Posts

Showing posts from November 25, 2014

Paket Wisata Muslim ke Beijing - Cuma 1.000 USD (6 hari)

Image
Paket Beijing Moslem Tour oleh DLM Travel
USD 1.000 (6 hari - pesawat non-Garuda), atau
USD 1.450 (6 hari - pesawat Garuda)


Kontak: 082122604791 (Ibu Dhini) atau 081286299061 (satrio)

Hari 1 : Tiba di Beijing (makan siang/makan malam)

Tiba di Beijing lalu dijemput. Mengunjungi Tiananmen Square yang merupakan kota terbesar di dunia yang didalamnya termasuk Great Hall of the People dan Chairman Mao’s Mausoleum. Kemudian menuju Forbidden City lalu makan siang di restoran setempat dan mengunjungi Masjid Niu Jie yang bergaya unik khas Cina di Beijing. Menonton pertunjukkan Akrobatik sebelum makan malam dan cek in hotel untuk beristirahat.

Hari 2 : Beijing (makan pagi/makan siang/makan malam)
Setelah sarapan pagi di hotel, Anda akan mengunjungi Museum Giok lalu melanjutkan ke Tembok Cina. Makan siang di restoran muslim dekat Tembok Cina. Belanja di Pusat Obat Luka Bakar. Berfoto di Olympic Stadiums – Bird Nest dan Water Cube dari luar. Menikmati Bebek Peking dan berbelanja di Wang Fu Jing dan…

Membandingkan Presiden Jokowi dan Mantan Boss Saya

Image
Ketika Presiden Jokowi dan istri ke Singapura naik pesawat kelas ekonomi, sejumlah haters (biasalah) langsung menuding Jokowi melakukan pencitraan. Apalagi ditambah "bumbu pemanas emosi" dengan dikaitkan kenaikan harga BBM. Saya pribadi lebih melihat itu sebagai gaya natural, yang sudah jadi bawaan Jokowi.

Orang sekali dua kali bisa pura-pura sederhana, tapi tak mungkin puluhan tahun pura-pura sederhana. Bawaan bisa juga dikaitkan dengan selera. Presiden Soeharto itu kabarnya senang makan sayur asem, menu makanan yang sederhana, tapi memang beliau suka. Jadi jangan bilang Pak Harto mau sok merakyat dengan makan sayur asem (padahal dia mampu beli menu yang jauh lebih mahal. Presiden RI kok!).

Contoh lain adalah musisi ST12 Charlie. Ketika masih hidup miskin, Charlie makannya nasi dan ikan teri asin. Rupanya itu jadi kebiasaan, sehingga sesudah jadi musisi top (dan banyak duit) Charlie sering makan nasi ikan asin. Apakah kita mau bilang si Charlie ini sok miskin dan sok mera…

Diplomasi Jokowi di Pentas Global

Image
Oleh SATRIO ARISMUNANDAR

Presiden Jokowi menyosialisasikan doktrin poros maritim dan diplomasi pro-rakyat, pada lawatan luar negeri pertamanya di forum APEC, ASEAN, dan G20. Namun, yang perlu diperhatikan, seberapa jauh diplomasi itu betul-betul mewakili kepentingan nasional.

Untuk seorang presiden baru, yang tidak memiliki latar belakang karir diplomat dan minim pengalaman politik luar negeri, Joko Widodo (Jokowi) ternyata melampaui semua perkiraan. Mengingat bekal pengalaman luar negerinya yang terbatas, sejumlah kalangan awalnya tidak berharap terlalu banyak dari Jokowi. Tetapi kini ada apresiasi baru terhadap “gebrakan” diplomasi Jokowi.

Pada pertengahan November 2014, Presiden Jokowi mengawali lawatan perdananya ke luar negeri dengan menghadiri tiga forum regional dan internasional. Pertemuan puncak itu adalah Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Beijing, China (10-11 November), Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN di Nay Pyi Taw, Myanmar (12-13 November), dan pertemuan G20 di Bris…

Bung Karno dan Nasi Goreng Megawati

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Kalau sekarang banyak demonstrasi mahasiswa, yang diorganisasikan untuk memprotes kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), itu sebenarnya tidak luar biasa. Rasa-rasanya semua Presiden RI pernah mengalami didemo oleh mahasiswa dalam berbagai isu atau kebijakan, yang dianggap kontroversial atau tidak pro-rakyat. Salah satunya adalah Presiden pertama RI, Bung Karno.

Bisa jadi setiap presiden bersangkutan –termasuk Bung Karno-- serius ingin memperjuangkan kepentingan rakyat, atau mungkin juga kebijakan yang tidak populer itu terpaksa mereka ambil karena kondisi dan situasi tertentu, yang di luar kendali presiden. Namun, apapun niat dan maksud presiden bersangkutan, kesulitan hidup yang dirasakan rakyat memang butuh solusi konkret. Tidak cukup dengan penjelasan verbal.

Meski demikian, ruang dialog antara pihak pengambil kebijakan –dalam hal ini Presiden selaku pemimpin pemerintahan—dan mahasiswa yang merasa mewakili sua…