Posts

Showing posts from May 5, 2014

Soal UTS Etika Komunikasi - Dosen: Ir. Satrio Arismunandar, M.Si, MBA

Image
Mata Kuliah : ETIKA KOMUNIKASI (Ujian Tengah Semester)
Hari, tanggal : Selasa/ 1 April 2014
Waktu Ujian : 8.30 – 11.00
Dosen : Ir. Satrio Arismunandar, M.Si, MBA
SIFAT UJIAN : Closed Book

1.Dalam menghadapi suatu problem/dilema etis, ada tiga pendekatan etika yang bisa kita gunakan untuk mengambil keputusan. Yaitu, pendekatan Etika Deontologis, Etika Teleologis, dan Golden Mean (prinsip “jalan tengah”) Aristoteles. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pendekatan Deontologis, Teleologis, dan Golden Mean (prinsip “jalan tengah”) Aristoteles itu dan berilah contoh untuk masing-masing pendekatan ini!

2.Eric bekerja sebagai staf Humas di sebuah perusahaan kimia. Perusahaan ini membuang limbah beracun ke sungai sehingga ikan-ikan mati dan air sungai itu tak sehat untuk mandi/cuci/minum. Ketika muncul protes dari masyarakat, Eric disuruh oleh atasannya untuk membuat siaran pers yang isinya menyatakan: limbah perusahaan itu aman buat lingkungan, sebab sudah diproses sebelum di…

Jokowi, Eksploitasi Sentimen Etnik, dan Standar Ganda

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Kalau kita buka berbagai media sosial saat ini, dalam isu yang menyangkut pemilihan presiden (pilpres) Juli 2014, bertebaran serangan-serangan personal terhadap bakal calon presiden yang dianggap potensial. Salah satu sasaran serangan yang paling masif lewat media sosial itu adalah Joko Widodo (Jokowi), mantan pengusaha mebel asal Solo, yang kini diajukan oleh PDI Perjuangan sebagai calon presiden.

Sebetulnya bukan hal yang luar biasa, jika menjelang suatu peristiwa besar nasional seperti pilpres, terjadi kampanye untuk mendukung kandidat tertentu atau memojokkan kandidat yang lain. Hal seperti itu bukan cuma terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara-negara lain. Di Amerika Serikat, misalnya, serangan lawan politik terhadap asal-usul Barack Obama, kewarganegaraan Obama, agama yang dianut Obama (Obama dituduh sebagai Muslim, walaupun dia jelas-jelas penganut Kristen), dan lain-lain bisa dengan mudah kita temui di media.

Yang kita sesalkan adalah jika seranga…

Calon Presiden RI dan Budaya Kekerasan di Sekitar Kita

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Kekerasan kini tampaknya sudah menjadi fenomena umum. Bukan cuma orang dewasa yang melakukannya, tetapi anak kecil berusia belasan tahun pun sudah mempraktikkannya. Contoh terakhir yang mengenaskan adalah kasus yang menimpa Renggo Khadafi (11), siswa kelas 5 SDN 09 Pagi Makassar, Jakarta Timur. Minggu (4 Mei 2014), Renggo meninggal setelah tiga hari dirawat di RS Polri Kramatjati. Renggo menjadi korban penganiayaan kakak kelasnya SY (13).

Teman sekelas Renggo, ER (11) menuturkan, kejadian bermula saat istirahat sekolah sekitar pukul 10.30 WIB, Senin (28 April 2014). Renggo yang hendak masuk kelas tidak sengaja menabrak kakak kelasnya SY, yang sedang memakan pisang cokelat (piscok) di tangga sekolah. Piscok SY jatuh, lalu ia marah-marah pada Renggo. Renggo pun minta maaf dan mengganti piscoknya Rp 1.000.

Setelah mengganti rugi, Renggo pun masuk ke kelas dengan wajah ketakutan. Tetapi SY yang masih kesal pada Renggo tak lama kemudian mendatangi adik kelasnya itu…

Bukti Konkret Jokowi Tidak Melakukan Pencitraan

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Selaku bakal calon presiden Indonesia yang potensial, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sering dituding melakukan pencitraan oleh para lawan politiknya. Namun, pernyataan Jokowi tentang rencana pencabutan subsidi bahan bakar minyak (BBM) memberi bukti konkret bahwa Jokowi tidak melakukan pencitraan.

Menjelang acara Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Hotel Bidakara, Jakarta, 30 April 2014, Jokowi menyatakan bahwa BBM sudah tidak layak lagi disubsidi. Ia punya gagasan menghapus subsidi BBM secara bertahap selama 4 tahun, dengan menaikkan harga setiap tahun. "Saya kira empat tahun lah, subsidi BBM tadi empat tahun tapi berjenjang. Kurang-kurang lalu hilang," ungkap Jokowi.

Mantan pengusaha mebel ini menghitung besaran angka kenaikan harga BBM subsidi per tahun, dihitung dari selisih harga BBM yang disubsidi dengan harga keekonomian dibagi selama 4 tahun. Sehingga pada tahun kelima, pemerintah tidak perlu sediakan anggar…

Palestina di Bawah Rezim Apartheid Israel

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Proses perundingan perdamaian Palestina-Israel, yang disponsori Amerika, kini praktis sudah ambruk. Rakyat Palestina di Tepi Barat pun terancam hidup terisolasi di bawah rezim apartheid Israel, seperti yang sudah terjadi di Jalur Gaza.

Kalau seorang pejabat, diplomat, atau politisi Amerika mengatakan sesuatu yang keliru, salah arah, diplintir, disinformatif, atau bohong tentang Iran, Suriah, atau Rusia, ia tidak akan dipermasalahkan.Tetapi jika seorang pejabat tinggi AS bicara apa adanya atau jujur tentang Israel, ia justru bisa tertimpa masalah serius di dalam negeri. Inilah yang menimpa Menteri Luar Negeri AS John Kerry.

Kerry di minggu terakhir April 2014 buru-buru harus minta maaf dan mencabut ucapannya, sesudah muncul reaksi keras akibat ia bicara jujur tentang bahaya Israel menjadi “negara apartheid,” jika perundingan perdamaian Israel-Palestina gagal. Ucapan tentang “negara apartheid” itu sebetulnya tercetus dalam pertemuan tertutup komisi trilateral, …

Memprotes "Obral" Hukuman Mati di Mesir

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Vonis hukuman mati massal, yang dijatuhkan oleh pengadilan Mesir terhadap lebih dari 1.200 warga pendukung kubu oposisi, membuat citra pemerintah semakin babak belur. Pemerintah Mesir yang didominasi militer terbukti membuat posisi Mesir terpuruk dalam penegakan HAM.

Setelah sekian lama dikritik karena dianggap kurang cepat dan kurang vokal, dalam menanggapi hukuman mati dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) secara besar-besaran terhadap aktivis prodemokrasi dan warga pendukung oposisi di Mesir, sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Indonesia akhirnya angkat bicara. Ormas itu antara lain Nahdlatul Ulama, Persatuan Islam (Persis), dan Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT).

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj menyatakan di Jakarta, akhir April 2014, bahwa vonis mati terhadap 683 anggota Ikhwanul Muslimin telah mencoreng wajah pemerintah Mesir, yang notabene adalah negara yang berpenduduk mayoritas Muslim. “Dengan mudahny…