Posts

Showing posts from December 24, 2014

Problematika Pemanfaatan Simbol Islam

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Kalangan pers Indonesia baru-baru ini terkejut dan prihatin dengan dijadikannya Pemimpin Redaksi The Jakarta Post, Meidyatama Suryodiningrat (MS), sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. Hal itu terkait dengan pemuatan gambar karikatur tentang ISIS (Islamic State in Iraq and Syria) di harian berbahasa Inggris tersebut pada edisi Kamis, 3 Juli 2014.

Korps Mubaligh Jakarta pada 15 Juli 2014 melaporkan Harian The Jakarta Post ke Bareskrim Polri, karena menganggap pemuatan kartun itu “menghina Islam.” Harian ini dituduh melanggar pasal 156a KUHP, tentang Penghinaan dan Penistaan Agama yang ancaman hukumannya lima tahun penjara. Kasus ini oleh Bareskrim Polri lalu dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Kartun bermasalah itu menggambarkan seorang milkisi ISIS sedang menaikkan bendera hitam bergambar tengkorak putih, dengan dua tulang bersilang di bawahnya, mirip bendera bajak laut. Di latar belakang terlihat seorang pejuang ISIS akan mengeksekusi lima tawanan,…

Rupiah Ambruk, Untunglah Bangkit Lagi (Aktual Review)

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Berita yang paling bikin heboh dalam seminggu terakhir, tentu saja adalah ambruknya nilai rupiah sampai ke titik terendah, terutama akibat pengaruh eksternal. Ekonomi masing-masing negara, termasuk Indonesia, kini memang sudah terintegrasi secara global, sehingga bila ada gejolak di satu negara –apalagi negara dengan ekonomi yang sangat besar seperti Amerika-- pasti ada dampaknya ke negara lain.

Bukan cuma Indonesia yang mengalami gejolak ini. Namun nilai tukar rupiah sempat melemah drastis hingga mendekati Rp 13.000 per dollar AS. Padahal, menurut catatan media, Rupiah terakhir kali menyentuh level Rp 12.900 per dollar AS adalah di akhir era Orde Baru, tepatnya pada 17 Agustus 1998.

Gejolak politik setelah Presiden Soeharto terjungkal dari kekuasaan pada Mei 1998, sempat membuat rupiah melemah, sampai di level Rp 16.650 per dolar AS pada 17 Juni 1998. Kondisi 2014 sekarang tentu jauh berbeda dengan kondisi ekonomi-politik 1998, yang menyusul krisis moneter …