Posts

Showing posts from May 19, 2015

Persaingan Sengit Kandidat Pengganti F-5E/F Tiger II

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Berbagai pesawat tempur modern, canggih, dari generasi di atas 4 (tapi belum sampai ke generasi 5) telah ditawarkan kepada Indonesia, dan bertarung sengit untuk menggantikan armada pesawat F-5E/F Tiger II TNI Angkatan Udara yang sudah semakin tua. Sampai saat artikel ini ditulis, Kementerian Pertahanan RI belum melakukan tender dan belum memutuskan pesawat mana yang akan dipilih untuk menggantikan F-5E/F.

Meskipun demikian, ada beberapa kandidat yang sudah jelas dan disebut-sebut berpotensi menggantikan F-5E/F, dalam tugasnya menjaga kedaulatan di ruang udara Negara Kesatuan RI. Kandidat itu antara lain: Saab JAS 39 Gripen, Sukhoi Su-35BM, F-16 Block 60, Eurofighter Typhoon, dan Dassault Rafale. Ada yang bermesin tunggal (Gripen dan F-16), dan ada juga yang bermesin ganda (Su-35BM, Typhoon, dan Rafale).

Tulisan ini mencoba secara sepintas menampilkan profil para kandidat pengganti F-5E/F tersebut, dengan keunikan dan keunggulan masing-masing. Misalnya, dari a…

Haji Misbach yang Ingin Menyatukan Islam dan Komunisme

Image
Mohamad Misbach, yang lebih dikenal dengan Haji Misbach atau Haji Merah, adalah tokoh komunis awal di zaman Hindia Belanda. Misbach mendakwahkan bahwa Islam dan Komunisme itu tidak harus dipertentangkan. Seperti Komunisme, Islam seharusnya menjadi agama yang revolusioner dan bergerak untuk melawan penindasan dan ketidakadilan.
Misbach adalah anggota Sarekat Islam pada tahun-tahun awal berdirinya. Ketika Sarekat Islam (SI) pecah pada 1923 menjadi SI Putih dan SI Merah, Haji Misbach mengikuti SI Merah yang dipimpin Semaoen, yang kemudian bermetamorfosis menjadi PKI (Partai Komunis Indonesia).

Misbach (1876–1926) lahir di Kauman, persis di depan keraton Kasunanan dekat Masjid Agung Surakarta. Semasa kecil, dia bernama Ahmad, lalu setelah menikah berganti nama menjadi Darmodiprono. Usai menunaikan ibadah haji, barulah dia dikenal sebagai Haji Mohamad Misbach. Ayahnya adalah pejabat keagamaan keraton, selain juga seorang pedagang batik yang kaya raya.

Pada usia sekolah, Misbach ikut pelaja…

Mencari Pengganti Kapal Selam Kelas-Collins Australia

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Beroperasinya kapal-kapal selam Australia di perairan Indonesia, khususnya pada saat situasi krisis di Timor Timur di zaman pemerintahan Presiden Soeharto, sudah dipahami oleh militer Indonesia. Kini Australia sedang merencanakan pembaruan armada kapal selamnya yang sudah mulai tua dengan kapal selam generasi baru. Namun berbagai komplikasi, terkait kepentingan politik pemerintah Perdana Menteri Tony Abbott, membuat rencana akuisisi itu tertunda.

Enam kapal selam kelas-Collins milik Royal Australian Navy (RAN) dijadwalkan secara bertahap mulai berhenti bertugas pada 2025 dan seterusnya. Rencana untuk menggantinya telah dimulai pada 2007 dengan proyek akuisisi pertahanan SEA 1000, yang disebut juga Program Kapal Selam Masa Depan (Future Submarine Programme).

Mengingat beban keuangan yang mahal untuk terus mempertahankan beroperasinya kapal selam kelas-Collins, keputusan cepat untuk menggantinya sangat dibutuhkan. Kecuali ada pilihan lain, seperti sementara …

“Operation Decisive Storm” yang Tidak Tuntas di Yaman

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Bom-bom berjatuhan, mengakibatkan suara dentuman menggelegar, kerusakan parah, dan korban-korban warga sipil di Sana’a, ibukota Yaman, hari Kamis, 26 Maret 2015. Hari itu adalah babak baru krisis di Timur Tengah, yang sebelumnya sudah runyam oleh perang saudara di Suriah, dan perang melawan kelompok ekstrem ISIS (Negara Islam di Irak dan Suriah), yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.

