Posts

Showing posts from 2016

Maryam Jameelah: Pembela Konservatisme Islam

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Maryam Jameelah adalah tokoh intelektual dan penulis dari sekitar 30 buku tentang agama, sejarah, dan budaya Islam. Ia adalah sosok Muslimah yang menjadi penyuara pandangan konservatif Islam, dan terkenal lewat karya-karyanya yang sangat kritis terhadap budaya Barat.

Maryam aslinya beretnis Yahudi. Ia lahir dengan nama Margareth Marcus pada 23 Mei 1934 dan dibesarkan di lingkungan multietnis New Rochelle, New York, Amerika Serikat. Orang tuanya adalah Yahudi asal Jerman. Ia berasal dari keluarga Yahudi yang tidak terlalu ketat dalam soal agama. “Keluarga kami telah tinggal di Jerman selama empat generasi dan kemudian berasimilasi ke Amerika,” papar Maryam, dalam bukunya “Islam and Orientalism.”

Sebagai anak, Margareth secara psikologis dan sosial merasa kurang serasi dengan lingkungan sekitarnya. Ibunya menyebut Magareth sebagai anak yang cerdas, sangat cerdas, namun juga “sangat penggugup, sensitif, mudah tersinggung, dan penuntut.”

Bahkan ketika di sekol…

Hubungan antara Muslim Sunni dan Muslim Syiah di Irak

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Irak adalah negeri Arab yang eksotis, sekaligus mungkin tidak banyak dimengerti oleh orang Indonesia. Membayangkan Irak adalah membayangkan negeri ajaib dengan kisah-kisah seribu satu malam yang sangat terkenal itu. Negeri dengan kekhalifahan yang megah, Aladin dengan lampu ajaibnya, karpet terbang, jin raksasa yang bisa mengabulkan semua keinginan kita, dan sebagainya. Pada puncak kejayaannya, kekhalifahan Islam dengan ibukotanya di Baghdad menghadirkan puncak kebudayaan, pada masa ketika Amerika masih berupa tanah liar, yang jauh dari kemajuan, dan Eropa masih dilanda zaman kegelapan.

Diperkirakan, jumlah semua penduduk Irak saat ini adalah 36 juta. Mayoritas 75-80 persen penduduk Irak adalah bangsa Arab. Kelompok etnis utama lainnya adalah Kurdi (15-20 persen), Asiria, Turkmen Irak dan lain-lain (5 persen), yang kebanyakan tinggal di utara dan timur laut negeri. Kelompok lainnya adalah orang Persia dan Armenia, kemungkinan mereka keturunan budaya Mesopotam…

Menciptakan Daerah Tangguh Konflik

Image
Konflik bernuasa SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) beberapa minggu terakhir ini kembali mewarnai pemberitaan di media massa kita. Misalnya, pelarangan atau hambatan pelaksanaan ibadah oleh sebuah komunitas agama oleh massa dari komunitas agama yang lain. Alasan formalnya adalah soal tempat, teknis perizinan, dan prosedural, walau esensi masalahnya tampaknya lebih dari sekadar soal teknis. Ini terjadi di Bandung, Jawa Barat.

Bahkan dari komunitas agama yang sama (namun berbeda sekte) juga bisa terjadi konflik, yang berujung ke larangan beribadah, pengusiran dari tempat domisili, bahkan benturan kekerasan. Warga dari sekte yang dianggap menyimpang atau sesat lalu diusir dan jadi pengungsi. Pengungsi ini menjadi urusan pemerintah. Ini terjadi di Sampang, Madura.

Tapi konflik di berbagai daerah bukan terbatas pada isu SARA, tetapi bisa banyak hal lain, seperti: konflik agraria/tanah, ketidakadilan sosial-ekonomi, persaingan politik, dan sebagainya. Salah satu persoalan yang berpo…

Sinopsis Buku "Membangun SDM Indonesia Emas" Karya Ivan Taufiza

Image
Ada satu persoalan besar yang dihadapi Indonesia. Dengan sekian banyak sumber daya alam (SDA) yang dimilikinya, mengapa Indonesia seolah-olah kalah maju dibandingkan dengan negara-negara lain, yang bisa dibilang tak punya banyak SDA, seperti Jepang, Korea Selatan, atau Singapura? Kata kunci untuk menjawab pertanyaan itu adalah sumber daya manusia (SDM).

