Betulkah Bouraq Itu Sejenis "Mesin Waktu"?

Ketika sedang makan malam, putri saya Rifa, kelas III SMP --yang kebetulan sedang libur dari pesantren karena harus berobat gigi-- bertanya pada saya: "Apakah mesin waktu itu ada, papa?"
"Secara teoritis, mesin waktu itu mungkin saja ada," jawab saya. Putri saya yang satu ini memang suka bertanya yang "aneh-aneh", jadi saya tidak terkejut dengan pertanyaan itu.

"Bouraq, yang dikendarai Rasulullah SAW ketika Isra Mi'raj, itu mungkin sejenis mesin waktu ya, pa?" tanya Rifa lagi.
"Kenapa kamu berpikir begitu?" tanya saya, mulai tertarik.

"Ketika Nabi Muhammad SAW melakukan Isra Mi'raj, kan dunia belum kiamat. Manusia belum dihisab, jadi belum ada manusia yang masuk surga atau neraka. Tetapi nyatanya Nabi melihat manusia yang diberi kenikmatan di surga dan disiksa di neraka. Jadi jangan-jangan Bouraq itu semacam mesin waktu, yang mampu membawa Rasulullah ke masa depan, melihat kondisi manusia yang masuk surga dan neraka," ujar Rifa.

"Siapa yang bilang begitu? Dari mana kamu dengar itu?" tanya saya, penasaran.
"Dari ustadzah, guru fisika saya di pesantren, pa. Itu baru sebatas dugaan saja," ujar Rifa.

Menarik! Ternyata dari lingkungan pesantren, ada juga "penafsiran non-tradisional" semacam itu, meski mungkin baru tahap spekulasi. Bukan kajian yang betul-betul ilmiah dan mendalam. Tetapi saya senang karena kepada siswa dibuka wawasan untuk penafsiran-penafsiran yang mungkin tak terbayang sebelumnya.

Sebagai orang yang menggemari berbagai macam buku tentang UFO, parallel universes, black holes, dll dan penikmat film-film X-Files atau Star Trek, saya tidak merasa asing dengan pikiran-pikiran semacam itu. Yang saya merasa surprise, pikiran-pikiran semacam ini ternyata juga sampai ke Ustadzah, yang mengajarkan fisika ke putri saya di pesantren.

Depok, Maret 2015
Satrio Arismunandar

Comments

Popular posts from this blog

MEMAHAMI KONVERGENSI MEDIA (MEDIA CONVERGENCE)

TANYA-JAWAB SEJARAH FILSAFAT YUNANI

Strategi dalam Industri Media (Contoh Model Five Forces Michael E. Porter)