Hari itu Angkatan Udara Arab Saudi mulai melancarkan Operation Decisive Storm (Operasi Badai Tegas), lewat serangan udara dahsyat ke negeri tetangganya Yaman, yang jauh lebih miskin secara ekonomi. Tak kurang dari 100 pesawat tempur canggih Saudi dikerahkan, untuk membombardir posisi kelompok militan Houthi dan pasukan pendukungnya, yakni militer yang loyal pada mantan Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh.

Al Arabiya menyatakan, babak pertama serangan udara diarahkan ke pangkalan udara militer di Bandara Internasional Sana’a, dan berhasil menghancurkan banyak sistem pertaha…

Palestina Sesudah Pengakuan Vatikan

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Pengakuan Vatikan pada Negara Palestina adalah kemenangan politis dan simbolis Palestina. Langkah susulan yang diperlukan adalah rekonsiliasi Hamas dan Fatah dalam menghadapi musuh sebenarnya: Israel.

Tanggal 13 Mei 2015 menjadi hari bersejarah dalam hubungan Vatikan-Palestina. Sehari sebelum umat Katolik dunia merayakan Kenaikan Isa Almasih, Takhta Suci Vatikan mengumumkan pengakuan resmi terhadap Negara Palestina. Ini adalah kemenangan politis dan simbolis besar bagi Palestina, karena Vatikan merepresentasikan ratusan juta umat Katolik dunia.

Juru Bicara Vatikan Federico Lombardi mengatakan, dalam waktu dekat Paus Fransiscus I akan mengirimkan duta besarnya kepada otoritas Palestina di kota Ramallah, Tepi Barat. Paus Fransiscus I sendiri memiliki perhatian terhadap konflik di Palestina, mengingat wilayah Palestina merupakan tempat suci bagi umat Katolik sedunia, khususnya kota Yerusalem dan Betlehem.

Pemerintah konservatif Israel langsung mengecam sikap Vatik…

“Mem-Pingpong” Nasib Pengungsi Muslim Rohingya

Image
Oleh Satrio Arismunandar

Thailand, Malaysia, dan Indonesia menghadapi problem masuknya manusia perahu asal Myanmar. Ketiga negara dituding saling lempar, untuk menolak masuknya pengungsi Muslim Rohingya ke wilayah kedaulatan mereka.

Thailand, Malaysia dan Indonesia akhir-akhir ini ketiban masalah serius. Ketiganya berpotensi dituding melanggar hak asasi manusia, karena secara “tidak manusiawi” mengusir manusia perahu Rohingya yang masuk ke wilayah kedaulatannya. Padahal etnis Muslim Rohingya ini sedang mengungsi dari Myanmar karena masifnya penindasan terhadap etnis Rohingya di negeri itu.

Migran Rohingya ini ditolak masuk ke perairan Thailand ketika mereka bermaksud pergi ke Malaysia. Tetapi migran Rohingya ini juga ditolak masuk ke Malaysia. Kapal patroli Malaysia menangkap dua kapal migran Rohingya di dekat Pulau Penang dan Langkawi, 13 Mei 2015. Otoritas Malaysia lalu mengembalikan dua kapal yang mengangkut ratusan migran Rohingya itu ke Myanmar.

Sementara itu, pada pekan pertama …

Ayatullah Khomeini, Bapak Revolusi Islam di Iran (Sang Penerobos)

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Bicara tentang sejarah Iran modern, tak mungkin tidak menyebut nama Ayatullah Ruhullah Khomeini. Peran ulama besar Syiah kelahiran 21 September 1902, yang sering disebut Imam Khomeini ini, sangat besar dalam Revolusi Islam, yang menggulingkan kekuasaan Shah Mohammad Reza Pahlavi di Iran.

Revolusi Iran adalah revolusi yang bersifat populis, nasionalis, dan Islam Syiah. Revolusi ini menggantikan sistem monarki diktatorial warisan Shah Iran dengan teokrasi berdasarkan sistem “velayat-e faqih” (perwalian oleh para ahli hukum Islam). Revolusi ini merupakan bagian dari perlawanan kubu konservatif terhadap upaya westernisasi dan sekulerisasi oleh rezim Shah yang didukung Barat.

Dari perspektif lain, revolusi ini juga merupakan reaksi yang tidak begitu konservatif terhadap ketidakadilan sosial dan berbagai kekurangan lain dari rezim monarki lama. Shah dipandang oleh banyak rakyat Iran sebagai antek atau boneka kekuatan Barat non-Muslim atau Amerika Serikat. Rezim Sha…