Posts

Showing posts from October 21, 2015

Berpahit Dahulu, Bermanis Kemudian (Tatap Redaksi)

Image
Hari Selasa, 10 Oktober 2015, adalah tepat setahun pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla berjalan. Ada berbagai hal yang patut diulas dari pemerintahan Jokowi-JK, baik yang positif maupun negatif. Sejumlah survey menunjukkan kepuasan publik yang merosot terhadap kinerja pemerintah.

Ini hal yang lumrah, karena begitu tingginya ekspektasi publik di awal terpilihnya Jokowi-JK sebagai pasangan Presiden dan Wapres. Antara harapan yang membubung tinggi dan realita di lapangan memang tidak selalu sejalan. Hal ini karena harapan selalu bersifat ideal, sedangkan mewujudkan sesuatu yang ideal di tengah situasi yang jauh dari ideal memang tidak mudah.

Di Denpasar, Bali, sejumlah mahasiswa memajang tulisan dalam unjuk rasa menyikapi setahun kepemimpinan Jokowi-JK, di Denpasar. Puluhan mahasiswa Bali mengkritisi program-program pemerintah yang disebut Nawacita, yang dinilai mereka masih banyak yang belum terealisasi dalam setahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Peme…

Haji Samanhudi, Pendiri Sarekat Dagang Islam

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Pergerakan nasional Indonesia dalam melawan penjajahan Belanda diekspresikan antara lain lewat munculnya organisasi-organisasi modern dari kalangan pribumi, yang memperjuangkan hak-hak dan kepentingan rakyat. Salah satu organisasi modern itu adalah Sarekat Islam, yang berawal dari Sarekat Dagang Islam (SDI). Tokoh utama di balik pendirian SDI itu adalah Kyai Haji Samanhudi.

SDI yang didirikan Samanhudi merupakan sebuah organisasi massa, yang awalnya adalah wadah bagi para pengusaha batik di Surakarta. Samanhudi tergerak mendirikan SDI setelah melihat adanya diskriminasi terhadap para pengusaha pribumi. Samanhudi merasakan perbedaan perlakuan oleh penguasa Hindia Belanda terhadap pedagang pribumi, yang mayoritas beragama Islam, dengan pedagang Tionghoa yang lebih mendapat keistimewaan. Persaingan usaha menjadi tidak sehat.

Samanhudi menyimpulkan, pedagang pribumi harus mempunyai organisasi sendiri untuk membela kepentingan mereka. Maka pada 1905, ia mendirik…