Posts

Showing posts from March 8, 2016

Irak dan Impian Seorang Anak

Image
(Ini adalah Kata Pengantar versi awal untuk Buku "Hari-hari Rawan di Irak: Kiprah Dubes Safzen Noerdin dan Staf KBRI Baghdad Bertugas di Daerah Rawan dan Berbahaya 2012-2015", yang insyaAllah akan dicetak dan diluncurkan pada 30 Maret 2016).

Pada tahun 1970-an, ada seorang anak laki-laki yang tinggal di komplek perumahan militer, di sekitar lapangan udara utama Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Anak dari seorang perwira menengah TNI Angkatan Udara itu sering diejek sebagai “ketinggalan zaman” oleh temannya yang sering ke luar negeri. Ejekan itu muncul karena si anak tersebut tidak tahu apa-apa tentang David Bowie, nama-nama artis top, dan perkembangan musik pop Barat, salah satu ukuran “kemajuan” bagi kaum muda gaul pada waktu itu.

Seumur-umur anak itu memang hanya tinggal dan bermain di sekitar kompleks perumahan Angkatan Udara dan tak pernah pergi ke luar negeri. Bahan bacaannya juga terbatas. Dia hanya membaca majalah anak-anak Si Kuncung, yang dijual di sekolahnya. Ka…

Merancang Prajurit Infanteri Masa Depan

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Seorang prajurit memasuki pasar tradisional di negara asing yang penuh sesak. Sensor-sensor yang terpasang di helm-nya secara otomatis memindai wajah-wajah orang yang ada di pasar itu, dan mengidentifikasi pemberontak. Sebuah cursor di layar peraga yang dicermatinya menandai sasaran dan mengarahkan senjata, yang bisa diatur untuk melumpuhkan atau membunuh. Satu perintah suara sederhana akan membuka kunci pelatuk, siap untuk menembak.

Ini adalah gambaran canggih tentang sosok prajurit infanteri tahun 2030, berdasarkan visi Angkatan Darat Amerika Serikat. Dengan dibantu oleh “obat-obat pintar” (smart drugs), yang ditunjang dengan anggota tubuh buatan (prosthetics), dan dilindungi oleh pakaian lapis baja berbobot ringan, prajurit infanteri masa depan ini memiliki kemampuan yang hampir mendekat manusia super. Ia juga sanggup membawa berbagai jenis persenjataan yang akan bisa membuat Iron Man iri.

Ia dipasangi sebuah exoskeleton –yang pada hakikatnya adalah sebua…

Suara Boikot Produk Israel dari Jakarta

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Indonesia bersikap proaktif dengan menjadi tuan rumah KTT Luar Biasa OKI, yang khusus membahas isu Palestina, dan mendorong langkah-langkah konkret untuk mendukung kemerdekaan Palestina. Namun, seberapa efektif langkah itu, masih harus dilihat.

Sesudah seminggu sebelumnya media nasional diisi dengan berita menjemukan tentang konflik antar-menteri, yang seharusnya tak perlu diumbar di luar rapat kabinet, Presiden Joko Widodo tampil percaya diri di forum internasional. Pada penutupan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Jokowi menyerukan boikot atas produk Israel yang dihasilkan di wilayah pendudukan.

Seruan itu disampaikan Presiden Jokowi dalam pidato penutupan KTT, 7 Maret 2016, di Jakarta. Presiden mengatakan, terdapat urgensi bagi OKI untuk meningkatkan dukungan terhadap Palestina, dan menguatkan tekanan kepada Israel, melalui sejumlah langkah konkret. Salah satunya, boikot terhadap produk Israel yang dihasilkan di w…