Posts

Showing posts from July, 2016

Jurnalisme Bencana: Urgensi dan Peningkatan Kesadaran Masyarakat

Image
Oleh: Dr. Ir. Suprayoga Hadi, MSP

Peran media terkait informasi mengenai kejadian bencana sangat penting. Media, khususnya jurnalisme bencana, antara lain menyampaikan berita dan informasi soal bencana, baik pada tahap prabencana, saat bencana, maupun pasca bencana, kepada publik secara akurat, reliable, cepat, dan tepat.

Liputan (coverage) media terhadap bencana terbagi dalam liputan lokal, nasional, dan internasional. Liputan lokal sendiri terbagi dua: liputan daerah dan liputan provinsi. Media lokal dan nasional saat ini harus didorong agar mereka mampu memberitakan, tidak hanya informasi bencana yang berskala nasional dan internasional, tetapi juga yang berskala lokal.

Dalam konteks itu, Ditjen Pengembangan Daerah Tertentu dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) sangat mengharapkan adanya peningkatan kapasitas pemerintah daerah dan masyarakat, agar dapat menyiapkan informasi dan pemberitaan kebencanaan yang terjadi di lingkungan …

Pentingnya Jurnalisme Kebencanaan untuk Mitigasi Bencana

Image
Oleh: Ardan Ardiansyah

Jurnalisme kebencanaan berperan penting dalam memberikan informasi yang akurat, proporsional, dan bersifat kondusif dalam memberitakan bencana. Jurnalisme kebencanaan diharapkan mendorong masyarakat untuk siap sebelum terjadinya bencana.

Ada tiga aspek yang bisa diliput media dari suatu bencana. Pertama, pra-bencana, yakni hal-hal yang ada sebelum terjadi bencana (persiapan warga atau instansi tertentu dalam mengantisipasi bencana ini biasanya jarang diliput). Kedua, saat bencana, yakni hal-hal ketika sedang terjadi bencana (biasanya ini yang diliput secara dramatis). Dan ketiga, pasca bencana, yakni hal-hal sesudah terjadi bencana (misalnya, pembangunan kembali daerah yang luluh lantak dilanda bencana, kembalinya pengungsi ke desa asalnya, dan sebagainya).

Masalahnya, jurnalisme yang banyak dipraktikkan di media massa saat ini adalah yang banyak memberitakan saat bencana, bahkan secara dramatis pula. Tetapi media tersebut kurang memberitakan hal-hal yang menya…

Pemindahan Nelayan Jawa ke Natuna untuk Penguatan Ekonomi dan Kedaulatan Nasional

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Pengembangan sosial-ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di pulau terluar dan daerah perbatasan menjdi perhatian utama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT). Oleh karena itu, Kemendesa menaruh perhatian khusus pada rencana pemindahan nelayan dan 417 kapal pencari ikan dari pantai utara Jawa ke kepulauan Natuna, Provinsi Riau.

Latar belakang rencana atau gagasan ini adalah sering terjadinya pencurian ikan (illegal fishing) oleh nelayan-nelayan China di perairan Natuna. Pulau Natuna sudah diakui milik Indonesia. Namun di perairan sekitar Natuna, terutama yang menjadi bagian dari Laut China Selatan, terdapat potensi sengketa dengan China.

China mengklaim, perairan yang masuk dalam sembilan garis putus-putus di peta China adalah wilayah tradisional China (traditional fishing ground) berdasarkan “hak sejarah” China. Walaupun klaim China ini tidak didukung dan tidak sesuai dengan peraturan internasional manapun.

Pemerint…

Indo Defence 2016: Pameran dan Konferensi Pertahanan yang Bikin Bangga Anak Negeri

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Membanggakan dan memberi harapan. Itulah kesan pengunjung terhadap pameran pertahanan internasional, yang menampilkan produk-produk pertahanan dari dalam negeri, selain yang dari luar negeri tentunya. Disebut “membanggakan,” karena produk industri pertahanan dalam negeri --seperti dari PT Pindad, PT PAL, PTDI, dan lain-lain-- tampil tak kalah dengan produk luar negeri.

Untuk kesekian kalinya pameran pertahanan internasional Indo Defence akan digelar di Jakarta, pada 2-5 November 2016. Pameran Indo Defence 2016 Expo & Forum ini dituan rumahi oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan diselenggarakan oleh PT Napindo Media Ashatama. Pameran Indo Defence 2016, yang akan berlangsung di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran, ditargetkan diikuti oleh 55 negara.