Buku karya Ivan Taufiza ini ingin memberi kontribusi bagi kemajuan Indonesia dari sisi kunci itu. Yakni, bahwa langkah awal untuk memajukan Indonesia adalah dengan membangun SDM Indonesia yang berkualitas, tangguh, ulet, cerdas, profesional, memiliki kesadaran etika, dan siap berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain. Jadi, SDM yang berkualitas “emas”.

Benang merah inilah yang merangkai seluruh tulisan dalam buku ini, yang merupakan kumpulan artikel Ivan, yang terentang dari tahun 2005 sampai 2016. Berbagai artikel itu dipilah ke dalam bab-bab tematik, agar memudahkan pembaca memahaminya. Setiap artikel dilengkapi keterangan tahun penuli…

Sheikh Ahmad Yassin, Pendiri dan Pemimpin Spiritual Hamas

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Palestina, yang masih berjuang untuk merdeka dari penjajahan Israel, tak pernah kekurangan tokoh pejuang. Salah satu tokoh terkemuka yang syahid dalam melawan Israel adalah Sheikh Ahmad Yassin. Yassin adalah pendiri sekaligus pemimpin spiritual Hamas (Gerakan Perlawanan Islam) yang berbasis di Jalur Gaza, daerah pendudukan Israel.

Tokoh yang bernama lengkap Sheikh Ahmad Ismail Hassan Yassin ini lahir pada 1937 dan gugur oleh serangan helikopter militer Israel pada 22 Maret 2004. Yassin mendirikan organisasi paramiliter sekaligus partai politik Hamas, yang meraih popularitas dalam masyarakat Palestina.

Hamas menjadi kekuatan alternatif di Palestina selain PLO (Organisasi Pembebasan Palestina) pimpinan Yasser Arafat. Popularitas Hamas menguat, ketika para pimpinan PLO dianggap korup, birokratis, oportunis, dan mengalami kemunduran terus-menerus dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Hamas bukan cuma bisa bertempur melawan Zionis Israel, tetapi juga mendir…

Mempertanyakan Komitmen Indonesia dalam Penurunan Emisi Global

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Bicara soal lingkungan hidup mungkin tidak semenarik bicara soal politik. Apalagi politik nasional sedang hangat-hangatnya akhir-akhir ini. Namun, bicara soal lingkungan hidup adalah bicara tentang masa depan umat manusia, dan Indonesia berpartisipasi dalam kelangsungan hidup umat manusia tersebut.

Ratifikasi Perjanjian Paris oleh Pemerintah Indonesia, pada Oktober 2016, adalah kabar baik. Ini memberikan harapan dan sinyal bahwa pemerintah siap untuk mengambil langkah-langkah yang berarti dan mengikat, untuk melindungi Indonesia dari dampak buruk perubahan iklim, termasuk menyebabkan kematian dini di seluruh Asia Tenggara.

Emisi gas rumah kaca dari perusakan hutan terus meningkat. Pengeringan dan kebakaran lahan gambut berkontribusi sangat besar terhadap total emisi nasional. Maka, sekarang adalah waktunya bagi Indonesia untuk memenuhi komitmen yang telah dibuat pada Deklarasi hutan di New York 2014, untuk mengakhiri deforestasi dan melindungi lahan gambut s…

Jokowi dan Jalan Pedang Musashi

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Bagi sebagian pembaca, judul tulisan ini mungkin terkesan mengada-ada. Apa hubungannya antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan “Jalan Pedang” Musashi? Bahkan, bagi pembaca yang kurang akrab dengan sejarah dan budaya Jepang, pertanyaannya mungkin lebih mendasar lagi: Musashi itu siapa?

