menyebabkan pergantian pemain-pemain kunci dalam bisnis media, yang mengoperasikan jejaring, kelompok stasiun TV atau radio…

Indra Nooyi: Memimpin dengan Visi Kesinambungan

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Nooyi sukses memimpin retrukturisasi dan transformasi PepsiCo, sehingga menjadi perusahaan minuman-kudapan nomor dua terbesar di dunia. Visinya tentang kesinambungan dan perspektif jangka panjang semula sempat diragukan, tetapi kemudian terbukti telah mengembangkan pasar perusahaan.

Kelesuan ekonomi bukanlah alasan untuk tidak berekspansi. Ketika ekonomi Amerika sedang melemah, perusahaan minuman dan kudapan Amerika, PepsiCo, justru sedang membuat terobosan. PepsiCo mengembangkan pasar ke Rusia, sebagai gerbang masuk ke bekas republik-republik Uni Soviet. Namun, siapakah sosok di balik semangat juang PepsiCo, yang seolah-olah tak pernah surut ini? Dia adalah Indra Nooyi.

Gagasan dan langkah inovatif Nooyi, yang menjabat CEO PepsiCo sejak 2006, terus memberi semangat dan inspirasi bagi tim eksekutifnya. Meski awalnya sempat diragukan, Nooyi telah berhasil mentransformasi PepsiCo, dari sebuah perusahan berbasis Amerika Utara menjadi sebuah perusahaan global.

Jaj…

Menggenjot Penerimaan Pajak Sambil “Membina” Bisnis UKM

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Untuk meningkatkan penerimaan pajak, Pemerintah memberlakukan skema pajak baru bagi usaha kecil dan menengah (UKM). Iming-imingnya, UKM yang dipajaki akan mendapat akses lebih mudah ke kredit perbankan dan bisa masuk ke sektor formal. Benarkah bisa sesederhana itu?

Para pelaku usaha kecil dan menengah mendapat “hadiah Ramadhan” awal Juli 2013. Pemerintah memberlakukan skema pajak baru bagi UKM beromzet di bawah Rp 4,8 miliar per tahun. Karena umumnya UKM tidak memiliki pembukuan keuangan yang rapi, maka pajak ditetapkan berdasarkan omzet, bukan berdasarkan keuntungan. Besar pajaknya adalah 1 persen dari omzet bulanan.

Skema pajak itu ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan (PPh) atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak (WP) yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. PP ini sudah diterbitkan pada 12 Juni 2013 dan diberlakukan per 1 Juli 2013.

Namun tidak semua UKM beromzet di bawah Rp 4,8 mi…

Kewirausahaan Korporat: Membangkitkan Semangat Kewirausahaan di Dalam Organisasi yang Sudah Mapan

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Wirausaha bukan cuma berarti bisnis independen, yang dirintis secara kecil-kecilan dari bawah. Sejumlah perusahaan besar yang sudah mapan kini justru memberi peluang bagi munculnya wirausahawan-wirausahawan di dalam perusahaan, untuk memicu munculnya inovasi dan pertumbuhan.

Kalau mendengar istilah “kewirausahaan” (entrepreneurship), biasanya kita langsung membayangkan orang yang merintis bisnis dari bawah. Misalnya, mulai dari membuka warung pecel lele kecil di pinggir jalan. Kemudian, berkat kegigihan, kesabaran, dan kerja keras, usaha itu berkembang pelan-pelan. Sehingga, akhirnya si pelaku wirausaha bisa memiliki puluhan gerai restoran pecel lele di berbagai kota.

Tetapi sekarang ada wirausaha jenis lain, yang juga menarik perhatian. Pelaku usaha ini tidak merintis usaha dari nol, tetapi dia mungkin justru sudah berada di dalam sebuah perusahaan yang cukup besar dan mapan. Inilah yang kita sebut “kewirausahaan korporat” (corporate entrepreneurship). Perhat…

Bisnis Hijau, Menjaring Profit Seraya Melindungi Lingkungan

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Bisnis Hijau kini sudah menjadi tren baru di tingkat global. Para pengusaha dulu harus memilih antara mengejar profit atau melindungi lingkungan, tetapi dengan konsep Bisnis Hijau, kini mereka bisa memperoleh keduanya sekaligus. Bisnis Hijau bisa sama menguntungkannya seperti bisnis lain.

“Hijau” biasanya dikaitkan dengan alam dan lingkungan. Itulah yang menjadi tren dunia sekarang. Setiap praktik bisnis pun harus memperhatikan aspek lingkungan sebagai standar operasinya. Karena kita semua hidup di planet yang sama, dan lingkungan hidup ini tidak bisa dipisahkan satu sama yang lain, konsep bisnis “hijau” ini pun harus mendapat perhatian serius dari para pengusaha di Indonesia. Tetapi, apa sih yang dimaksud dengan bisnis hijau itu?

Bisnis berkelanjutan (sustainable business), atau bisnis hijau (green business), adalah suatu usaha yang memberi dampak negatif minimal pada lingkungan, komunitas, masyarakat, atau ekonomi lokal ataupun global. Yakni, suatu bisnis yan…

Masyarakat Ekonomi ASEAN: "Ketar-ketir" Menyambut Terwujudnya Pasar Tunggal ASEAN 2015

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Implementasi Pasar Tunggal ASEAN sudah di ambang pintu. Namun, kesiapan Indonesia dan daya saing para pelaku usaha di dalam negeri, untuk menghadapi era perdagangan bebas itu, masih memprihatinkan. Sosialisasi terhadap pemerintah daerah dan pelaku usaha di dalam negeri juga masih sangat minim.

Masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kini sudah tinggal hitungan bulan saja sebelum efektif berakhir. Pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden baru sudah di depan mata. Namun, siapapun yang terpilih menjadi Presiden RI nanti akan diwarisi “sisa-sisa pekerjaan yang belum tuntas” dari pemerintahan SBY. Salah satu sisa pekerjaan yang belum tuntas itu adalah persiapan Indonesia menyambut implementasi Pasar Tunggal ASEAN.

Sebagai bagian dari Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN), Indonesia akan memasuki era baru pada 2015, dengan terwujudnya ASEAN Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). ASEAN –yang terdiri dari Indo…