Posts

Showing posts from March 31, 2016

Tren Belanja Alutsista Bergeser ke Asia

Image
Oleh: Satrio Arismunandar

Bangkitnya ekonomi dan militer China, sebagai negara adidaya baru yang menandingi Amerika Serikat, menandai pergeseran pusat aktivitas ekonomi dunia ke Asia. Sejalan dengan bergesernya dinamika ekonomi dunia tersebut, volume penjualan alat utama sistem persenjataan (alutsista) global juga menunjukkan pergeseran ke Asia.

Sebenarnya, bukan cuma aktivitas dan dinamika ekonomi yang mempengaruhi penjualan senjata. Seraya terus mengejar pertumbuhan ekonomi dan pengakuan sebagai negara adidaya, China juga terlibat sengketa wilayah dengan sejumlah negara --Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Taiwan—di kawasan Laut China Selatan. Sengketa wilayah ini berpotensi pecah menjadi konflik militer terbuka.

Selain itu, China juga punya sengketa wilayah dengan Jepang terkait kepemilikan atas kepulauan Senkaku (Diaoyu, menurut China), yang terletak di Laut China Timur. Jepang pada 28 Maret 2016 telah mengaktifkan stasiun radar di Pulau Yonagoni, 150 km di selata…

Muhammad Subuh Sumohadiwidjojo, Sang Pendiri Subud

Image
R.M. Muhammad Subuh Sumohadiwidjojo adalah tokoh kebatinan dan pendiri Perkumpulan Persaudaraan Kejiwaan (PPK) Susila Budhi Darma (Subud). Persaudaraan yang semula bersifat lokal ini dipimpinnya sejak 1974, dan kemudian mempunyai cabang di sekitar 80 negara. Di luar negeri, persaudaraan ini dikenal sebagai International Subud Brotherhood.

Muhammad Subuh dilahirkan di Kedungjati, Semarang pada Sabtu Wage, 3 Maulud tahun Dal 1831 atau 22 Juni 1901 jam 05.00 pagi. Sejak lahirnya, ia diasuh dan dibesarkan oleh eyangnya, R.M. Sumowardoyo. Anak sulung dari dua bersaudara keluarga Qasidi Kartodihardjo ini dulunya bernama Soekarno. Tetapi, karena sakit-sakitan, dan sesuai dengan "pemberitahuan secara gaib," namanya diubah menjadi Subuh. Setelah dewasa, nama lengkapnya: R.M. Muhammad Subuh Sumohadiwidjojo.

Pada 1917, di usia 16 tahun, sewaktu eyang yang membesarkannya meninggal dunia, Muhammad Subuh berhenti sekolah dan bekerja sebagai pegawai Perusahaan Kereta Api N.I.S. Pada usia…