Ini bukan pertama kali Napindo mengadakan pameran yang mengikutsertakan industri pertahanan dari banyak negara. Indo Defence adalah ajang promosi bagi produsen peralatan pertahanan dan keamana…

Force of the Future: AS Merombak Sistem Personel Militernya

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Keunggulan sebuah angkatan bersenjata modern bukan cuma ditentukan oleh kecanggihan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimilikinya, tetapi yang tidak bisa tergantikan adalah sumber daya manusia (SDM) di belakang alutsista tersebut. SDM militer --yang jumlahnya ratusan ribu sampai jutaan personel-- juga tidak bisa dikelola secara sembarangan, tetapi harus lewat sistem tertentu.

Berbagai perubahan besar yang terjadi di dunia dan lingkungan strategis, menyebabkan perubahan bentuk, jenis dan skala ancaman yang harus dihadapi. Pihak militer dengan demikian juga harus menyesuaikan diri dengan perkembangan tantangan tersebut. Kualifikasi SDM militer dan sistem personel yang digunakan untuk menanganinya tentunya juga harus berubah. Salah satu negara yang sedang melakukan perombakan besar terhadap sistem personel militernya adalah Amerika Serikat (AS).

Sebuah cetak biru yang rinci tentang bagaimana membangun kembali sistem personel militer telah di…

SDM TNI Menghadapi Skenario Indonesia 2045

Image
Oleh: Ivan Taufiza dan Satrio Arismunandar

Seperti apakah wajah Indonesia pada 2045, atau 100 tahun setelah memproklamasikan kemerdekaannya? Berbagai dinamika perubahan dalam lingkup nasional, regional, maupun global di masa depan akan mempengaruhi bangsa Indonesia. Hal ini karena perubahan itu akan menghadirkan tantangan, hambatan, gangguan, bahkan bentuk dan jenis ancaman yang berbeda pula terhadap kelangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Potensi Tantangan, hambatan, gangguan, dan ancaman pada 2045 itu tentu harus diantisipasi oleh seluruh komponen bangsa. Salah satu komponen utama, yang berkepentingan dengan pertahanan-keamanan dan kelangsungan hidup bangsa, adalah Tentara Nasional Indonesia (TNI). Seperti apa postur TNI di masa depan, dan bagaimana sumber daya manusia (SDM) di TNI sendiri mampu menangani berbagai tantangan bangsa pada 2045. Komponen-komponen bangsa lainnya tentu juga harus mengantisipasi hal yang sama.

Oleh karena berbagai pertimbangan strate…

Reformasi Birokrasi TNI AD: Menuju Tata Kelola yang Bersih, Berwibawa, Bebas KKN

Image
Program Reformasi Birokrasi (RB) TNI AD merupakan program jangka panjang, sesuai dengan Program Reformasi Birokrasi TNI dan Grand Design RB Nasional menuju tata kelola pemerintahan 2025, yang bersih dan bebas KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme), transparan, akuntabel dan profesional.

Perlu adanya komitmen kuat dan kebijakan pimpinan TNI, yang mampu menjamin kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan program RB TNI AD secara konsisten dan berkelanjutan, sampai terwujudnya sasaran program tersebut. Dengan diberikannya Tunjangan Kinerja Pegawai di lingkungan TNI, hal ini harus memacu peningkatan dan pemantapan pelaksanaan Program RB TNI AD. Program itu meliputi aspek doktrin, struktur, kultur, dan mindset, yang merupakan bagian integral dari RB Nasional.

Guna meningkatkan pemahaman dan pemantapan pelaksanaan Program RB TNI AD, pimpinan TNI AD telah menyiapkan tim untuk turun ke Komando Utama (Kotama) dan Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) TNI AD, guna menyampaikan program program Reformas…

Muhammad Iqbal, Penyair dan Inspirator Berdirinya Pakistan

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Salah satu tokoh besar yang dipandang menjadi inspirator berdirinya negara Pakistan adalah Muhammad Iqbal. Dikenal juga sebagai Allama Iqbal, ia adalah seorang penyair, politisi, dan filsuf besar dari India era penjajahan Inggris (British India) pada abad ke-20. Dari semua atribut itu, Iqbal lebih populer dan dipuji secara meluas sebagai penyair besar.

Iqbal dianggap sebagai salah satu tokoh terpenting dalam sastra Urdu, dengan karya sastra yang ditulis baik dalam bahasa Urdu maupun Persia. Iqbal dikagumi sebagai penyair klasik yang menonjol oleh sarjana-sarjana sastra dari Pakistan, India, maupun secara internasional. Selain dikenal sebagai penyair yang menonjol, ia juga dianggap sebagai "pemikir filosofis Muslim pada masa modern."

Iqbal lahir di Sialkot, Provinsi Punjab, India, pada 9 November 1877, dari pasangan Sheikh Noor Muhammad dan Imam Bibi. Ayahnya bukanlah orang terpelajar. Ayah Iqbal bekerja sebagai tukang jahit, sedangkan ibunya menjad…