Posts

Showing posts from February 25, 2016

Ketegangan Baru Akibat Peluncuran Roket Korut

Image
Pemimpin Korea Utara tampaknya tidak pernah kehabisan ide untuk menimbulkan ketegangan baru di Semenanjung Korea. Rezim Kim Jong-un di Korea Utara (Korut) pada 7 Februari 2016 meluncurkan roket, yang diklaim sebagai roket untuk menempatkan satelit di orbit, namun diyakini banyak pihak sebagai uji coba senjata balistik antar-benua.

Peluncuran roket bernama Kwangmyongsong-4 itu dilakukan dari Pusat Peluncuran Satelit Korea Utara, Tongchang, yang berbatasan dengan China. Juru Bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel), Moon Sang-gyun, mengatakan, roket itu diluncurkan sekitar pukul 09.30 waktu setempat dan diperkirakan melintasi Laut Kuning, hingga berada 240 mil di atas perairan barat daya Korsel serta 490 mil dari lokasi peluncuran.

Peluncuran roket ini dikecam banyak pihak, sebelumnya Korut juga sudah melakukan provokasi, lewat uji coba senjata nuklir atau yang diklaimnya sebagai “bom hidrogen” pada 6 Januari 2016. Itu adalah uji coba senjata nuklir keempat yang dilakukan Ko…

Pro dan Kontra LGBT di Tingkatan Internasional

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Pro dan kontra tentang LGBT yang marak di Indonesia saat ini sebenarnya juga terjadi di tingkatan internasional, antar-negara, dan di dalam lembaga PBB sendiri. Pertarungan ini masih terus berlangsung.

Polemik tentang hubungan sesama jenis, yang tercakup dalam isu LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) meramaikan media di Indonesia akhir-akhir ini. Sebetulnya secara sosial kehadiran kaum LGBT bukan hal baru di Indonesia. Sampai tahap tertentu, kehadiran kaum LGBT juga disadari dan ditolerir.

LGBT menjadi masalah dan isu yang panas, ketika timbul kesan bahwa gaya hidup LGBT ini seolah-olah akan “dipasarkan” meluas, dan bahkan akan mendapat pengesahan hukum. Antara lain, dalam bentuk pengakuan terhadap pernikahan sesama jenis, yang sudah ada presedennya di sejumlah negara lain. Di Indonesia, undang-undang belum memberi peluang, karena yang disebut “pernikahan” adalah antara laki-laki dan perempuan, bukan antara sesama laki-laki atau sesama perempuan.

Membujuk “Kawan Lama” yang Kecewa

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Pilihan pemerintah Jokowi, untuk memberikan megaproyek kereta cepat Jakarta-Bandung kepada China, membuat Jepang kecewa berat. Pemerintah Jokowi harus menjaga keseimbangan hubungan dengan China, Jepang, dan Amerika.

Megaproyek kereta cepat (High Speed Train/HST) Jakarta-Bandung akhirnya dimenangkan China, karena proposal China dianggap memenuhi semua syarat yang diajukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya adalah tanpa menggunakan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dan tanpa menuntut jaminan dari pemerintah.

Presiden meminta agar kereta cepat Jakarta-Bandung dibangun dengan skema business to business (B to B), tanpa jaminan dan anggaran pemerintah. Proposal Jepang ditolak karena masih menggunakan jaminan pemerintah Indonesia, sesuatu yang tidak diinginkan pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla. Secara teknis pilihan pemerintah RI yang memenangkan proposal China itu “benar.”

Meski demikian, Jepang tetap kecewa berat. Kekecewaan itu karena pihak Jepa…