Tulisan ini mencoba mengangkat, mengkritisi, dan memaknai perjalanan karir politik Jokowi, sesudah hampir dua tahun memimpin pemerintahan. Analisis yang digunakan bukan dari perspektif politik, yang sudah banyak dilakukan oleh para pengamat lain, tetapi menggunakan pendekatan budaya, persisnya melalui filsafat “Jalan Pedang” Musashi.

Bagi pengamat politik nasional, naik-turunnya popularitas Jokowi sejak resmi menjadi Presiden tahun 2014 dan langkah-langkahnya di pemerintahan menjadi fenomena menarik. Tentu, ada pujian dan kritik, bahkan kecaman, terhadap langkah Jokowi sebagai kepala pemerintahan. Dengan niat baik menuju perbaikan, tulisan ini mencoba memaknai kiprah Jokow…

Mengantisipasi Tantangan Perang Hibrida (Hybrid War)

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Ada berbagai macam jenis perang modern yang bisa melibatkan Indonesia. Ada yang dinamakan perang proksi (proxy war), yakni perang dengan meminjam tangan pihak lain. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sudah sering mengingatkan tentang ancaman perang proksi. Namun, yang belum banyak dibahas adalah jenis perang lain, yaitu perang hibrida.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Amerika Serikat, Jenderal George W. Casey, sudah bicara tentang sebuah jenis baru perang, yang akan semakin umum terjadi di masa depan. “Yaitu, sebuah hibrida antara perang ireguler dan perang konvensional,” ujarnya.

Perang hibrida (hybrid war) adalah strategi militer yang mencampurkan perang konvensional, perang iregular, dan perang siber. Dalam perang ini, dengan mengombinasikan operasi-operasi kinetik dengan upaya-upaya subversif, pihak agresor bermaksud untuk menghindari atribusi atau retribusi.

Atribusi berarti identifikasi yang jelas tentang aktor pelaku, sehingga menghindari atribus…

Pesawat F-35 Pertahankan Keunggulan Israel di Udara

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Di penghujung masa jabatannya, Presiden Amerika Serikat Barack Obama membuat “jasa baik” pada Israel, dengan kesepakatan bantuan militer terbesar dalam sejarah hubungan kedua negara. Meskipun Israel sering berulah dengan terus membangun permukiman Yahudi di daerah Palestina, dan menghambat proses perdamaian Israel-Palestina, toh Obama merasa perlu mengganjar Israel dengan bantuan menggiurkan.

AS menyepakati paket bantuan sebesar 38 miliar dollar AS (sekitar Rp 500,29 triliun) dalam jangka waktu 10 tahun. Penandatanganan bantuan itu dilakukan di Washington DC pada 14 September 2016. Ini adalah bantuan militer terbesar, yang belum pernah diberikan AS pada negara lain manapun. Paket bantuan ini mengukuhkan komitmen AS untuk mendukung kemajuan persenjataan Israel.

Sebelum pengumuman bantuan militer itu, militer Israel juga sudah diberi keistimewaan. Sejarah baru bagi militer Israel telah diciptakan di Dallas, Texas, Amerika Serikat, 26 Juli 2016. Ketika itu pes…

Bakamla RI: Mengamankan Poros Maritim Dunia

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Program besar pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia bukanlah sekadar wacana. Pencanangan Poros Maritim Dunia itu menuntut komitmen besar dari segi anggaran, sumber daya manusia, dan kelembagaan –khususnya yang terkait dengan kelautan-- untuk mendukung program besar itu.

Dalam konteks itulah, kehadiran Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) sangat penting dan vital. Bakamla adalah badan yang bertugas melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Bakamla adalah Coast Guard-nya Indonesia.

Bakamla merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan. Sebelumnya, Bakamla adalah lembaga nonstruktural yang bernama Badan Koordinasi Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakorkamla RI).

Bakorkamla awalnya dibentuk pada 1972 melalui Keputusan Bersama M…